Cerita Dewasa Mamaku Yang sungguh Menggairahkan

Orisex.com cerita sex, cerita sedarah, cerita ngentot ibu, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Dewasa Mamaku Yang sungguh Menggairahkan” dan foto sex tante terbaru 2017

Cerita Dewasa Mamaku Yang sungguh MenggairahkanCerita Dewasa Mamaku Yang sungguh Menggairahkan

Nonton b0k3p ringan > videoasoy.com

Sebut saja namaq Adul. Umurku sekarang 19 thn dan Mamaku berusia 37 thn. Mamaku cantik dan seksi layakanya gadis 24 tahunan. Mamaku pandai merawat tubuhnya. Kulitnya putih bersih, toket besar, dan juga kakinya yg jenjang dan seksi. Aq tak mengerti mengapa memandang Mama kandungku seperti itu, tapi aq dapat memastikan setiap laki-laki yg melihat Mamamku pasti ingin memilikinya.

Papaku seorang pengusaha sukses yg sangat sibuk, ia bia berpergian keluar kota bahkan ke luar negri untuk mengurus bisnisnya. Dia memberikan semua kebutuhan kami seperti rumah yg mewah dengan taman yg luas, juga sarana olah raga di rumah.

Cerita sex ini berawal ketika umurku 15 thn dan Mamaku 34 thn. Suatu hari papaku sedang besiap-siap untuk perjalanan bisnisnya selama kurang lebih 3 minggu. Ketika akan berangkat, Papaku berpesan agar menjaga rumah dan Mamaku, dan agar jangan macam-macam sehingga menyusahkan Mamaku, selama Papa ke luar kota.

Hari itu berlalu spserti hari-hari biasanya tanpa sesuatu hal luar biasa yg terjadi. Keesokan harinya cuaca sangat panas dan kering. Kebetulan waktu itu libur semesteran jadi aq tdk ke sekolah. Ketika aq keluar dari kamarku, kucari mamaku ke tempat biasanya. Kulihat mamaku di kolam renang memakai bikini yg belum pernah aq lihat sebelumnya. Ketika kulihat dadanya yg sepeti mengambang di air, kurasakan kemaluanku mulai menegang. Begitu melihatku, Mama menyuruhku mengambil sarapan yg sudah disiapkan di dapur.

Ketika aq didapur, Mamaku selesai dari kolam renang kemudian membilas tubuhnya di kamar mandi. Kucoba untuk mengintipnya, tapi pintu kamar mandi terkunci rapat. Aq pergi keruang tengah sambil tetap membayangkan goyangan dadanya dengan air bercucuran sampai ke kaki jenjangnya yg sexy

Usai mandi dan berganti pakaian dia mengahmpiriku ke ruang tengah dan aq tak dapat membuang bayangan tubuh Mamamku yg sungguh menggairahkan.

Jam 12 siang ketika sedang nonton TV, mamaku bilang akan tidur siang. Aq berharap dia akan mengajakku tidur bersama di sampingnmya. Ketika melangkah menaikki tangga, kulihat goyangan pinggulnya yg membuat kemaluanku menegang lagi.

Jam 1 siang aq bermaksud tidur siang. di kamarku aq tdk bisa tidur karena cuaca yg tdk enak, dan aq tak bisa membuang lamunanku tentang tubuh indah Mamaku. Aq pegang penisku yg sudah sangat keras dan kukocok-kocok sambil membayangkan goyangan dada Mamaku waktu di kolam renang.

Setelah selesai, kucoba untuk tidur kembali, tetapi meskipun mata terpejam tetap tdk bisa tidur. Penisku masih sangat keras. Aq tdk tahu harus berbuat apa. Aq sangat menginginkan Mamaku.

Aq keluar kamarku memakai celana pendek, kemudian ke kamar Mamaku. Pintunya terbuka. Dia tidur tengkurap dengan kedua kakinya agak terbuka. dia memamakai celana kolor tapi masih menutupi pantatnya. Mamaku kalau tidur seperti orang mati, susah bangunya, tapi aq takut sekali.

Aq mulai mengelus-ngelus penisku yg masih dalam celana pendekku. Aq merasakan sesuatu yg nikmat sekali, sampai aq tak tahan lagi. Aq berdiri di samping ranjangnya dan kusemprotkan seluruh maniku disekujur kaki jenjangnya. Aq melenguh dan mendesah perlahan sekali, Aq merasa takut sekali kalau dia terbangun karena cucuran maniku yg panas di sekujur kakinya. Aq kembali ke kamarku, tak dapat kupercaya kusemprotkan maniku ke tubuh Mamaku. Aq merasa berdosa sekali, kemudian aq tertidur lelap.

Paginya deg-degan aq sudah siap-siap akan kemarahan Mamaku, tapi kok ya.., tdk apa-apa, sepertinya dia tdk menemukan bekas maniku pada saat dia bangun. Aq berjanji pada diriku sendiri tdk akan melakukan itu lagi, karena dia adalah Mamaku. Sepanjang siang itu sikap Mamaku biasa-bisa saja seperti tdk ada apa-apa. Kupikir dia
tahu tapi dia menyukainya, entahlah…, Atau maniku telah mengering waktu dia bangun.

Dua malam kemudian penisku tegang lagi. Malam itu adalah malam terpanas pada musim kemarau tsb. Aq tak bisa tidur lagi, kulihat pintu kamar Mamaku tertutup. Kupikir dia tahu apa yg telah kulakukan dan dia menginginkanya lagi.

Kubuka perlahan-lahan tanpa menimbulkan suara dan kemudian masuk ke kamar Mamaku. Kulihat Mamaku tertidur hanya memakai celana dalam dan BH. Tak dapat kupercaya mataq melihatnya setengah telanjang. Kupegang penisku dan kukocok dengan keras, ketika maniku akan keluar, kusemprotkan di selangkanganya dan di atas celana dalamnya.
cepat-cepat aq kembali ke kamarku. Kupikirkan apa yg telah terjadi sampai aq terdidur.

Paginya masih seperti biasa Mamaku tdk apa-apa. Aq masih penasaran, tahu nggak sih kelakuanku, gimana caranya untuk meyakinkan hal itu?

Malam berikutnya aq ke kamar Mamaku lagi, dia memakai celana dalam dan BH saja, tapi kali ini tidurnya miring. Wah…, gimana caranya ngocok nih. Aq mau kemut teteknya, mungkin dia akan membunuhku kalau sampai terbangun. Kucoba untuk merabanya, waduh gimana caranya ya…, aq gemetaran.., Kulihat ada vaseline di meja rias. Lalu kuambil dan kuoleskan pada penisku. Lalu aq nekad akan kucoba gesek-gesekan penisku ke Mamaku.

Aq naik ke ranjang dan berbaring di belakangnya dan mulai mengesek-gesekan penisku ke pantatnya. Dia masih tertidur, tdk bergerak. Kuselipkan penisku lebih bawah lagi diantara kakinya dan mulai kutekan-tekan. Sebenarnya aq takut dia bangun kalau aka kebanyakan bergerak, tapi aq nggak tahan. Aq pompa penisku keluar masuk di antara kakinya. Tak berapa lama maniku muncrat di antara kedua kakinya dan sebagian meleleh kena memeknya. Aq kembali ke kamarku dengan pikiran dipenuhi bayangan memeknya.

Paginya masih seperti biasa, Mamaku tdk ngomong apa-apa, sehingga menambah rasa penasaranku, masak sih dia tdk merasakan ada bekas vaseline dan maniku di kakinya.

Kucoba untuk mengetesnya. Kutunggu di kamarku sampai jam 6 pagi. Aq tahu persis Mamaku selalu bangun jam 7 pagi setiap hari, aq ke kamarnya dan menggesek-gesekan penisku di antara kakinya, butuh waktu 30 menit untuk muncrat di kakinya, kemudian akau keluar tiduran sambil menunggu apa yg akan terjadi.

Jam 7 pagi Mamaku bangun terus mandi. Aq keluar kamar terus ke dapur. Dia sedang sarapan dan bicaranya wajar seperti tdk ada apa-apa sambil mencuci piring. Aq ke kamar mandinya, kulihat celana dalamnya basah kuyup oleh maniku. Sekarang akau yakin sekali, Mamaku tahu kelakuanku. Malah aq jadi bingung sendiri, soalnya Mamaku tdk memperlihatkan perubahan apapun. Dia pergi ke supermarket dan kembali tiga jam kemudian. Aq masih memikirkan apa yg akan kulakukan dengan Mamaku malam ini.

Kita nonton TV, kemudian Mamaku bilang akan pergi tidur. Kutunggu hampir 2 jam, biar dia tidur nyenyak dulu. Kemudian masuk kamarnya dan kulihat dia tidur berselimut. sialan.., rupanya dia tdk suka aq kerjain. Aq sudah tegang banget, kuambil vaseline kuoleskan ke penisku kemudian akau naik keranjang. Dia tidur tengkurap dengan kakinya terbuka sangat lebar. Kucoba singkap selimutnya agar bisa mengocok di antara kakinya.

Ketika kusingkap selimutnya, jantungku hampir berhenti berdenyut, dia telanjang bulat! Aq lihat memeknya dengan jelas dan bibir memeknya kelihatannya begitu hangat. Dengan tangan gemetaran kusentuh memeknya perlahan kemudian kuusap-usap dengan lembut.

Lama-lama memeknya semakin basah, kemudian kutarik kedua kakinya berlawanan sehingga kakinya semakin membentang lebar.

Tiba-tiba dia bergerak, posisinya menjadi miring membelakangiku. Tapi kedua kakinya masih terbuka lebar. Aq berbaring di belakangnya dan mulai mengocokkan penisku di antara kakinya dan kucoba menyentuh memeknya. Dia tdk bergerak ketika perlahan-lahan penisku masuk makin dalam ke memeknya. Aq mulai memompanya keluar masuk perlahan- lahan, kudengar dia mendesah kayaknya sedang mimpi.

Aq nggak tahan lagi, sehingga kocokanku semakin keras dan cepat. Kurasakan cairan di memeknya semakin deras. Aq juga merasakan sudah waktunya akan orgasme, tiba-tiba dia melepaskan penisku dari memeknya sehingga maniku berhamburan di bibir memeknya. Kemudian dia tidur lagi telentang dengan kedua kakinya dirapatkan.

Kulihat kedua teteknya yg besar. Kemudian kujilat dan kuhisap- hisap. Mamaku mendesah-desah ketika kuhisap putingnya. Aq mulai menggesek-gesekan penisku lagi dan air maniku berceceran di antara teteknya. Aq kembali kekamarku dan sulit kupercaya apa yg telah terjadi aq telah ngentotin Mamaku. Kemudian aq tertidur dengan nyenyak sekali.

Pagi harinya kulihat Mamaku memakai daster. Kulihat juga puting susunya di balik dasternya yg tipis. Dia tdk ngomong apapun tentang semalam. Heran.., kenapa dia melepaskan memeknya sebelum aq orgasme. Aq masih takut-takut untuk mulai ngomong denganya.

Siangnya Mamaku pergi dengan temannya untuk menghadiri pesta perkawinan. Jam 11 malam baru pulang, mungkin jalan-jalan dulu. Dia bilang sangat lelah sekali dan ingin tidur dengan nyenyak. Ketika ngomong begitu dia tersenyum manis sekali kemudian menciumku dan bilang selamat malam. Kutunggu hampir 1 jam, kemudian kulepas semua pakaianku kemudian kekamar Mamaku, pintunya terbuka.

“Woowww..!, Dia tidur bugil tanpa sehelai benangpun menutupi tubuhnya.

Tidurnya telentang dengan kedua kakinya terbuka sangat lebar. Aq berlutut di antara kedua kakinya dan mulai mengelus-elus memeknya dengan tangan sebelahnya kuusap-usap putingnya. Memeknya semakin basah saja dan penisku semakin keras. Kuarahkan penisku ke memeknya,

“Hmm…, nikmatnya”, dan dia kudengar mendesah juga.

Kurasakan otot memeknya meremas-remas penisku sehingga aq mulai memompa lebih cepat dan keras. Aq hisap putingnya juga. Mamaku terbangun!, dengan suaranya yg perlahan nyaris tak terdengar dia bilang,

“Oh.., Adul apa yg kamu lakukan?, aq Mamamu”.

“Aq sangat mencintaimu Mam dan aq akan ngentotin Mama jika Mama menginginkanya juga”

Kemudian dia bilang sambil mendesah,

“Oke, tapi jangan keluarkan di dalam, Aq tak mau dihamili anakku sendiri”.

Ketika kudengar itu, kugenjot semakin keras dan keras. Dia bilang,

“Ohh Dul, Yg keras lagi dong. Mama suka penis besarmu. Oooh.., Mama mau sampai, Dul, Mama…, ssaammpppaaii…”

Kugenjot tambah keras lagi. Kurasakan aq mau sampai juga.

“Aq ingin semprotkan di dalam Mam, Akan kusemprotkan semuanya di dalam.”

“Jangan Dul…, tolong jangan…, Mama tdk pakai kontrasepsi…, ntar Mama hamil anakmu”

“Nggak bisa Mam, aq sangat menginginkanya. Sekaranghh Mam…, Mam aq sampai”

“Dul pejuhmu panas sekali, Mama suka sekali sayang.”

“Tapi.., iyer.., terus sayang.., teruskan..,a..aahh”

Ternyata dia sangat menyukainya, so kita ngentot tiap hari sampai papaku pulang.

Setelah itu, kita selalu tidur sekamar kalau papa keluar kota lagi. Sekarang umurku 18. Mamaku 38 dan kita masih ngentot terus. Mamaku hamil, tapi dia putuskan untuk mengugurkannya karena dia tdk ingin punya bayi dariku. Tapi dia bilang, boleh ngentotin dia terus kalau papa bepergian.

Cerita sex, cerita sedarah, cerita ngentot ibu, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Dewasa Mamaku Yang sungguh Menggairahkan” dan foto sex tante terbaru 2017

sexuality

Cerita Sex Nikmat Luar Biasa

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Sex Nikmat Luar Biasa – Setelah pindah dari rumah tante Nining aq kos di derah taman sari. Tempat kost nya cukup nyaman, lingkungannya juga cocok karena banyak mahasiswa. Tdk seperti ditempat tante nining, di tempat kost baruku ibu kost nya sudah tua dan sama sekali kurang menarik. Jadi aq sama …
ciri ciri cabe cabean

Cerita Sex Kasarnya Pacarku

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Sex Kasarnya Pacarku – Namaku Almira. Namun teman-temanku lebih suka panggil aq Mira. Kejadian pahit ini terjadi sekitar pertengahan tahun 2005. Saat itu aq masih duduk dibangku sekolah SMU merangkap sebagai penyiar radio di Pali. Setiap pulang sekolah, makan, langsung siaran. Cerita Sex Kasarnya Pacarku Sampai pada suatu saat aq …
asia porno

Cerita Sex Mbak Mita Seksi

Orisex.com cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot tante, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Mbak Mita Seksi” dan foto sex tante terbaru 2017

Cerita Sex Mbak Mita Seksi
Cerita Sex Mbak Mita Seksi

Aq Aldi (29thn) seorang karyawan bang swasta di sebuah kota kecil, tinggi badanku 168cm dan berat badan 70kg, kata ibuku sih aq termasuk anak yg pintar dan ganteng hehehe… kata ibu lhoooo. Sodarku ada tiga aq anak terakhir, sehingga agak sedikit manja dengan ibuku.

Cerita sex ini kubuat untuk mengenang kejadian yg sangat menyenangkan dan mengenakkan pastinya…… 3 thn yg lalu, saat itu aq masih bekerja paruh waktu, sehingga banyak nganggurnya ketimbang kerja. Malam itu entah lagi nasib mujur ata apa aq nggak ngerti juga. Karena nggak ada teman kost dan lagi nganggur aq membuat kopi dan duduk idepan kost sendirian, tempat kostku di daerah pinggiran jakarta, jalan depan kost kecil seberangnya lapangan.

Waktu menunjukkan pukul 01:00 malam, aq melihat ada sebuah lampu mobil dari kejahuan, sesampai di depan kost mobil sedan estilo merah itu tiba-tiba berhenti, pengemudinya mencoba menghidupkan lagi tetapi tdk bisa dihidupkan. Setelah berkali-kali tdk bisa juga nyala mesinnya, pengemudinya membuka pintu dan keluar, kaget juga aq saat itu ternyata pengemudi mobil itu seorang wanita cantik dengan baju putih dan rok mini keluar, kemudian melangkah kearahku. ‘kataku dalam hati ada bidadari mampir nich’

“Mass! bengkel yg deket sini mana ya?” tanya wanita itu.

“Wah jam segini mana ada yg buka mbak!” jawabku

“Aduhh, gimana ya? kalau hotel deket sini dimana?

“Wahh… jauh mbak dari sini” jawabku sambil kuperhatikan lekuk-lekuk tubuhnya yg benar-benay semlohaaaiiii, rambutnya panjang, kulit putih mulus, dadanya yg waoww lumayan lah ukuran 34 lah…

“Biasanya bengkel buka jam berapa ya mas?” dia tanya lagi dan terlihat agak gelisah.

“Biasanya sih jam 8 sudah buka mbak, dah gini aja berhubung aq juga nggak tau masalah mesin mobil dan juga nggak ada kendaraan buat antar mbak ke hotel!!! gimana kalau mbak di tempat kost saya aja sambil nunggu pagi besok” aq mencoba menawarkan tempatku, biar aq bisa lihat wajahnya yg cantik sampai besok pagi kan lumayan pembaca. Hihihihihi…

“Mmmmm, gimana ya? tapi nggak papa mas saya numpang di tempat mas nich?”

“Oohh… nggak papa mbak, nanti mbak tidur di kasur saya biar dilantai aja pake tikar” asiikkk akhirnya dia mau.

“Beneran mas nggak ngerepoti?” tanyanya lagi seolah sedang menyelidikki sesuatu.

“Nggak papa mbak, mari mbak masuk disini dingin dan sebentar lagi kayaknya mau turun hujan, oohhh iya jangan lupa mobilnya dikunci biar aman” aq mencoba untuk sopan padanya biar tdk curiga dan berfikir negatif padaku.

Akhirnya dia masuk ke dalam kostku yg berukuran 5 x 6 meter, ohhhh wanginya . . . . aroma parfumnya menyeruak masuk ke rongga hidungku, semakin menambah gairahku makin naik. aq lihat dari belakang body cewek ini bener-bener bagus pantatnya yg bahenol membuat adikku yg di dalam CD mulai naik pelan-pelan.

“mbak mau minum apa, ini kebetulan adanya kopi, teh sama air putih” aq coba tawarkan padanya.
“kalo gak merepotkan teh aja mas?” jawabnya kalem. suaranya bener-bener lembut. Kalo melihat sepintas nih cewek anak orang tajir alias berduit, tapi herannya ngapain malam-malam naik mobil sendirian padahal ini jalan lintas ini bisa dibilang rawan,wah pasti nih cewek lagi ada masalah and nekat nyetir mobil sendiri.pikiranku mulai seperti detektif pembaca . . . .

“Ini mbak teh nya, diminum gak panas kok”sambil aq sodorkan gelas cangkir kepadanya.

“terima kasih mas”

“mas sendiri disini?” tanyanya mulai menyelediki aq.

“iya mbak, saya sendiri kost disini, kawan-kawan sebelah pada pulang ke kampungnya masing-masing tinggal saya sendirian disini”

“Oooohh!!”

“Kok mbak nyetir mobil sendirian ? apa gak takut?”

“Iya mas, kemaren saya berantem sama suamiku, terus aq sekarang ini kabur pulang kerumah orang tua di Surabaya”

“ohhh maaf mbak saya gak tahu”kasihan juga nih cewek.

“gak papa kok mas, suamiku itu orangnya suka mabuk, kami menikah 3 taun yg lalu, awalny sih gak ada apa-apa!! gak ada tanda-tanda kalo dia suka mabuk-mabukkan.”

“sekitar 1 tahun yg lalu mulai pulang telat, mulutny bau alkohol. Kalo dah gitu suka marah-marah ”

dia mulai menceritakan kisah kehidupan rumah tangganya, kasihan juga padahal cantik banget nih cewek, bego amat tuh laki!!udah cantik putih sexy masih aja kurang tuh suaminya kalo aq jadi suaminya . . . tiap hari aq pakai sarung doank gak usah kerja ngentot aja sampai puas….hmmmssss !aq ngomong sendiri dalam hati

“loh mas kok bengong??” tiba-tiba dia membuyarkan lamunanku.

“aaah nggak papa kok mbak” sedikit gugup aq menjawabnya.

“maaf ya mas kok aq jadi curhat sama mas!!”

“Gak papa mbak, kalo memang saya bisa mengurangi beban batin mbak cerita aja nggak papa saya siap menampungnya kok ” jawabku sambil mataku melirih belahan dadanya oh my God bener bener dah tuh toket sampe nyebul keluar gitu putiiiihh mulus sampe urat nadinya kelihat.

“Oh ya mas ini namanya siapa? dari tadai kita cerita kok gak tahu namanya !”

“Nama saya Joni Wijaksono mbak, panggil saja Joni !”

oh mas Joni, namaku Mita mas” dia perkenalkan namanya yg memang seMita orangnya sambil membenahi cara duduk nya tanpa sengaja aq melihat celana dalam pink di dalam rok mini yg emang bener-bener mini itu, seketika berdesir rasanya jatungku. Mita tdk memperhatikan kalo aq sempat melihat isi dalam roknya itu.
” Mbak Mita kalo mau tidur silahkan loh gak papa ” aq mencoba mempersilahkan.

“nanti aja mas belum ngantuk ” jawabnya sambil meminum teh bikinanku.

“mas Joni udah nikah ?”

“belum mbak, jangankan nikah pacar aja gak punya kok” jawabku berbohong.

” ah masak orang ganteng kayak mas Joni belum punya pacar ?”

“Iya mbak belum dulu sih ada tapi ditinggal pergi” aq berbohong lagi.

“Loh kok ditinggal pergi, masudnya gimana ?”

” dia nikah sama anak orang kaya mbak, aq kan orang gak mampu jadi kalah saigan”

“Ya untung namanya itu, kan ditinggalnya masih pacaran, kalo kayak aq ini mas….. setelah nikah baru tahu kalo dia suka main perempuan dan mabuk-mabukkan” mulai curhat lagi nih.

“bego emang tuh laki ” bisik ku.

” Iya mas emang bego dia tuh mas”ternyata dia denger apa yg aq katakan.

” Ehhh maaf mbak bukan maksud ku . . .”

“Nggak papa mas emang laki-laki kayak dia tuh dibuang kelaut aja ” jawabnya mulai kesel sama suaminya.

“mbak Mita ini kan dah cantik bodynya bagus kok malah ditinggal mabuk-mabukkan and maen serong ma cewek lain” mulai aq pancing menjurus ke yg agak sensitif.

” Ahhh mas bisa aja, udah tua aq mas masa dibilang cantik,umurku dah 30 tahun bulan depan ini 31″ mulai masuk dah jurus rayuanku dia mulai sedikit memberi respon. tak akan kusia-siakan.

“wah umur 30 tahun masih seger gini, gimana masih mudanya dulu ya????” jurus kedua aq lancarkan.

” Mas Joni ini bisa aja ” dia mulai sedikit melunak.

” Iya mbak Mita ini cantik banget kayak artis siapa ya ???”

” mas Joni ini pinter ngerayu and ngegombal ya” sambil tersenyum dan malu-malu.

“bener kok mbak, kalo aq jadi suaminya aq pamer-pamerin sama kawan-kawan kantor . . . nih Joni tampang biasa lebihnya gantheng dapat bini cantik mirip artis ” aq mulai nyanjungnya diapun tertawa melihat tingkah dan kata-kataku.
Asyik mulai mencair nih suasana, tak lupa mataku mulai melirik pepaya dua itu yg menggantung dari tadi, baju nya yg sedikit longgar membuatku leluasa untuk melihat isi didalamnya.

“mas Joni beneran gak papa saya disini mas?” pertanyaannya membuyarkan lamunan ku tetang toketnya.

“gak papa mbak, seminggu mbak disini juga nggak papa disini bebas lingkungannya juga gak begitu peduli denga komplek kos disini” jawabku enteng menenangkan ketakutannya”

“soalnya ngeri juga ntar digerebek orang kampung disangka kita lagi . . .”gak teruskan kata-katanya.

“lagi mesum maksudnya mbak ?”sahutku.

“iya mas kan malu”

“gak papa, sebelah tuh dah setahun tinggal disana sama pacarnya aman-aman aja tuh” jawabku

“ohhhh” sambil kepalanya manggut-manggut.

Tak terasa jam sudah menunjukkan 02.30 diluar mulai terdengar bunyi tetes hujan menimpa dedaunan karena asyik ngobrol sampai aq lupa punya jemuran baju celana jeans dan celana dalam cucian tadi siang belum aq angkat,

” maaf mbak permisi sebentar saya lupa jemuran tadi siang belum aq angkat”

” oh iya mas silahkan, hujan toh sekarang ” sambil nanya

” Iya mbak tuh dah mulai gerimis” akupun berlalu menuju ke belakang.

Setelah selesai angkat jemuran aq kembali ke dalam kamar kostku, mataku sempat melirik mbak Mita memegang majalah Playboy ku yg aq beli dulu di Jakarta, waduuuuhhh berabe nih bisa malu. Dibolak baliknya halaman demi halaman majalah itu, sesaat agak lama melihat halaman belakang sendiri. Setahuku halaman belakang itu ada gambar cowok dua berpose tanpa baju dengan cewek 1. aq mulai berpikir mbak Mita ini pasti mulai terangsang membaca majalah itu.

“mbak Mita serius amat bacanya” godaku.

” ehhh mas Joni gak kok, ini aq nemu majalah mas Joni nih ” sambil disodorkan majalah itu padaku.

” gak papa kalo mau dica silahkan, ini sudah sering aq baca kok dah 10 kali lebih mungkin ” jawabku.

” waaahhhh mas ini gak punya pacar tapi bacaannya Play Boy , jangan-jangan . . . . .” gak diteruskan kata-katanya.

” jangan-jangan apa mbak . . .?” pura-pura gak tahu.

” ya iu . . . Ngodim”

“apaan Ngodim ? mbak Mita ini aneh-aneh aja” jawabku sambil malu gak karuan.

” Maaf ya . . . Ngocok diam-diam hii . . . hi . . hi ” sambil ketawa.

“ah nggak kok ?” jawabku agak ngelesss juga.

” emang enak mas kalo pake iti sendiri ” mulai deh di tanya-tanya yg sensistif

“ya gitu deh mbak, gak ada lawannya sih ” jawabku seenaknya.

“kalo ada lawannya gimana ?”

“ya tergantung lawannya, . . . . kalo jelek juga gak mau lah ”

“kalo kayak aq gimana mas ?” sambil mengulum bibirnya.

“waduh pertanyaan susah dan gampang nih mbak ” jawabku
sebenaranya sih gak usah ditanya lagi jelas aq mau banget kalo disuruh ngentot cewek secantik mbak Mita ini.

“kalo kayak mbak Mita ini siapa orang yg gak mau coba? cantik putih bodynya seksi !”

“yg bener mas ?”

“Iya mbak,serius ”

” mas Joni dah konak ya ?” dia bertanya sambil senyum-senyum dan melihat ke arah selakanganku.

” ah gak kok mbak ” jawabku ngeles”

“Tuh dah mulai melembung yg dibawah, dari tadi mas Joni perhatiin dada Mita kan, aq tahu kok mas. Mas Joni pingin ya . . .?” dia bertanya seperti tak ada beban saja. aq yg ditanya langsung bergetar seluruh badanku ini dan memang aq baru 1 kali berhubungan intim dengan cewek.aq hanya diam saja tdk menjawab sambil sesekali menatap arah dada montok mbak Mita

“mas Joni kok ngelamun, jangan-jangan lagi ngelamunin Mita ya mas?’ dia mulai bergeser mendekat ke arahku. semakin membuat jantung ini berdegup sangat kencang.

“mbak Mita mau?” kata-kataku tiba mencur bagaikan mobil tanpa rem slonong boyyy . . .

“mas Joni . . . ” sambil wajahnya mulai mendekat ke awahku.
” sudah tdk ada gunanya di depan suamiku mas, apa salahnya bila aq juga mau dan menginginkan mu mas Joni”

” mbak Mita beneran ?” kataku penasaran.

pertanyaanku dijawab oleh bibirnya yg sudah menempel di dibibirku tanpa disuruh lagi aq mulai melumat bibirnya, tangankupun mulaui gerilya di dadanya dan memang benar-bener kenyal seperti gadis perawan, permainan lidahku membuat mbak Mita semakin bernapsu,

“mas Joni dilepas bajunya ya?” pintanya

aq mulai melepaskan baju begitupun mbak Mita dilepasya baju dan rok mini merah itu aq melihat gunung kembar itu putih tanpa ada cacat dengan puting susu nya yg merah, mulutku pun mendarat diputingnya dan mulai aq hisap dan aq jilat.

” oooooh mas . . . terus sayang ooohhh nikmat banget” napas mbak Mita mulai gak karuan menahan geli.

Tanganku mulai menggeraygi meqinya yg teryata sudah basah oleh lendir. Aq coba memasukkan jari tengahku kedalam lubang meqinya. . . . .

“ooouughh masss enaaaakk, oohhh oohh . . . . terussss massss . .”

” mas jilat mas pake lidah ” pinta nya memelas. . . . .

akupun mulai turun ke arah selakangnya dan mulai menjilati meqi mbak Mita yg berwarna merah dengan bulu-bulu jembut sedikit jarang-jarang. aroma khas meqi mulai tercium olehku, tapi tak menghentikan jilatanku pada meqinya.

“mas Joni, ganti posisi ya ”

kamipun ganti posisi mbak Mita diatas dan aq dibawah dengan gaya 69, penisku mulai dipegang tangannya mulaui dijilati dan dikulumnya . . . “oooohhh. . . . ” aq mengerang saat penisku diisap oleh mbak Mita . . .”terus mbak terussssss yg dalam . . .”

“mas Joni aq dah gak tahan, masukin punyamu ke meqiku mas”

“sebentar sayang”, aq coba masukkan batang kemaluanku ke lobang vagianya tapi gak berhasil.

aq ulangi yg kedua kalinya plasssss penisku melesat masuk ke dalam meqi Mbak Mita . . . dibarengi teriak mbak Mita

” ooouuuggghh mas Joniiii, kotolmu besar sekali ooouhhhh yess enak . . . nikmat mas . . . .’”

aq mulai gerakan memompa tak aq hiraukan ocehan dan rintihan mbak Mita, aq tancapkan penisku sedalam-dalamnya sampe ke itil mbak Mita.

” ooohhh masss penismu enak banget” terusss sayang terusssss”

” ooohh yeesss ooohhhhh mas . . . oouuughhh” karena kerasnya doronganku sampe rintihan mbak Mita tak berlanjut seolah tertahan.

“mas Joniiiiiiiii . . . aq mau keluuuuuarrr massss .. oooohhh bentar lagii mas . . genjot yg kencang mas ”

“iya disitu mas terusss enak masss teruuuuusssssssss kencenggg masss ouugh ough ooouuuugghh ” tubuh mbak Mita mengejang tanda air maninya sudah keluar.

“udah keluar sayang”

“mas punyamu keluarin di luar ya ato dimulut ” pintanya

aq hanya mengangguk dan tetap melanjutkan memompa mbak Mita, setelah dua menit badan ku mulai mengejang dan air maniku terasa sudah diujung mau keluar segera aq cabut dan dengan cekatan mbak Mita meraih penisku dengan tangan nya dan mulai dikocoknya sesekali dijilati

“ooohhh mbaaak mau keluaaarr” crooooottt croooootttt crooot.. air maniku masukdi dalam mulut mbak Mita, belepototan di bibirnya, kemudian mbak Mita menelannya sisa yg diluar bibir dibersihkan pakai tangann ya dan dijilati oleh mbak Mita.

jam sudah menunjukkan pukul 04.3, karena capeknya akhirnya kami berdua tertidur tanpa menggunakan baju, kami berpelukan seolah pasangan suami istri.

pagi hari aq terbangun kulihat mbak Mita sedang membuat kopi masih telanjang tdk menggunakan baju, aq dekati dari belakang.

“udah bangun mas ?”

“udah mbak. yg ini juga udah bangun ” sambil aq tunjukkan penisku yg sudah ngancung keatas.

” hihihihi . . . nakal ya ini adik pagi-pagi dah ngacung ke atas”

dipegagya kotolku oleh mbak Mita sambil jongkok mulai dikulum da dijilati nya, gairahkupun langsung memuncak kembali, pagi itu tak kulewatkan kesempatanku untuk menikmati tubuh mbak Mita dan meqinya yg merah itu. kami melakukannya lagi sampai selesai jam 9 pagi.

Selesai itu kami mandi dan bersiap untuk memanggil bengkel mobil untuk memperbaiki mobil mbak Mita.

Siangnya mbak Mita pamit untuk melanjutkan perjalanan ke surabaya, sebelum berangkat mbak Mita memberikan secarik kertas dengan tulisan angka 085237754***

“mas Joni terima kasih atas semua nya ya, jangan lupa telpon Mita ” sambil mencium bibirku

“Mbak kira-kira kita bertemu lagi nggak nanti ?” tanyaku seolah aq takut kehilangan dia.

“Pasti kita ketemu lagi mas” jawabnya

Sebulan kemudian aq mendapat sms dari mbak Mita, isinya agar aq datang ke Surabaya tiket pesawat sudah disiapkan oleh mbak Mita uang pun ditransfer ke rekeningku, akhirnya aq pergi ke surabaya untuk menemui mbak Mita, seperti dulu kamipun melakukan hubungan inti di hotel. Aq juga disiapkan sebuah rumah oleh mbak Mita di daerah sidoarjo kecil memang tetapi cukup buat aq. Mbak Mita akhirnya cerai dengan suaminya dan mbak Mita dijodohkan oleh orang tuanya dengan pengusaha kaya dari Kalimantan. Kamipun tetap berhubangan walaupun mbak Mita sudah menikah lagi sampai dengan sekarang.

Pembaca keberuntungan itu tdk tahu kapan datangya, sudah ngentot gratis dibelikan rumah, dibelikan mobil motor dan dikasih rekomendasi untuk dapat pekerjaan di salah Bank di Surabaya.

Cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot tante, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Mbak Mita Seksi” dan foto sex tante terbaru 2017

femdom

Tante Sofy Berjilbab Haus Seks

Tante Sofy Berjilbab Haus Seks

Tante Sofy Berjilbab Haus Seks – Perkenalkan namaku Soffi. Aku adalah seorang wanita berusia 27 tahun yang berstatus janda beranak 1. Dalam keseharianku, aku selalu mengenakan jilbab. Walaupun jilbab yang aku kenakan bukan tergolong jilbab akhwat, akan tetapi, dalam berpakaian aku sudah cukup sopan. Jilbabku menjulur menutupi setengah dadaku. Aku selalu mengenakan baju kurung longgar dengan bawahan rok semata kaki. Kedua kakiku senantiasa terbalut oleh kaus kaki.

Aku telah menjanda sejak 3 tahun yang lalu, akibat konflik yang tidak terselesaikan dengan mantan suamiku. Setelah usia pernikahan kami menginjak 1 tahun, mantan suamiku mulai menunjukkan watak aslinya. Ia mulai suka bermain tangan ketika marah. Begitu pula, ia tidak pernah memberiku nafkah, karena dia seorang pengangguran. Secara umum, ia bukan laki-laki yang bertanggung jawab. Pada akhirnya, ia pun menceraikanku, setelah berselingkuh dengan wanita lain. Pada saat itu aku sedang mengandung anak hasil perkawinanku dengannya. Kekalutan yang kualami akibat perceraian itu membuatku mengalami depresi selama beberapa bulan, hingga akhirnya aku menyadari bahwa aku harus bangkit. Perlahan-lahan akupun mulai bangkit, dan melupakan perceraian tragis yang menimpa diriku. Aku ingat, bahwa aku harus menghidupi anakku. Akupun pun bekerja pada sebuah biro konsultasi psikologi, mengingat aku adalah sarjana psikologi.
POKERQIU
Bisa dikatakan, penghasilanku hanya pas-pasan untuk menghidupi diriku dan anakku. Pada saat ini, anakku yang berusia 4 tahun kutitipkan pada neneknya di kota Yogyakarta. Sedangkan aku sendiri bekerja di kota Semarang, sebuah kota di Jawa Tengah. Di kota tersebut aku tinggal di kamar kost sederhana. Setiap akhir pekan aku mengunjungi anakku di rumah neneknya.Banyak pria yang mengatakan bahwa aku memiliki wajah yang cantik dan keibuan. Dengan balutan jilbab yang selalu ku kenakan, aku menjadi nampak anggun di mata para pria.

Di samping itu, tak ada tanda-tanda bahwa aku adalah seorang ibu beranak satu. Banyak yang mengagnggap aku masih gadis. Tinggi badanku adalah 165 cm. Ukuran payudaraku tidaklah besar, hanya 32B, akan tetapi, pantatku bulat, padat dan membusung. Walaupun sudah beranak 1, aku memiliki perut yang datar. Hal ini tercapai karena aku memang rajin berolah raga. Tak heran, meskipun statusku janda beranak 1, masih banyak pria yang mengharap cinta dariku. Akan tetapi, pada saat itu, aku belum berfikir untuk menjalin hubungan yang serius dengan seorang priapun.
Vegas338
Hal ini disebabkan karena masih ada sisa-sisa trauma akibat perceraian yang menyakitkan tersebut. Aku memiliki pandangan bahwa semua pria adalah pendusta. Untuk apa aku menikah lagi kalau hanya untuk bercerai lagi. Sudahlah… aku sudah merasa hidup bahagia sebagai single parent.

Tak dapat kupungkiri bahwa aku merindukan pelukan pria. Tentu saja, karena aku pernah merasakan manisnya seks, maka akupun seringkali merindukannya. Hingga saat ini, aku masih kuat untuk menahan hasrat itu, sehingga aku tidak terjerumus dalam seks bebas. Di samping dalam rangka menjaga norma dan keyakinan yang aku anut, aku juga harus menjaga imejku sebagai seorang wanita berjilbab yang selalu berpakaian rapih dan sopan. Sejujurnya, aku seringkali bermasturbasi untuk mengurangi hasrat seksku tersebut. Herannya, semakin sering ku bermasturbasi, keinginanku untuk disetubuhi oleh pria justru semakin menggebu-gebu. Masturbasi hanya mengurangi hasratku untuk sementara, hanya pemuasan kebutuhan biologis semata, namun kepuasan psikologis tidaklah aku dapatkan. Adapun alat yang sering ku pakai untuk bermasturbasi adalah buah mentimun. Uhhh… sungguh beruntungnya buah mentimun itu. Sementara para pria yang mengharap cinta padaku saja belum ada yang berhasil menikmati jepitan lubang di pangkal pahaku, tapi buah mentimun silih berganti telah menyodok berkali-kali. Terkadang diam-diam aku melakukan masturbasi sambil menonton film porno di komputerku ketika di kost sendirian.
POKER338
Dengan status jandaku, tentu saja ada beberapa pria yang menganggap diriku adalah perempuan gampangan, yang butuh dibelai. Dengan demikian, ada beberapa pria yang sering melakukan perilaku yang menjurus pada pelecehan seks, dari verbal hingga pada sentuhan fisik. Salah satunya adalah bosku, seorang Cina, yang sekaligus pemilik dari biro konsultasi tempatku bekerja. Dengan pura-pura tidak sengaja, ia terkadang meremas pantatku atau tetekku. Aku sebenarnya risih dengan hal itu, dan tidak krasan untuk bekerja di situ. Ia seakan tidak peduli bahwa aku adalah seorang wanita berjilbab yang selalu sopan dalam berpakaian dan berperilaku. Ia bahkan pernah menempelkan penisnya di belahan pantatku ketika aku sedang membungkuk, karena membetulkan mesin printer di kantor. Aku terkejut, karena di sela-sela pantatku terasa ada batang keras yang menekan. Aku pun lalu segera menghindar. Aku tidak bisa marah padanya, karena aku masih berharap untuk bisa bekerja di biro miliknya tersebut. Aku hanya menampilkan ekspresi muka tidak suka, sambil pipiku memerah karena malu. Ia hanya tersenyum mesum sambil pergi berlalu. Ia nampak paham sekali bahwa aku memang sedang butuh untuk terus bekerja di bironya.

Sungguh aku sangat benci dan jijik dengan perilaku bosku tersebut. Bosku tersebut seorang pria Cina berusia 40 tahunan. Ia telah berkeluarga, dan keluarganya tinggal di luar Jawa. Namanya Pak Tan. Ia memiliki tinggi 160 cm, dengan badan yang agak gemuk perut yang buncit. Ia nampak gempal.
Pada suatu hari, aku menerima kabar dari ibuku yang tinggal di kota Yogyakarta, bahwa anakku sakit keras, hingga harus opname. Bahkan dokter menyatakan bahwa anakku harus dioperasi secapatnya, kalau tidak, bisa fatal. Untuk biaya operasi tersebut butuh uang sebanyak lima juta rupah.
GOAL55
Orang tuaku menyatakan bahwa mereka telah kehabisan dana untuk biaya pengobatan anakku. Sementara, aku sendiri sudah kehabisan uang karena kini sudah tanggal tua. Uang hanya cukup untuk menyambung hidup beberapa hari. Aku pun bingung, harus mendapatkan uang darimana lagi. Masih banyak hutangku pada kawan-kawanku, sehingga aku segan untuk berhutang lagi pada mereka. Satu-satunya yang bisa aku lakukan adalah mengeluh pada Pak Tan. Tapi aku merasa ngeri, karena itu berarti memberinya kesempatan untuk melecehkanku secara seksual. Aku pun menjadi ragu. Akan tetapi, karena aku sudah sangat panik, akhirnya aku beranikan diri untuk mengungkapkan hal itu pada Pak Tan. Dengan perasaan tidak karuan, aku memberanikan diri untuk menuju ruang Pak Tan. Saat itu, aku mengenakan jilbab warna pink sepanjang lengan, dengan baju kurung yang sewarna, serta rok panjang hitam dari bahan kain yang lemas. Dengan demikian, celana dalamku agak tercetak di permukaan luar rokku.

Tok… tok.. tok.. tok… suara ketukanku di kamar kerja Pak Tan.
“Masuk” aku dengar suara pak Tan berseru dari dalam ruangan.
Aku pun membuka pintu. Pak Tan yang sedang duduk di belakang meja kerjanya menatapku dengan tatapan mesumnya, yang seolah menelanjangi tubuhku.

“Silahkan duduk”, katanya mempersilahkanku untuk duduk.
“Ada apa cah ayu?” dia bertanya padaku dengan nada menggoda.
Sambil menunduk, akupun mengatakan keperluanku pada pak Tan sambil terbata-bata.
“Mmmaaaff Pak, anak saya sedang sakitt kerass…”
Keringat dinginku mulai mengucur….
LIGA
“Terus???” Pak Tan bertanya dengan nada sedikit ketus.
“Mmaksud saya, saya mau pinjam uang sama bapak. Untuk pengobatan anak saya. Saya sudah tidak ada uang.”
Ketika aku berkata seperti itu, pak Tan hanya mengangguk-amgguk dengan tatapan melecehkan.
“Sofiii, dengan berat hati saya katakan ke kamu, kalo saya tidak ada uang yang bisa saya pinjamkan ke kamu…?”
“Tolonglah saya pak, anak saya sakit.. berikan saya lima juta rupiah saja… nanti bisa dipotong gaji saya” kataku menghiba.

Air mataku mulai mengalir dari sudut-sudut mataku.
“Kamu tau kan, biro ini sedang kekurangan modal”, kata pak Tan dengan datar dan tenang.
“Jumlah klien kita semakin sedikit, makanya pemasukan ke biro juga sedikit..”
“Ya sudahlah, aku bisa usahakan uang itu” kata pak Tan.
POKERQIU
Kemudian ia membuka laci mejanya dan mengeluarkan beberapa gepok uang 50ribu rupiahan. Ia pun memberikanya padaku. Setelah dihitung, ia telah memberikan uang padaku sebanyak 6juta rupiah, lebih banyak dari harapanku.
Pak Tan berkata, Uang itu boleh kamu pinjam dulu. Kamu nggak usah mikirin ntar gimana mengembalikannya.
“Udah, cepet, kamu bawa pulang… kamu tunggu anak kamu sampe operasinya selesai… kamu boleh libur…”

Dengan perasaan senang dan rasa terima kasih yang tidak terkira, aku pun berpamitan dengan pak Tan dengan menyalami tangannya..
Aku pun bersyukur, operasi anakku berjalan dengan lancar. Setelah itu, aku kembali bekerja di kantor Pak Tan. Semenjak itu, Pak Tan semakin menjadi-jadi dalam melecehkanku secara seksual. Karena hutang budiku padanya, aku pun tak bisa berbuat apapun selain pasrah dengan perlakuan Pak Tan. Setiap kali berpapasan denganku, ia tak akan membiarkan pantatku lolos dari jamahannya. Seringkali, ia mengejutkanku dari belakang dengan cara meremas pantatku. Aku hanya bisa menjerit kecil. Semakin lama iapun semakin berani untuk menjamah tubuhku yang lain. Payudaraku dan pangkal pahaku pernah diremasnya. Yang aku heran, dia tetap paling suka meremas pantatku, walaupun ia sesungguhnya dapat dengan bebas untuk menjamahi payudara dan pangkal pahaku. Ketika aku sedang berdiri di dekatnya, ia mengajakku ngobrol sambil jarinya menelusuri belahan pantatnya.

Vegas338
Dengan perasaan malu aku ingin menghindari setiap perlakuannya, namun ku tak berdaya. Sungguh, aku merasa menjadi seorang perempuan murahan yang bisa dinikmati oleh pria Cina itu demi sejumlah uang. Sungguh kontras dengan penampilanku yang selalu berjilbab sopan ini.
Suatu ketika, seorang pesuruh kantor bernama Pak Tatang memberitahuku bahwa pak Tan memanggilku untuk datang ke ruangannya.
“Mbak, Pak Tan manggil mbak ke ruangnya”
“Huh… ada apa lagi nih??” tanyaku dalam hati. Pelecehan apa lagi yang kan aku terima? gumamku.
“Mhhh…. iya pak… Nanti saya ke sana…

“Cepet ya mbak, Pak Tan minta mbak datang cepet….” kata pak Tatang sambil berlalu.
“Iya… iya Pak Tatang” kataku sambil tersenyum pada Pak Tatang..
Hari itu aku mengenakan jilbab warna krem yan menutupi dua bukit mungilku, dengan baju kurung dan rok panjang. Dengan gontai dan perasaan yang tidak tenang akupun datang ke ruang Pak Tan.
POKER338
Tok… tok… tok ku ketuk pintu ruang Pak Tan.
“Masuk” terdengar teriakan Pak Tan dari dalam ruangan.
Aku pun masuk, dan Pak Tan mempersilahkanku duduk. Dengan senyum jahat tersungging di bibrnya, ia menatapku dengan pandangan nafsu. Aku hanya menunduk dengan muka yang malu bercampur cemas.

“Mhhhhh, begini Soffi…., saya cuma mau informasikan ke kamu, kalau hutang kamu ke kantor sudah jatuh tempo. Kantor butuh uang itu segera. Kamu bilang mau angsur hutang kamu, tapi sampai sekarang, sudah tiga bulan, kamu sama sekali belum angsur. Saya udah kasih kamu keringanan looo….” Pak Tan berkata dengan nada serius.

Jantungku berdetak keras, memompa darahku cepat sekali. Wah, celaka… pikirku.. Aku jelas tidak mampu untuk membayar hutangku. Bahkan untuk mengangsur pun aku tidak mampu. Kini hutang itu telah ditagih. Ohhhh… betapa malang nasibku, jeritku di hati.
“Mhhhh…. mmaaf pak, saya belum mampu membayarnya…” jawabku terbata-bata.
GOAL55
“Kebutuhan saya banyak sekali, dan uang gaji saya saja tidak cukup”
Tak terasa, air mataku mulai meleleh.
“Iya, saya tau… tapi masalahnya, kantor ini juga butuh biaya. Kan sudah aku bilang, kalau biro ini lagi seret. Klien kita semakin sedikit?” suara Pak Tan mulai meninggi.

Air mataku pun semakin deras mengalir. Tak sadar aku mulai sesenggukan. Dengan ujung jilbabku aku usap air mataku. Pak Tan masih nampak cuek, sambil sesekali melirikku. Sorot matanya menunjukkan kelicikan.
“Hmmmmm… apapun kamu harus membayar hutang kamu…. Atau kita selesaikan saja secara hukum??” ancam Pak Tan.
Aku semakin panik dengan ancaman itu…
LIGA
“Ssaya mohon jangan pak. Saya pasti akan bayar. Saya masih punya anak pak….” kataku tersedu-sedu.
“Trus, kamu mau bayar pake apa? Kamu bilang nggak punya uang?”
“Beri saya waktu barang satu minggu, saya bisa usahakan” jawabku putus asa.
Satu minggu pun aku tidak yakin akan mendapatkan uang sejumlah itu.
“Wah… wah… aku meragukan kamu bakalan sanggup membayar. Paling hanya menunda waktu. Gak ada gunanya. Saya nggak akan kasi keringanan lagi”

“Sssayaaa mohon pakkk” aku berusaha menahan tangisku agar tak semakin keras.
“Mhhhhh… baik… baik…. Aku bisa kasih kamu solusi. Supaya kamu bisa lunasin utang kamu”
Aku agak lega mendengar ucapan Pak Tan. Aku memandanginya dengan pandangan bertanya.
“Mhhhhh… boleh tau apa solusinya pak?” ungkapku.
POKERQIU
“Kamu bisa bayar hutangmu dengan tubuh molek kamu itu” kata pak Tan sambil melirik padaku dengan sorot mata birahi.
Bagai disambar petir, aku terkejut mendengar ucapan Pak Tan. Aku kehabisan kata-kata.
“Nggak, nggak mau” jawabku sambil menangis.

“Kamu bisa apa….? Kalo kamu nggak bayar sekarang, ya diselesaikan lewat hukum. Aku akan laporkan kamu ke polisi” ancam pak Tan.
Dia sungguh lihai mempermainkan perasaanku. Aku merasa semakin putus asa. Aku hanya bisa menangis. Tangisku yang tertahan pun mulai keluar juga. Namun Pak Tan tetap tak peduli. Aku hanya tertunduk sambil menangis. Air mataku telah basahi jilbabku.
“Hehehe… lagian, kamu kan sudah lama jadi janda. Masa sih, ga kangen sama kontol? Kamu puas, hutangmu lunas… Tawaran menarik kan? goda pak Tan.

“Kamu tinggal ngangkang aja, biar memekmu disodok pake kontol-kontol lelaki birahi. Dengan tubuh kaya kamu, gak sulit kok kamu dapet duit banyak. heheheh…. Apalagi yang jilbaban kaya kamu, pasti banyak peminatnya.”
Vegas338
Tanpa ku sadar, pak Tan telah berdiri di sampingku, dan tanpa basa-basi, ia pun menarik tanganku hingga aku berdiri. Aku ingin menolak dan lari, namun aku sadar bahwa aku tidak lagi punya kuasa. Bahkan pada diriku sendiri. Kini aku telah dikuasai oleh pak Tan. Aku hanya pasrah ketika ia menarik tubuhku hingga berdiri.

Dengan penuh birahi, pak Tan menariku ke dalam pelukannya. Dengan rakus pak Tan melumat mulutku dengan mulutnya. Tangannya menjamahi dua payudaraku yang masih tertutup jilbab itu. Kurasakan perut buncit pak Tan menekan tubuhku.
“Mhhhh….. mphhhhhh….” aku berusaha meronta, menghindari ciuman pak Tan.

Namun mulutnya terus mengejar mulutku. Dengan kasar dibaliknya tubuhku hingga aku membelakanginya. Lalu ditekannya tubuhku hingga perutku menempel di tepi mejanya. Tanganku berpegangan pada meja agar menopang badanku. Kini aku dalam posisi agak membungkuk, dengan pantat yang membusung kearah pak Tan. Kini pantatku begitu bebas untuk dijamahinya. Dengan kasar ia meremas pantatku. Aku merasakan ada sesuatu yang mengganjal di pantatku.Situs ini berisi kumpulan cerita dewasa dan cerita sex paling hot seperti cerita ngentot memek perawan abg 17 dan cerita seks setengah baya
POKER338
Ohhh, ternyata itu adalah penis pak Tan yang sudah menegang dan mengeras.
Sambil menggesek-gesekkan penisnya di pantatku, salah satu tangan pak Tan juga meremasi bongkahan pantatku yang montok dan padat itu, sedang tangan yang lain kini telah mencengkram salah satu payudaraku yang masih tertutup jilbab. Jilbab itu menjadi kusut akibat remasan tangan pak Tan. Aku merasakan bahwa tangan pak Tan telah mulai menyusup masuk ke balik jilbabku yang menutup dadaku. Ia meremasi payudaraku dari balik baju kurungku.

“Mhhhh…. ahhhh…. ohhhhh….” jeritan-jeritan kecil terlontar dari mulutku ketika pak Tan menyentil ujung payudaraku dengan keras, sementara penisnya yang masih berada di dalam celana itu menekan pantatku ke depan.
Tangan yang satunya kini telah meremas-remas pangkal pahaku. Mulut pak Tan dengan rakus menggigit leherku yang masih tertutup jilbab warna krem itu, hingga nampak basah bekas gigitan. Kepalaku yang tertutup jilbab krem itu hanya bisa menggeleng-geleng, dan terkadang menengadah ke atas, setiap kali pak Tan menyodokkan penisnya ke pantatku.

Kini tangan pak Tan mulai menarik ritsleting baju kurungku yang ada di punggungku. Dengan trampil tangannya menurunkan baju bagian atas baju kurung itu, dan menyampirkan jilbabku ke pundak. Kini pundak dan punggung putihku pun terbuka. Tak lama kemudian, aku merasa bahwa pengait braku di bagian belakang telah terbuka. Secara umum, bagian atas tubuhku telah setengah terbuka, dan dua payudaraku yang tak seberapa besar itu menggelantung di atas meja. Dengan rakus pak Tan menciumi dan menjilati punggungku, hingga basah oleh liurnya. Kedua tangan pak Tan pun tak henti-hentinya meremas dan memilin dua putting mungilku yang berwarna coklat muda itu.
“Ahhhhhhh….. udahhh… lama aku menunggu saat ini…” bisik pak Tan di telingaku yang tertutup jilbab itu.
“Mhhhh… ohhhhh…. mhhhhhh…..” desahku.
GOAL55
Walaupun aku telah lama tidak menikmati sentuhan pria. Sungguh, aku tetap tidak bisa menikmati perlakuan pak Tan itu. Aku justru merasa terhina, karena penis seorang pria yang bukan suamiku kini sedang menggesek-gesek pantatku yang masih tertutup rok itu. Selama ini hanyalah mantan suamiku yang pernah menikmati bibirku, menghisap dua putingku yang sedang mengeras, dan menyodokkan penisnya di lubang surgaku yang basah.
Saat ini, seorang pria yang bukan suamiku dengan bebas dapat menikmati pantatku, dan tangannya dengan bebas memilin dan meremas puting payudaraku. Ohhh, betapa malang nasibku..

Aku dengar suara ritsleting celana pak Tan. Tak lama kemudian pak Tan pun membalikkan tubuhku hingga posisiku berhadapan dengannya. Terlihatlah pemandangan yang membuatku takjub. Penis pak Tan yang menjulang sepanjang 17 cm. Jauh lebih besar daripada milik mantan suamiku. Dengan rakus pak Tan pun menghisap putting payudara kiriku, sementara tangan satunya memilin dan meremas payudaraku yang kanan. Terasa gigitannya pada payudaraku, yang kemudian disentakannya hingga aku menjerit.

“Aahhhhhhhhh”.
Pantatku kini bersandar pada tepi meja, dengan posisi tangan menekan meja di belakang tubuhku.
“Mhhh… ahhhhh….” jeritan dan rintihan yang keluar dari mulutku semakin membakar birahi pak Tan.
LIGA
Pak Tan seringkali menyampirkan kembali ujung jilbabku yang turun hingga menutupi dadaku ke pundakku. Pak Tan pun kemudian mengangkat rokku keatas. Nampaklah dua kaki dan paha mulusku telanjang, dan secarik kain celana dalam di pangkalnya. Salah satu tangan pak Tan memegangi ujung rok ku agar tak turun, sementara tangan lain melebarkan dua pahaku, hingga pangkalnya yang masih terutup celana dalam itu semakin menganga. Kurasakan benda keras mulai menyusuri belahan kemaluanku. Salah satu tangan pak Tan menuntun benda keras itu agar menggesek-gesek dengan belahan vaginaku yang tertutup celana dalam itu.

“Ohhhhh….” walau aku berusaha mengingkarinya, tak dapat kupungkiri bahwa sensasi gatal di vaginaku mulai kurasakan.
Aku pun mulai merasa lemas dan birahi. Aku berada dalam dilema. Aku dipaksa untuk menikmati perlakuan pak Tan, walaupun sesungguhnya aku enggan. Tangan pak Tan pun mulai mencari-cari ritsleting rokku, dan segera melepasnya. Kini bagian bawahku telah benar-benar telanjang, hanya celana dalam putihku yang masih melindungi lubang kehormatanku. Sedangkan kepalaku dibiarkanya tetap berjilbab, dan payudaraku telah menggelantung indah dengan bekas gigitan dan basah air liur pak Tan.

Dengan kasar pak Tan menarik jilbabku hingga aku terjatuh dalam keadaan bersimpuh. Dihadapanku kini sebatang penis pak Tan yang tegang dan mengeras itu. Sambil mengarahkan kepalaku dengan tangannya keaarah penisnya, pak Tan mengatakan
“Ayo… kulum kontol bapak…!!!”

Dengan perasaan jijik, akupun memenuhi permintaannya. Kepalaku yang tertutup jilbab itu nampak maju mundur. Sementara payudaraku tengah bebas menggelantung, dan bagian bawahku telah telanjang, hanya celana dalam yang tersisa.
“Mmphhhhh… mhhhhh…” lenguhku saat penis pak Tan menerobos mulutku.
Pak Tan menyuruhku menjilati ujung penisnya hingga lubang kontolnya. Uhhhh…. aku merasa ingin muntah. Mulutku pun penuh oleh penisnya. Tak satu jengkalpun bagian penisnya yang tidak berkesempatan menikmati pelayanan bibir dan lidahku. Bahkan testisnyapun turut aku jilati. Dengan perasaan muak, aku terpaksa melakukan hal itu.
POKERQIU
Setelah puas, pak Tan memintaku berdiri. Dengan kasar ia mencengkram pantatku yang masih tertutup celana dalam itu, dan menariknya hingga posisiku membelakanginya. Ia menarik turun celana dalamku, hingga kini tak ada lagi yang melindungi lubang kehormatanku. Pak Tan pun berlutut di belakangku. Kini ia menguakkan bongkahan pantatku lebar-lebar. Kini, lubang anus dan kemaluanku telah mengarah tepat di depan wajahnya.

Tiba-tiba aku merasakan sensasi hangat di permukaan anusku. Ternyata Pak Tan telah menjilati anusku. Sensasi geli kurasakan menjalar dari anus ke seluruh badan. Tubuhku terasa lemas setiap kali lidah pak Tan menyentuh permukaan anusku. Aku heran, dia tidak merasa jijik. Setelah ia puas, lidahnya pun berpindah ke belahan lubang vaginaku. Ia menguakkan bibir bagian luar vaginaku. Tak lama kemudian, ia pun menjilati seluruh permukaannya. Klitorisku tak luput dari jilatan dan gigitan lembutnya. Aku semakin pasrah dengan perlakuan Pak Tan. Kurasakan vaginaku semakin basah, baik oleh air liur pak Tan maupun cairan cinta yang keluar dari dalam vaginaku.
“Ohhhhhh…. mphhhhhh…. ampuuunnnn…. jangan diteruskannnnn….” racauku.
Slurp… slurppp… terdengar sedotan pak Tan di permukaan vaginaku semakin bernafsu.

Tak lama kemudian pak Tan pun berdiri. Ia menarik pinggulku ke belakang, hingga pantatku dan vaginaku semakin terkuak lebar. Tiba-tiba, aku rasakan sebatang penis yag keras telah melesak masuk ke dalam liang kenikmatanku dari bagian belakang. Aku merasakan pedih pada dinding vaginaku saat batang penis pak Tan bergesekan dengan dinding liang kenikmatanku, yang selama ini terjaga dari penis pria selain suamiku.
“Ahhhhhhhhhhhhhhhhh…..” lengkinganku saat penis pak Tan disodokkan dengan keras.
Rasanya lubang vaginaku hampir terbelah.
“Ouhhhh…. Sofiiii….. memekmu enak banget… udah lama bapak nggak ngrasain memek kaya punyamu… mhhhh… ouhhhhh…. akhhhhhh…..” racau pak Tan sambil menggenjot lubang memeku.

“Cepok, cepok, cepok…” suara pinggul pak Tan saat bertumbukan dengan bongkahan pantatku yang sedang membusung ke arahnya.
Aku sedang dinikmati dengan posisi doggy. Aku heran, ia nampaknya memang begitu terobsesi dengan pantatku, hingga selama memakaiku pun ia lebih banyak meremas pantatku daripada dua payudaraku.
“Ohhhh… mhhhh…. oughhhhh….” badanku bergoncang-goncang.
Kepalaku yang berjilbab itu hanya mampu menggeleng dan mendongak ke atas. Payudaraku bergoyang seiring hentakan penis pak Tan di dalam liang kenikmatanku.
Vegas338
“Mmhhhhhh… ahhhhhh… mhhhhh….” rintih dan jeritku setiap kali penis pak Tan melesak dalam vaginaku.
“Soffff…. memekmu masih serettttt…..” racau pak Tan.
“Kepalamu berjilbab bikin aku tambah ngaceng… ouhhhh….. Bapak ketagihan diservis sama tempikmu….. enak bangetttt….. walaupun janda tapi tempikmu masih nggigit”

“Mhhhh.. ouhhhhh…. akhhhhhhh….” jawabku dengan desah dan rintih.
Masih dalam posisi dogi, pak Tan tiba-tiba menarik penisnya keluar dari vaginaku. Kini tubuhku yang lemas hanya bisa terbaring tengkurap diatas meja. Kepalaku yang masih berjilbab aku sandarkan di meja, sedang dua tanganku terentang berpegang pada tepian meja. Sementara itu, aku merasakan cairan dingin di anusku. Aku hanya bisa pasrah.
“Mmhhhh…. silitmu kayanya masih prawan nihh… sini, biar bapak prawanin”
Aku ketakutan, dan berusaha menolak.

“Udahhh, jangan nolak… kok beraninya kamu nolak permintaan bapak…”
Akupun pasrah. Cairan itu adalah cairan pelumas. Aku merasakan kepala penis pak Tan mulai menempel di lubang matahariku. Perlahan-lahan, kepala penis itu mulai menguakkan lubang matahariku. Kurasakan kepala penis itu semakin dalam masuk ke dalam anusku. Rasanya sungguh perih, walaupun telah dibantu oleh cairan pelumas itu. Pak Tan pun mulai mempercepat genjotannya dalam anusku.
“Akhhhhh….. ouhhhhh….” terasa panas di dinding anusku akibat gesekan penis pak Tan itu.
“Oouhhhhh…. sakkkkiiiiittt….. ahhhh.. akhhhhhh….” jeritku.
Sambil menggenjot anusku, kedua tangan pak Tan meremasi kedua payudaraku. Bahkan satu tangan pak Tan menarik ujung jilbabku ke belakang, hingga kepalaku terdongak keatas.
POKER338
“Mhhh ohhh… akhhhhh….” jeritku kesakitan.
Pak Tan nampaknya telah hampir klimaks. Iapun segera menarik penisnya dari anusku. Seperti kesetanan ia melompat ke atas meja lalu membalikkan tubuhku hingga terlentang di atas meja. Kini posisinya duduk berlutut dengan penis yang mengarah ke wajahku. Dua pahanya mengangkangi wajahku.

“Akhhhhhhhhhhhhhhh………..” teriakan pak Tan yang telah klimak itu.
Crott……… crorttt…. crottttt….. cairan putih kental yang berbau tak sedap itu pun menyembur ke wajah dan mulutku. Aku hanya memejam, agar cairan itu tak masuk ke dalam mataku. Sebagian telah tertelan. Jilbabku basah oleh cairan kental berbau amis itu, begitu pula baju kurungku. Kulihat pak Tan terengah-engah setelah mencapai klimaks. Aku hanya terlentang lemas setelah satu jam ia menikmati semua lubang kepuasan di tubuhku.
“Tempik sama silitmu memang hebat Sof… Bapak ketagihan buat make kamu. Selama setahun bapak cuma bias ngremesin pantatmu, sambil bermimpi suatu saat bisa njebol lubang silitmu….” kata pak Tan.

Aku sebetulnya merasa tersinggung dengan ucapannya. Harga diriku telah hilang sekarang. Kini aku harus siap untuk dinikmatin kapan saja oleh pak Tan. Aku tak bisa berbuat apa-apa kini.
Setelah beristirahat selama 30 menit, sambil aku menangis sesenggukan, aku pun minta ijin kepada pak Tan untuk membersihkan diri di kamar mandi yang ada di ruangnya.
“Oohhhh, tidak usah… kamu kan capek sekarang saatnya kamu yang dilayani” kata pak Tan.
“Maksud bapak?” jawabku.
GOAL55
“Biar pak Tatang saja yang bersihkan tubuh Sofi… heheheh”
Ouhhhh…. laki-laki gila… belum puas ia menghancurkan kehormatan dan harga diriku.. kini aku harus rela dijamah oleh satu pria lagi. Nampak Pak Tan menelpon dengan HPnya, menyuruh pak Tatang masuk sambil membawa ember air hangat dan lap basah. Tak lama pak Tatang pun masuk. Ia sungguh terkejut melihatku dalam keadaan berjilbab, namun dengan baju kurung yang terbuka setengah, hingga payudaraku menggelantung indah, dan bagian bawah yang telah telanjang bulat.

“Lhoooo, mbak Sofi?” tanya pak Tatang keheranan.
Aku hanya tertunduk malu, sementara aku tahu bahwa mata pak Tatang tidak lepas memandang tubuh telanjangku.
“Tenang pak Tatang”, kata pak Tan pada pak Tatang.

“Mbak Sofi barusan kerja keras, jadi dia sekarang gerah dan capek…. hehehehe… makanya dia kepengen bersihin badannya. Kan kasian, daripada dia bersihin badannya sendiri, kan lebih baik diladenin sama pak Tatang… hehehh…”
“Maksud bapak?” tanya pak Tatang masih kebingungan.

“Maksudnya ya tolong pak Tatang ngelapin tubuhnya mbak Sofi, terutama bagian lubang tempik sama silitnya itu. Gimana pak Tatang?”
“Haaaaa, bapak beneran?” tanya pak Tatang tidak percaya.
“Beneran… sudah, nggak usah banyak omong… bapak mau ga?” tanya pak Tan.
“Mauuu… mau… iya pak… mau….” sorak pak Tatang.
“Ya udah sana…” pak Tan menyahut.
LIGA
“Ayoooo, sini mbak Sofi… cah ayuuu…. biar bapak ngelapin tempikmu” seru pak Tatang kegirangan.
Aku hanya menunduk. Tapi badanku sudah terlalu lemah, sehingga aku hanya bisa pasrah saat pak Tatang menggandengku menuju kamar mandi. Ia pun melucuti seluruh sisa pakaianku termasuk jilbabku, sehingga aku telanjang bulat. Dengan lap basah, ia ia mulai membasuh tubuhku dari ujung kepala hingga ujung kaki. Saat menggosok liang vaginaku, ia pun berkomentar..

”Wahhhh, tempiknya mbak Sofi ini masih sempit yah” sambil jarinya meyentil-nyentil klitorisku.
“Beda sama tempiknya lonte lokalisasi.. udah pada lower”
Aku hanya terdiam sambil menahan tangisanku. Pak Tatang memelukku dari belakang. Satu tangannya meremasi payudaraku, sedang tangan lainya sibuk menggosok vaginaku.

“Mbak, yang bagian dalem tempik mbak belum dibersihkan, biar kontol bapak nanti yang gosokin bagian dalem tempiknya mbak… hahahaha”, kata pak Tatang.
Pak Tan berdiri di pintu kamar mandi senyum-senyum melihat ulah pak Tatang kepadaku.
“Kontol bapak udah ngaceng niyy. Wahhh… mimpi apa bapak semalem.. selama ini bapak cuma mbayangin ngentu mbak Sofi… impian bapak jadi kenyataan”
POKERQIU
“Pak Tatang, itu jilbabnya dipakein lagi. Lebih ngacengin kalo make jilbab”
“Siapp bosss…” kata pak Tatang.
Setelah selesai membersihkan diriku, aku pun disuruhnya lagi memakai jilbab, namun dengan tubuh yang telanjng bulat. Kini telah kukenakan jilbab warna kremku yang masih ada bercak-bercak sperma pak Tan.

“Pak Tatang, ini uang buat pak Tatang” Pak Tan mengeluarkan uang seratus ribuan dan diberikan pada pak Tatang.
“Syaratnya, pak Tatang harus tutup mulut tentang rahasia di kantor ini… ya, sekarang, pak Tatang boleh nikmatin mbak Sofi sepuasnya.
“Siap bossss” kata pak Tatang.
Pak Tatang mendorongku ke sofa di ruang pak Tan. Tanpa basa-basi ia pun mengeluarkan penisnya yang berukuran 20 cm. Dengan kasar ia menarik jilbabku hingga kepalaku mengarah ke penisnya.

“Ayo,dimut mbak… kontolnya bapak sudah lama nggak dibasahin nih…” kata pak Tatang disambut dengan tawa pak Tan.
Tanpa aku sadar, pak Tan telah datang dengan membawa sebuah handicam untuk merekam persetubuhanku dengan pak Tatang.
“Hehehe, kamu memang cocok jadi bintang bokep. Apalagi bokep cewek berjilbab hehehehe…”
“Mhhhh… oukhhhhh……” kepalaku yang berjilbab itu maju mundur mengulum penis pak tatang yang keras.
Vegas338
Laki-laki duda berusia 50 tahun itu nampak merem melek menikmati kulumanku. Ia duduk di sofa, sedangkan aku kini tersimpuh di lantai ruang itu.
“Ohhh… mbak Sofi… ohhhh… kuluman mbak lebih enak dari lonte pelabuhan hhhhhh… mhhhh..”
Setelah puas dengan mulutku, pak Tatang menyuruhku untuk terlentang di sofa. Dengan rakus, ia pun mengulumi payudaraku, dan menggigit-ggit putingnya yang mungil kecoklatan itu…
“Owhhhh… mhhhh… pak Tatang…. sakkkittttt….”

Pak Tatang semakin liar, mengulum putingku. Satu tangannya memilin-milin payudaraku yang lain, sedang tangan satunya lagi memainkan klitorisnya. Kini aku merasakan kegelian, kurasakan jari-jari pak Tatang menusuk-nusuk liang vaginaku.
Pak Tatang kemudian melebarkan kedua pahaku dan blessssssssssssssssss…. penis pak Tatang pun terjepit dalam liang nikmatku. Tubuhku terguncang-guncang, sementara tangan pak Tatang sibuk memilin-milin putingku.

”Oohhhh, mbak Sofi…. tempikmu enak banget….. bapak belum pernah ngrasain tempik kaya punya mbak Sofi…”
Tiba-tiba pak Tatang menghentikan genjotannya, dan menarik penisnya. Ia membalik tubuhku hingga tengkurap, lalu menyuruhku menungging. Aku hanya pasrah mengikuti arahan pak Tatang.
POKER338
Dalam posisi menungging, sekali lagi pak Tatang menyodokkan penisnya dalam liang nikmatku. Dengan sodokan-sodokanya yang keras, tubuhku pun terguncang-guncang. Tangannya meremasi payudaraku dan sesekali menampar paha dan pantatku hingga terasa pedih. Aku diperlakukannya seperti seekor kuda tunggangan atau sebuah boneka seks. Aku hanya bisa pasrah menerima perlakuan itu.

“Mhhhh,… tempik lonte jilbaban ternyata enak… mhhhh…ouhhhh” racau pak Tatang saat penisnya terjepit dalam liang kenikmatan.
Pak Tatang yang telah lama menduda, dan selama ini memuaskan hasrat seksnya dengan pelacur pelabuhan, yang tentu saja tua-tua dan tidak higienis. Kini penis pak Tatang berkesempatan untuk menikmati liang vagina seorang wanita muda berjilbab, yang liang vaginanya selalu terjaga dan terawat. Bahkan pria kaya dan tampan pun belum tentu kuijinkan untuk bisa menjepitkan penisnya dalam lubang vaginaku, kecuali menikahiku, namun kini, seorang pesuruh kantor yang tua malah berkesempatan menikmati liang vagina miliku dengan gratis… ohhhhh… nasibku….
Bukan hanya liang vaginaku, penis pak Tatang pun kini telah merasakan pula jepitan lubang anusku. Kali ini tidak terlalu sakit… justru anehnya, akupun mulai menikmati permainan pak Tatang.

Pak Tatang menarik penisnya, lalu menarik jilbabku hingga kepalaku mendekat kearah penisnya. Tangan satunya sedikit mencekik leherku, sehingga mulutku terbuka, dan
“Akhhhhhh….” teriakan pak Tatang saat orgasme.
Crotttt… croootttttt… croottttt…. cairan putih hangat masuk seluruhnya ke mulutku. Bukan hanya itu, pak Tatang pun menyuruhku untuk menelan semua spermanya.
Hueekkkkkkk…. rasanya muak sekali. Namun aku terpaksa nampak sisa-sisa sperma mengalir dari sela-sela bibirku, hingga menambah noda di jilbab kremku. Sisa-sisa sperma yang ada di lantai dan sofa pun harus kujilati pula.
GOAL55
Semua adegan itu direkam oleh pak Tan. Pak Tan mengancam, jika aku melaporkan kejadian ini pada polisi, atau tidak mau menuruti kehendaknya, maka video itu akan tersebar. Kejadian di kantor saat itu barulah sebuah awal penderitaanku. Pak Tan ternyata menjualku pada para pria hidung belang, bukan sekedar untuk membayar hutangku, namun juga untuk membiayai bironya yang hampir bangkrut itu. Dengan jilbab di kepala dan wajahku yang keibuan, banyak bos-bos yang rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk diberikan pada pak Tan, demi memperoleh kesempatan menjepitkan penisnya ke dalam liang vagina dan anusku, dengan tetap mengenakan jilbabku. Aku heran, beberapa orang yang memakaiku justru lebih suka menganalku disamping menyodok vaginaku.
LIGA
Ramuan keluarga yang aku gunakan membuat lubang anusku selalu sempit, bersih dan tidak berbau busuk. Bahkan lebih ‘menggigit’.
Bahkan pak Tan pernah sekedar iseng mengumpankanku pada sekelompok supir truk yang sedang mabuk, sehinga aku disetubuhi beramai-ramai di atas bak truk. Dia memasangiku kamera kecil, sehingga ia bisa merekamnya dari mobilnya yang parkir di suatu tempat.
Lain waktu, aku akan mengungkapkan pengakuanku ketika di pakai oleh salah seorang anggota DPRD di sebuah villa di daerah pegunungan

sexy xxx

Paisenku Haus Seks

Paisenku Haus Seks

Paisenku Haus Seks – Aku menerima seorang pasien yang haus akan seks. Emang bener-bener gila tuh cewek. Ke dokter dianter sama suaminya, malah minta aq entot memeknya. Ya mumpung dapat memek gratis maka terjadilah pergulatan seru diantara kita berdua. mulai gaya doggy style sampe ke gaya sex sumo dan sex ninja sudah kami lakukan. Sudah masuk tahun ketiga aku buka praktek di sini semuanya berjalan biasa-biasa saja seperti layaknya praktek dokterr umum lainnya. Pasien bervariasi umur dan status sosialnya. Pada umumnya datang ke tempat praktekku dengan keluhan yang juga tak ada yang istimewa. Flu, radang tenggorokan, sakit perut, maag, gangguan pencernaan, dll.

Akupun tak ada masalah hubungan dengan para pasien. Umumnya mereka puas atas hasil diagnosisku, bahkan sebagian besar pasien merupakan pasien “langganan”, artinya mereka sudah berulang kali konsultasi kepadaku tentang kesehatannya. Dan, ketika Aku iseng memeriksa file-file pasien, Aku baru menyadari bahwa 70 % pasienku adalah ibu-ibu muda yang berumur antar 20 – 30 tahun. Entah kenapa Aku kurang tahu.
POKERQIU
“Mungkin dokter ganteng dan baik hati” kata Nia, suster yang selama ini membantuku.
“Ah kamu . bisa aja”
“Bener Dok” timpal Tuti, yang bertugas mengurus administrasi praktekku.
Oh ya, sehari-hari aku dibantu oleh kedua wanita itu. Mereka semua sudah menikah. Aku juga sudah menikah dan punya satu anak lelaki umur 2 tahun. Umurku sekarang menjelang 30 tahun.

Aku juga berpegang teguh pada sumpah dan etika dokter dalam menangani para pasien. Penuh perhatian mendengarkan keluhan mereka, juga Aku tak “pelit waktu”. Mungkin faktor inilah yang membuat para ibu muda itu datang ke tempatku. Diantara mereka bahkan tidak mengeluhkan tentang penyakitnya saja, tapi juga perihal kehidupan rumah tangganya, hubungannya dengan suaminya. Aku menanggapinya secara profesional, tak ingin melibatkan secara pribadi, karena aku mencintai isteriku.
Vegas338
Semuanya berjalan seperti biasa, wajar, sampai suatu hari datang Ny. Syeni ke meja praktekku ..
Kuakui wanita muda ini memang cantik dan seksi. Berkulit kuning bersih, seperti pada umumnya wanita keturunan Tiong-hwa, parasnya mirip bintang film Hongkong yang aku lupa namanya, langsing, lumayan tinggi, dan …. inilah yang mencolok : dadanya begitu menonjol ke depan, membulat tegak, apalagi sore ini dia mengenakan blouse bahan kaos yang ketat bergaris horsontal kecil2 warna krem, yang makin mempertegas keindahan bentuk sepasang payudaranya. Dipadu dengan rok mini warna coklat tua, yang membuat sepasang kakinya mulusnya makin “bersinar”.
Dari kartu pasien tertera Syeni namanya, 28 tahun umurnya.

“Kenapa Bu .” sapaku.
“Ini Dok . sesak bernafas, hidung mampet, trus perut saya mules”
“Kalau menelan sesuatu sakit engga Bu “
“Benar dok”
“Badannya panas ?”
Telapak tangannya ditempelkan ke dagunya.
“Agak anget kayanya”
Kayanya radang tenggorokan.
“Trus mulesnya . kebelakang terus engga”
“Iya Dok”
POKER338
“Udah berapa kali dari pagi”
“Hmmm . dua kali”
“Ibu ingat makan apa saja kemarin ?”
“Mmm rasanya engga ada yang istimewa . makan biasa aja di rumah”
“Buah2 an ?”

“Oh ya . kemarin saya makan mangga, 2 buah”
“Coba ibu baring disitu, saya perika dulu”
Sekilas paha putih mulusnya tersingkap ketika ibu muda ini menaikkan kakinya ke dipan yang memang agak tinggi itu.
Seperti biasa, Aku akan memeriksa pernafasannya dulu. Aku sempat bingung. Bukan karena dadanya yang tetap menonjol walaupun dia berbaring, tapi seharusnya dia memakai baju yang ada kancing ditengahnya, biar aku gampang memeriksa. Kaos yang dipakainya tak berkancing.
Stetoskopku udah kupasang ke kuping
Ny. Syeni rupanya tahu kebingunganku. Dia tak kalah bingungnya.
“Hmmm gimana Bu”
GOAL55
“Eh .. Hmmm .. Gini aja ya Dok” katanya sambil agak ragu melepas ujung kaos yang tertutup roknya, dan menyingkap kaosnya tinggi-tinggi sampai diatas puncak bukit kembarnya. Kontan saja perutnya yang mulus dan cup Bhnya tampak.
Oohh . bukan main indahnya tubuh ibu muda ini. Perutnya yang putih mulus rata, dihiasi pusar di tengahnya dan BH cream itu nampak ketat menempel pada buah dadanya yang ampuun .. Putihnya . dan menjulang.
cerita sex selanjutnya:foto model mesum broo

Sejenal aku menenangkan diri. Aku sudah biasa sebenarnya melihat dada wanita. Tapi kali ini, cara Ibu itu membuka kaos tidak biasa. Bukan dari atas, tapi dari bawah. Aku tetap bersikap profesional dan memang tak ada sedikitpun niatan untuk berbuat lebih.
Kalau wanita dalam posisi berbaring, jelas dadanya akan tampak lebih rata. Tapi dada nyonya muda ini lain, belahannya tetap terbentuk, bagai lembah sungai di antara 2 bukit.
LIGA
“Maaf Bu ya ..” kataku sambil menyingkap lagi kaosnya lebih keatas. Tak ada maksud apa-apa. Agar aku lebih leluasa memeriksa daerah dadanya.
“Engga apa-apa Dok” kata ibu itu sambil membantuku menahan kaosnya di bawah leher.
Karena kondisi daerah dadanya yang menggelembung itu dengan sendirinya stetoskop itu “harus” menempel-nempel juga ke lereng-lereng bukitnya.
“Ambil nafas Bu.”

Walaupun tanganku tak menyentuh langsung, melalui stetoskop aku dapat merasakan betapa kenyal dan padatnya payudara indah ini.
Jelas, banyak lendir di saluran pernafasannya. Ibu ini menderita radang tenggorokan.
“Maaf Bu ya ..” kataku sambil mulai memencet-mencet dan mengetok perutnya. Prosedur standar mendiagnosis keluhan perut mulas.
Jelas, selain mulus dan halus, perut itu kenyal dan padat juga. Kalau yang ini tanganku merasakannya langsung.
Jelas juga, gejalanya khas disentri. Penyakit yang memang sedang musim bersamaan tibanya musim buah.
“Cukup Bu .”
POKERQIU
Syeni bangkit dan menurunkan kakinya.
“Sakit apa saya Dok” tanyanya. Pertanyaan yang biasa. Yang tidak biasa adalah Syeni masih membiarkan kaosnya tersingkap. Belahan dadanya makin tegas dengan posisnya yang duduk. Ada hal lain yang juga tak biasa. Rok mini coklatnya makin tersingkap menampakkan sepasang paha mulus putihnya, karena kakinya menjulur ke bawah menggapai-gapai sepatunya. Sungguh pemandangan yang amat indah .
“Radang tenggorokan dan disentri”

“Disentri ?” katanya sambil perlahan mulai menurunkan kaosnya.
“Benar, bu. Engga apa-apa kok. Nanti saya kasih obat” walaupun dada dan perutnya sudah tertutup, bentuk badan yang tertutup kaos ketat itu tetap sedap dipandang.
Vegas338
“Karena apa Dok disentri itu ?” Sepasang pahanya masih terbuka. Ah ! Kenapa aku jadi nakal begini ? Sungguh mati, baru kali ini aku “menghayati” bentuk tubuh pasienku. Apa karena pasien ini memang luar biasa indahnya ? Atau karena cara membuka pakaian yang berbeda ?
“Bisa dari bakteri yang ada di mangga yang Ibu makan kemarin” Syeni sudah turun dari pembaringan. Tinggal lutut dan kaki mulusnya yang masih “tersisa”

Oo .. ada lagi yang bisa dinikmati, goyangan pinggulnya sewaktu dia berjalan kembali ke tempat duduk. Aku baru menyadari bahwa nyonya muda ini juga pemilik sepasang bulatan pantat yang indah. Hah ! Aku makin kurang ajar. Ah engga.. Aku tak berbuat apapun. Cuma tak melewatkan pemandangan indah. Masih wajar.
POKER338
Aku memberikan resep.
“Sebetulnya ada lagi Dok”
“Apa Bu, kok engga sekalian tadi” Aku sudah siap berkemas. Ini pasien terakhir.
“Maaf Dok .. Saya khawatir .. Emmm ..” Diam.
“Khawatir apa Bu “
“Tante saya kan pernah kena kangker payudara, saya khawatir .”
“Setahu saya . itu bukan penyakit keturunan” kataku memotong, udah siap2 mau pulang.
“Benar Dok”

“Ibu merasakan keluhan apa ?”
“Kalau saya ambil nafas panjang, terasa ada yang sakit di dada kanan”
“Oh . itu gangguan pernafasan karena radang itu. Ibu rasakan ada suatu benjolan engga di payudara” Tanpa disadarinya Ibu ini memegang buah dada kanannya yang benar2 montok itu.
“Saya engga tahu Dok”
GOAL55
“Bisa Ibu periksa sendiri. Sarari. Periksa payudara sendiri” kataku.
“Tapi saya kan engga yakin, benjolan yang kaya apa ..”
Apakah ini berarti aku harus memeriksa payudaranya ? Ah engga, bisa-bisa aku dituduh pelecehan seksual. Aku serba salah.
“Begini aja Bu, Ibu saya tunjukin cara memeriksanya, nanti bisa ibu periksa sendiri di rumah, dan laporkan hasilnya pada saya”
Aku memeragakan cara memeriksa kemungkinan ada benjolan di payudara, dengan mengambil boneka manequin sebagai model.
“Baik dok, saya akan periksa sendiri”
“Nanti kalau obatnya habis dan masih ada keluhan, ibu bisa balik lagi”
“Terima kasih Dok”

“Sama-sama Bu, selamat sore”
Wanita muda cantik dan seksi itu berlalu.
Lima hari kemudian, Ny Syeni nongol lagi di tempat praktekku, juga sebagai pasien terakhir. Kali ini ia mengenakan blouse berkancing yang juga ketat, yang juga menonjolkan buah kembarnya yang memang sempurna bentuknya, bukan kaos ketat seperti kunjungan lalu. Masih dengan rok mininya.

“Gimana Bu . udah baikan”
“Udah Dok. Kalo nelen udah engga sakit lagi”
“Perutnya ?”
“Udah enak”
“Syukurlah … Trus, apa lagi yang sakit ?”
“Itu Dok .. Hhmmm .. Kekhawatiran saya itu Dok”
“Udah diperiksa belum ..?”
“Udah sih . cuman …” Dia tak meneruskan kalimatnya.
“Cuman apa .”
“Saya engga yakin apa itu benjolan atau bukan ..”
“Memang terasa ada, gitu “
“Kayanya ada kecil . tapi ya itu . saya engga yakin”
LIGA
Mendadak aku berdebar-debar. Apa benar dia minta aku yang memeriksa . ? Ah, jangan ge-er kamu.
“Maaf Dok .. Apa bisa …. Saya ingin yakin” katanya lagi setelah beberapa saat aku berdiam diri.
“Maksud Ibu, ingin saya yang periksa” kataku tiba2, seperti di luar kontrol.
“Eh .. Iya Dok” katanya sambil senyum tipis malu2. Wajahnya merona. Senyuman manis itu makin mengingatkan kepada bintang film Hongkong yang aku masih juga tak ingat namanya.
“Baiklah, kalau Ibu yang minta” Aku makin deg-degan. Ini namanya rejeki nomplok. Sebentar lagi aku akan merabai buah dada nyonya muda ini yang bulat, padat, putih dan mulus !

Oh ya . Lin Chin Shia nama bintang film itu, kalau engga salah eja.
Tanpa disuruh Syeni langsung menuju tempat periksa, duduk, mengangkat kakinya, dan langsung berbaring. Berdegup jantungku, sewaktu dia mengangkat kakinya ke pembaringan, sekilas CD-nya terlihat, hitam juga warnanya. Ah . paha itu lagi . makin membuatku nervous. Ah lagi, penisku bangun ! baru kali ini aku terangsang oleh pasien.

“Silakan dibuka kancingnya Bu”
Syeni membuka kancing bajunya, seluruh kancing ! Kembali aku menikmati pemandangan seperti yang lalu, perut dan dadanya yang tertutup BH. Kali ini warnanya hitam, sungguh kontras dengan warna kulitnya yang bak pualam.
“Dada kanan Bu ya .”
“Benar Dok”
POKERQIU
Sambil sekuatnya menahan diri, aku menurunkan tali BH-nya. Tak urung jari2ku gemetaran juga. Gimana tidak. Membuka BH wanita cantik, seperti memulai proses fore-play saja ..
“Maaf ya Bu .” kataku sambil mulai mengurut. Tanpa membuka cup-nya, aku hanya menyelipkan kedua telapak tanganku. Wow ! bukan main padatnya buah dada wanita ini.
Mengurut pinggir-pinggir bulatan buah itu dengan gerakan berputar.
“Yang mana Bu benjolan itu ?”

“Eehh . di dekat putting Dok . sebelah kanannya .”
Aku menggeser cup Bhnya lebih kebawah. Kini lebih banyak bagian buah dada itu yang tampak. Makin membuatku gemetaran. Entah dia merasakan getaran jari-jariku atau engga.
“Dibuka aja ya Dok” katanya tiba2 sambil tangannya langsung ke punggung membuka kaitan Bhnya tanpa menunggu persetujuanku. Oohhh . jangan dong . Aku jadi tersiksa lho Bu, kataku dalam hati. Tapi engga apa-apa lah ..
Vegas338
Cup-nya mengendor. Daging bulat itu seolah terbebas. Dan .. syeni memelorotkan sendiri cup-nya …
Kini bulatan itu nampak dengan utuh. Oh indahnya … benar2 bundar bulat, putih mulus halus, dan yang membuatku tersengal, putting kecilnya berwarna pink, merah jambu !
Kuteruskan urutan dan pencetanku pada daging bulat yang menggiurkan ini. Jelas saja, sengaja atau tidak, beberapa kali jariku menyentuh putting merah jambunya itu ..

Dan .. Putting itu membesar. Walaupun kecil tapi menunjuk ke atas ! Wajar saja. Wanita kalau disentuh buah dadanya akan menegang putingnya. Wajar juga kalau nafas Syeni sedikit memburu. Yang tak wajar adalah, Syeni memejamkan mata seolah sedang dirangsang !
Memang ada sedikit benjolan di situ, tapi ini sih bukan tanda2 kangker.
“Yang mana Bu ya .” Kini aku yang kurang ajar. Pura-pura belum menemukan agar bisa terus meremasi buah dada indah ini. Penisku benar2 tegang sekarang.

“Itu Dok . coba ke kiri lagi .. Ya .itu .” katanya sambil tersengal-sengal. Jelas sekali, disengaja atau tidak, Syeni telah terrangsang .
“Oh . ini ..bukan Bu . engga apa-apa”
“Syukurlah”
Vegas338
“Engga apa-apa kok” kataku masih terus meremasi, mustinya sudah berhenti. Bahkan dengan nakalnya telapak tangnku mengusapi putingnya, keras ! Tapi Syeni membiarkan kenakalanku. Bahkan dia merintih, amat pelan, sambil merem ! Untung aku cepat sadar. Kulepaskan buah dadanya dari tanganku. Matanya mendadak terbuka, sekilas ada sinar kekecewaan.

‘Cukup Bu” kataku sambil mengembalikan cup ke tempatnya. Tapi …
“Sekalian Dok, diperiksa yang kiri .” Katanya sambil menggeser BH nya ke bawah. hah ? Kini sepasang buah sintal itu terbuka seluruhnya. Pemandangan yang merangsang .. Putting kirinyapun sudah tegang . Sejenak aku bimbang, kuteruskan, atau tidak. Kalau kuteruskan, ada kemungkinan aku tak bisa menahan diri lagi, keterusan dan ,,,, melanggar sumpah dokter yang selama ini kujunjung tinggi. Kalau tidak kuteruskan, berarti aku menolak keinginan pasien, dan terus terang rugi juga dong . aku kan pria tulen yang normal. Dalam kebimbangan ini tentu saja aku memelototi terus sepasang buah indah ciptaan Tuhan ini.
“Kenapa Dok ?” Pertanyaan yang mengagetkan.

“Ah .. engga apa-apa … cuman kagum” Ah ! Kata-kataku meluncur begitu saja tak terkontrol. Mulai nakal kamu ya, kataku dalam hati.
“Kagum apa Dok” Ini jelas pertanyaan yang rada nakal juga. Sudah jelas kok ditanyakan.
“Indah .” Lagi-lagi aku lepas kontrol
“Ah . dokter bisa aja .. Indah apanya Dok” Lagi-lagi pertanyaan yang tak perlu.
“Apalagi .”
Vegas338
“Engga kok . biasa-biasa aja” Ah mata sipit itu .. Mata yang mengundang !
“Maaf Bu ya .” kataku kemudian mengalihkan pembicaraan dan menghindari sorotan matanya.
Kuremasi dada kirinya dengan kedua belah tangan, sesuai prosedur.
Erangannya tambah keras dan sering, matanya merem-melek. Wah . ini sih engga beres nih. Dan makin engga beres, Syeni menuntun tangan kiriku untuk pindah ke dada kanannya, dan tangannya ikut meremas mengikuti gerakan tanganku .. Jelas ini bukan gerakan Sarari, tapi gerakan merangsang seksual . herannya aku nurut saja, bahkan menikmati.

Ketika rintihan Syeni makin tak terkendali, aku khawatir kalau kedua suster itu curiga. Kalaupun suster itu masuk ruangan, masih aman, karena dipan-periksa ini ditutup dengan korden. Dan . benar juga, kudengar ada orang memasuki ruang praktek. Aku langsung memberi isyarat untuk diam. Syeni kontan membisu. Lalu aku bersandiwara.
“Ambil nafas Bu ” seolah sedang memeriksa. Terdengar orang itu keluar lagi.
Tak bisa diteruskan nih, reputasiku yang baik selama ini bisa hancur.
“Udah Bu ya . tak ada tanda-tanda kangker kok”
Vegas338
“Dok ..” Katanya serak sambil menarik tanganku, mata terpejam dan mulut setengah terbuka. Kedua bulatan itu bergerak naik-turun mengikuti alunan nafasnya. Aku mengerti permintaanya. Aku sudah terangsang. Tapi masa aku melayani permintaan aneh pasienku? Di ruang periksa?
Gila !
Entah bagaimana prosesnya, tahu-tahu bibir kami sudah beradu. Kami berciuman hebat. Bibirnya manis rasanya .
Aku sadar kembali. Melepas.
“Dok .. Please . ayolah .” Tangannya meremas celana tepat di penisku
“Ih kerasnya ..”

“Engga bisa dong Bu ..’
“Dokter udah siap gitu .”
“Iya .. memang .. Tapi masa .”
“Please dokter .. Cumbulah saya .”
Aku bukannya tak mau, kalau udah tinggi begini, siapa sih yang menolak bersetubuh dengan wanita molek begini ?
“Nanti aja . tunggu mereka pulang” Akhirnya aku larut juga .
“Saya udah engga tahan .”
POKERQIU
“Sebentar lagi kok. Ayo, rapiin bajunya dulu. Ibu pura-pura pulang, nanti setelah mereka pergi, Ibu bisa ke sini lagi” Akhirnya aku yang engga tahan dan memberi jalan.
“Okey ..okey . Bener ya Dok”
“Bener Bu”
“Kok Ibu sih manggilnya, Syeni aja dong”
“Ya Syeni” kataku sambil mengecup pipinya.
“Ehhhhfff”

Begitu Syeni keluar ruangan, Nia masuk.
“habis Dok”
Dia langsung berberes. Rapi kembali.
“Dokter belum mau pulang ?”
“Belum. Silakan duluan”
“Baiklah, kita duluan ya”
Aku amati mereka berdua keluar, sampai hilang di kegelapan. Aku mencari-cari wanita molek itu. Sebuah baby-bens meluncur masuk, lalu parkir. Si tubuh indah itu nongol. Aku memberi kode dengan mengedipkan mata, lalu masuk ke ruang periksa, menunggu.
Syeni masuk.
“Kunci pintunya” perintahku.
Vegas338
Sampai di ruang periksa Syeni langsung memelukku, erat sekali.
“Dok …”
“Ya .Syeni .”
Tak perlu kata-kata lagi, bibir kami langsung berpagutan. Lidah yang lincah dan ahli menelusuri rongga-ronga mulutku. Ah wanita ini .. Benar-benar ..ehm ..
Sambil masih berpelukan, Syeni menggeser tubuhnya menuju ke pembaringan pasien, menyandarkan pinggangnya pada tepian dipan, mata sipitnya tajam menatapku, menantang. Gile bener ..

Aku tak tahan lagi, persetan dengan sumpah, kode etik dll. Dihadapanku berdiri wanita muda cantik dan sexy, dengan gaya menantang.
Kubuka kancing bajunya satu-persatu sampai seluruhnya terlepas. Tampaklah kedua gumpalan daging kenyal putih yang seakan sesak tertutup BH hitam yang tadi aku urut dan remas-remas. Kali ini gumpalan itu tampak lebih menonjol, karena posisinya tegak, tak berbaring seperti waktu aku meremasnya tadi. Benar2 mendebarkan ..

Syeni membuka blousenya sendiri hingga jatuh ke lantai. Lalu tangannya ke belakang melepas kaitan Bhnya di punggung. Di saat tangannya ke belakang ini, buah dadanya tampak makin menonjol. Aku tak tahan lagi …
POKER338
Kurenggut BH hitam itu dan kubuang ke lantai, dan sepasang buah dada Syeni yang bulat, menonjol, kenyal, putih, bersih tampak seluruhnya di hadapanku. Sepasang putingnya telah mengeras. Tak ada yang bisa kuperbuat selain menyerbu sepasang buah indah itu dengan mulutku.
“Ooohhh .. Maaassss ..” Syeni merintih keenakan, sekarang ia memanggilku Mas !
Aku engga tahu daging apa namanya, buah dada bulat begini kok kenyal banget, agak susah aku menggigitnya. Putingnya juga istimewa. Selain merah jambu warnanya, juga kecil, “menunjuk”, dan keras. Tampaknya, belum seorang bayipun menyentuhnya. Sjeni memang ibu muda yang belum punya anak.

“Maaaasss .. Sedaaaap ..” Rintihnya ketika aku menjilati dan mengulumi putting dadanya.
Syeni mengubah posisi bersandarnya bergeser makin ke tengah dipan dan aku mengikuti gerakannya agar mulutku tak kehilangan putting yang menggairahkan ini. Lalu, perlahan dia merebahkan tubuhnya sambil memelukku. Akupun ikut rebah dan menindih tubuhnya. Kulanjutkan meng-eksplorasi buah dada indah ini dengan mulutku, bergantian kanan dan kiri.
Tangannya yang tadi meremasi punggungku, tiba2 sekarang bergerak menolak punggungku.
“Lepas dulu dong bajunya . Mas .” kata Syeni

Aku turun dari pembaringan, langsung mencopoti pakaianku, seluruhnya. Tapi sewaktu aku mau melepas CD-ku, Syeni mencegahnya. Sambil masih duduk, tangannya mengelus-elus kepala penisku yang nongol keluar dari Cdku, membuatku makin tegang aja .. Lalu, dengan perlahan dia menurunkan CD-ku hingga lepas. Aku telah telanjang bulat dengan senjata tegak siap, di depan pasienku, nyonya muda yang cantik, sexy dan telanjang dada.
“Wow .. Bukan main ..” Katanya sambil menatap penisku.
GOAL55
Wah . tak adil nih, aku sudah bugil sedangkan dia masih dengan rok mininya. Kembali aku naik ke pembaringan, merebahkan tubuhnya, dan mulai melepas kaitan dan rits rok pendeknya. Perlahan pula aku menurunkan rok pendeknya. Dan …. Gila !
Waktu menarik roknya ke bawah, aku mengharapkan akan menjumpai CD hitam yang tadi sebelum memeriksa dadanya, sempat kulihat sekejap. Yang “tersaji” sekarang dihadapanku bukan CD hitam itu, meskipun sama-sama warna hitam, melainkan bulu-bulu halus tipis yang tumbuh di permukaan kewanitaan Syeni, tak merata. Bulu-bulu itu tumbuh tak begitu banyak, tapi alurnya jelas dari bagian tengah kewanitaannya ke arah pinggir. Aku makin “pusing” …

Kemana CD-nya ? Oh .. Dia udah siap menyambutku rupanya. Dan Syeni kulihat senyum tipis.
“Ada di mobil” katanya menjawab kebingunganku mencari CD hitam itu.
“Kapan melepasnya ?”
“Tadi, sebelum turun .”
Vegas338
Kupelorotkan roknya sampai benar2 lepas .. kini tubuh ibu muda yang putih itu seluruhnya terbuka. Ternyata di bawah rambur kelaminnya, tampak sebagian clit-nya yang berwarna merah jambu juga ! Bukan main. Dan ternyata, pahanya lebih indah kalau tampak seluruhnya begini. Putih bersih dan bulat.

Syeni lalu membuka kakinya. Clitnya makin jelas, benar, merah jambu. Aku langsung menempatkan pinggulku di antara pahanya yang membuka, merebahkan tubuhku menindihnya, dan kami berciuman lagi. Tak lama kami berpagutan, karena ..
“Maass .. Masukin Mas .. Syeni udah engga tahan lagi ..” Wah . dia maunya langsung aja. Udah ngebet benar dia rupanya. Aku bangkit. Membuka pahanya lebih lebar lagi, menempatkan kepala penisku pada clitnya yang memerah, dan mulai menekan.
“Uuuuuhhhhhh .. Sedaaaapppp ..” Rintihnya. Padahal baru kepala penisku aja yang masuk.

Aku menekan lagi.
“Ouufff .. Pelan-pelan dong Mas ..”
“Sorry …” Aku kayanya terburu-buru. Atau vagina Syeni memang sempit.
Aku coba lebih bersabar, menusuk pelan-pelan, tapi pasti … Sampai penisku tenggelam seluruhnya. Benar, vaginanya memang sempit. Gesekannya amat terasa di batang penisku. Ohh nikmatnya ..

Sprei di pembaringan buat pasien itu jadi acak2an. Dipannya berderit setiap aku melakukan gerakan menusuk.
Sadarkah kau?
Siapa yang kamu setubuhi ini?
Pasienmu dan isteri orang!
Mestinya kamu tak boleh melakukan ini.
POKERQIU
Habis, dia sendiri yang meminta. Masa minta diperiksa buah dadanya, salah siapa dia punya buah dada yang indah ? Siapa yang minta aku merabai dan memijiti buah dadanya? Siapa yang meminta remasannya dilanjutkan walaupun aku sudah bilang tak ada benjolan ? Okey, deh. Dia semua yang meminta itu. Tapi kamu kan bisa menolaknya? Kenapa memenuhi semua permintaan yang tak wajar itu? Lagipula, kamu yang minta dia supaya datang lagi setelah para pegawaimu pulang . Okey deh, aku yang minta dia datang lagi. Tapi kan siapa yang tahan melihat wanita muda molek ini telanjang di depan kita dan minta disetubuhi?

Begitulah, aku berdialog dengan diriku sendiri, sambil terus menggenjot memompa di atas tubuh telanjangnya … sampai saatnya tiba. Saatnya mempercepat pompaan. Saatnya puncak hubungan seks hampir tiba. Dan tentu saja saatnya mencabut penis untuk dikeluarkan di perutnya, menjaga hal-hal yang lebih buruk lagi.

Tapi kaki Syeni menjepitku, menahan aku mencabut penisku.
Karena memang aku tak mampu menahan lagi .. Creetttttttt………..Kesempr otkan kuat-kuat air maniku ke dalam tubuhnya, ke dalam vagina Syeni, sambil mengejang dan mendenyut ….
Lalu aku rebah lemas di atas tubuhnya.
Vegas338
Tubuh yang amat basah oleh keringatnya, dan keringatku juga. …
Oh .. Baru kali ini aku menyetubuhi pasienku.
Pasien yang memiliki vagina yang “legit” ..
Aku masih lemas menindihnya ketika handphone Syeni yang disimpan di tasnya berbunyi. Wajah Syeni mendadak memucat. Dengan agak gugup memintaku untuk mencabut, lalu meraih Hpnya sambil memberi kode supaya aku diam. Memegang HP berdiri agak menjauh membelakangiku, masih bugil, dan bicara agak berbisik. Aku tak bisa jelas mendengar percakapannya. Lucu juga tampaknya, orang menelepon sambil telanjang bulat ! Kuperhatikan tubuhnya dari belakang. Memang bentuk tubuh yang ideal, bentuk tubuh mirip gitar spanyol.

“Siapa Syen” tanyaku.
“Koko, Suamiku” Oh .. Mendadak aku merasa bersalah.
“Curiga ya dia”
“Ah .engga .” katanya sambil menghambur ke tubuhku.
“Syeni bilang, masih belum dapat giliran, nunggu 2 orang lagi” lanjutnya.
“Suamimu tahu kamu ke sini”
POKER338
“Iya dong, memang Syeni mau ke dokter” Tiba2 dia memelukku erat2.
“Terima kasih ya Mas … nikmat sekali .. Syeni puas”
“Ah masa .. “
“Iya bener .. Mas hebat mainnya .”
“Ah . engga usah basa basi”
“Bener Mas .. Malah Syeni mau lagi .”
“Ah .udahlah, kita berberes, tuh ditunggu ama suamimu”
“Lain kali Syeni mau lagi ya Mas”

“Gimana nanti aja .. Entar jadi lagi”
“Jangan khawatir, Syeni pakai IUD kok” Inilah jawaban yang kuinginkan.
“Oh ya ..?”
“Si Koko belum pengin punya anak”
Kami berberes. Syeni memungut BH dan blouse-nya yang tergeletak di lantai, terus mengenakan blousenya, bukan BH-nya dulu. Ternyata BH-nya dimasukkan ke tas tangan.
“Kok BH-nya engga dipakai ?”
“Entar aja deh di rumah”

“Entar curiga lho, suamimu”
“Ah, dia pulangnya malem kok, tadi nelepon dari kantor”
Dia mengancing blousenya satu-persatu, baru memungut roknya. Sexy banget wanita muda yang baru saja aku setubuhi ini. Blose ketatnya membentuk sepasang bulatan dada yang tanpa BH. Bauh dada itu berguncang ketika dia mengenakan rok mini-nya. Aku terrangsang lagi … Cara Syeni mengenakan rok sambil sedikit bergoyang sexy sekali. Apalagi aku tahu di balik blouse itu tak ada penghalang lagi.
“Kok ngliatin aja, pakai dong bajunya”
“Habis . kamu sexy banget sih …”
“Ah .. masa .. Kok bajunya belum dipakai ?”
GOAL55
“Entar ajalah . mau mandi dulu .”
Selesai berpakaian, Syeni memelukku yang masih bugil erat2 sampai bungkahan daging dadanya terasa terjepit di dadaku.
“Syeni pulang dulu ya Yang . kapan-kapan Syeni mau lagi ya .”
“Iya .. deh . siapa yang bisa menolak..” Tapi, kenapa nih .. Penisku kok bangun lagi.
“Eh .. Bangun lagi ya ..” Syeni ternyata menyadarinya.
Aku tak menjawab, hanya balas memeluknya.
“Mas mau lagi .?”
“Ah . kamu kan ditunggu suami kamu”

“Masih ada waktu kok …” katanya mulai menciumi wajahku.
“Udah malam Syen, lain waktu aja”
Syani tak menjawab, malah meremasi penisku yang udah tegang. Lalu dituntunnya aku menuju meja kerjaku. Disingkirkannya benda2 yang ada di meja, lalu aku didudukkan di meja, mendorongku hingga punggungku rebah di meja. Lalu Syeni naik ke atas meja, melangkahi tubuhku, menyingkap rok mininya, memegang penisku dan diarahkan ke liang vaginanya, terus Syeni menekan ke bawah duduk di tubuhku. ..
Penisku langsung menerobos vaginanya ..

Syeni bergoyang bagai naik kuda .
Sekali lagi kami bersetubuh .
Kali ini Syeni mampu menccapai klimaks, beberapa detik sebelum aku menyemprotkan vaginanya dengan air maniku …
Lalu dia rebah menindih tubuhku .. Lemas lunglai.
“Kapan-kapan ke rumahku ya … kita main di sana ..” Katanya sebelum pergi.
“Ngaco . suamimu .?”
POKERQIU
“Kalo dia sedang engga ada dong ..”
Baiklah, kutunggu undanganmu.
Sejak “peristiwa Syeni” itu, aku jadi makin menikmati pekerjaanku. Menjelajahi dada wanita dengan stetoskop membuatku jadi “syur”, padahal sebelum itu, merupakan pekerjaan yang membosankan. Apalagi ibu-ibu muda yang menjadi pasienku makin banyak saja dan banyak di antaranya yang sexy . …

artis bokep tercantik

Mesum Agen Foto Model

mesum agen foto model

Mesum Agen Foto Model – Pagi hari. Aku baru saja bangun tidur. Udara terasa segar setelah Jakarta diguyur hujan deras semalaman. Kukenakan kaos oblong tanpa lengan dan celana pendek ketat yang menampakkan lekuk-lekuk pantatku yang begitu menggiurkan. Aku berjalan ke halaman depan.

“Aha.. Koran baru sudah datang”, kataku dalam hati melihat surat kabar pagi terbitan hari ini tergeletak di dekat pintu pagar. Kuambil surat kabar itu. Langsung aku duduk di kursi di teras sambil membacanya. Sebagai mahasiswa fakultas ekonomi aku sangat menyukai berita-berita tentang perekonomian Indonesia termasuk krisis ekonomi berkepanjangan yang tengah melanda Indonesia. Kubolak-balik halaman-halaman surat kabar. Mataku tertumbuk pada sebuah iklan satu kolom yang cukup mencolok.
POKERQIU
“Dicari, gadis berusia 17 sampai 25 tahun. Wajah dan penampilan menarik. Bertubuh ramping. Tinggi minimal 165 cm dengan berat yang sesuai. Dapat bergaya. Berminat untuk menjadi foto model. Peminat diharapkan datang sendiri ke **** (edited) Agency, Jl. Cempaka Putih **** (edited), Jakarta Pusat.”

“Aku bisa diterima apa nggak ya?” Aku bertanya dalam hati. Memang sih, kupikir-pikir aku memenuhi syarat-syarat yang diminta. Usiaku baru menginjak 20 tahun. Tubuhku ramping dengan tinggi 170 cm, seimbang dengan ukuran dadaku yang di atas rata-rata wanita seusiaku. Wajahku cantik. Teman-temanku bilang aku perpaduan antara Desy Ratnasari dan Maudy Kusnadi. Tapi menurutku sih mereka terlalu memujiku berlebih-lebihan.
LIGA
Ah, coba-coba saja aku melamar. Siapa tahu aku diterima jadi foto model. Kan lumayan buat menambah penghasilan. Aku masuk ke dalam rumah, ke kamarku. “Pakai baju apa ya enaknya?” batinku. Ah ini saja. Kukenakan blus biru muda dan celana panjang jeans belel yang cukup ketat yang baru saja beberapa hari yang silam kubeli di Cihampelas, Bandung.

Mobil Feroza yang kukendarai memasuki jalan yang disebut dalam iklan. Ah, mana ya nomor **** (edited)? Nah ini dia. Rumahnya sih cukup mentereng. Di halamannya terpampang papan nama “**** (edited) Agency Photo Studio & Modelling. Menerima anggota baru.” Wah benar ini tempatnya. Kuparkir mobilku di pinggir jalan. Di sana sudah banyak bertengger mobil-mobil lain. Aku masuk ke dalam. Astaga! Di dalam sudah banyak cewek-cewek cantik. Pasti mereka juga adalah pelamar sepertiku. Sejenak mereka memandangku ketika aku masuk. Mungkin mereka kagum melihat kecantikan wajahku dan kemolekan tubuhku. Kucari tempat duduk yang kosong setelah sebelumnya mendaftarkan diriku di meja pendaftaran.
GOAL55
Gila, hampir semua tempat duduk terisi. Nah, itu dia ada satu yang kosong di sebelah seorang cewek yang cantik sekali, keturunan Indo. Wajahnya mirip Cindy Crawford. Kelihatannya ia sebaya denganku. Tapi astaga, ia memakai baju yang berdada rendah alias “you can see,” dan rok jeans mini yang cukup ketat, sehingga menampakkan pangkal payudaranya yang berukuran cukup besar. Ia nampak memandangku dan tersenyum. Melihatnya aku menjadi minder. Wah, sainganku ini top sekali. Apakah mungkin aku terpilih menjadi foto model di sini? Satu persatu para pelamar dipanggil ke ruang pengetesan, sampai si Indo di sampingku tadi dipanggil juga. Semua pelamar yang sudah dites keluar lewat pintu lain. Akhirnya namaku dipanggil juga.

“Hanny K**** (edited) dipersilakan masuk ke dalam.”
Aku pun masuk ke dalam dan disambut oleh seorang pria bertubuh agak gemuk.
“Kenalkan aku Adolf, direktur sekaligus pemilik agensi ini. Siapa nama kamu tadi? Oh ya, Hanny, nama yang bagus, sebagus orangnya. Sekarang giliran kamu dites. Coba kamu berdiri di sana.”
POKER338
Aku pun menurut saja dan menuju tempat yang ditunjuk oleh Adolf, di bawah lampu sorot yang cukup terang dan di depan sebuah kamera foto.
“Coba kamu lihat-lihat contoh-contoh foto ini. Pilih lima gaya di antaranya. Aku akan mengetes apakah kamu bisa bergaya. Jangan malu-malu, don’t be shy!” kata Adolf sembari memberiku sebuah album foto. Aku melihat foto-foto di dalamnya. Ah ini sih seperti gaya foto model di majalah-majalah! Mudah amat! Lalu aku memilih lima gaya yang menurutku bagus. Setelah itu, jepret sana, jepret sini, lima gaya sudah aku berpose dan dipotret. Tapi Adolf belum mempersilakan aku keluar ruangan. Dia kelihatannya seperti berpikir sejenak.

“Nah, sekarang, Han. Coba kamu buka kancing-kancing bagian atas blus kamu. Nggak usah malu. Biasa-biasa aja lah!”
Kupikir tak apa-apa lah kali ini. Kubuka beberapa kancing atas blusku sehingga terlihat BH yang kupakai. Mata Adolf sekilas berubah saat melihat pangkal payudaraku yang montok. Lalu aku dipotret lagi dengan pose-pose yang sensual.
“Nah, begitu kan yahud. Sekarang coba buka baju kamu semuanya.”
Wah! Ini sih mulai kelewatan!
Vegas338
“Ayolah, jangan malu-malu!”
Sebenarnya dalam hati aku menolak. Akan tetapi biarlah, karena aku sejak kecil selalu mengidam-idamkan ingin menjadi foto model.
Dengan perlahan-lahan kutanggalkan blus dan celana panjangku. Mata Adolf tanpa berkedip memandangi tubuh mulusku yang hanya ditutupi oleh BH dan celana dalam. Aku sedikit menggigil kedinginan hanya berpakaian dalam di ruangan yang ber-AC ini. Namun Adolf tidak mengindahkannya. Ia malah menyuruhku menanggalkan busana yang masih tersisa di tubuhku. Ah, gila ini! Tapi cueklah, hanya berdua ini! Lalu dengan membelakangi Adolf, kulepas BH-ku. Kusilangkan tanganku di dada menutupi payudaraku.

“Han, masak kamu balik badan begitu. Bagaimana aku bisa mengetesmu.”
Aku membalikkan tubuh menghadap Adolf. Adolf menyuruhku menurunkan tangan yang menutupi payudaraku. Adolf terpana menyaksikan payudaraku yang montok dan berisi dengan puting susunya yang tinggi menantang berwarna kecoklatan segar, tanpa tertutup oleh selembar benang pun. Aku menjadi risih pada pandangan matanya. Adolf menyuruhku melepas celana dalamku. Ia semakin melotot melihat bagian kemaluanku yang ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yang masih tipis. Sekilas kulihat kemaluan di balik celana panjangnya menegang.
POKERQIU
“Nah, sekarang kamu diam di situ. Akan kuukur tubuhmu, apakah memenuhi syarat”, kata Adolf sambil mengambil meteran untuk menjahit. Pertama kali dia mengukur ukuran vital dadaku. Ia melingkarkan meterannya melalui payudaraku. Dengan sengaja tangan Adolf menyentil puting susuku sebelah kanan sehingga membuatku meringis kesakitan. Tapi aku diam merengut saja.

“Kamu beruntung memiliki payudara yang indah seperti ini”, kata Adolf sambil mencolek belahan payudaraku.
“Nah, sudah selesai sekarang.” Aku merasa lega. Akhirnya selesailah pelecehan seksual yang terpaksa kuterima ini.
“Jadi saya sudah boleh keluar?” tanyaku.
LIGA
“Eit! Siapa bilang kamu sudah boleh keluar?! Nanti dulu, manis!”
Wah, kacau! Apa gerangan yang ia inginkan lagi?
“Susan!” Adolf memanggil seseorang.
Seorang gadis cantik keluar dari ruangan lain, telanjang bulat. Ya ampun, ternyata ia adalah cewek Indo yang tadi duduk di sampingku di ruang tunggu. Payudaranya yang montok bergantung indah di dadanya, seimbang dengan pinggulnya yang montok pula. Aku bertanya-tanya apa arti dari semua ini.

“Nah, sekarang coba kamu lihat, Hanny. Susan ini adalah satu-satunya pelamar yang berhasil terpilih. Mengapa? Sebab ia cocok dengan profil foto model yang saya inginkan untuk proyek kalender bugil yang akan saya edarkan di luar negeri. Kalo kamu ingin berhasil seperti Susan, kamu harus berani seperti dia, Han”, kata Adolf sambil menunjuk ke arah gadis cantik yang bugil itu. Astaga! Batinku. Aku harus dipotret bugil. Bagaimana pandangan orang-orang terhadapku nanti apabila foto-foto telanjangku sampai dilihat orang-orang banyak?! Tapi kan cuma diedarkan di luar negeri?!
GOAL55
“Baiklah, tapi kali ini aja ya”, aku menyanggupinya. Akhirnya aku dipotret dalam beberapa pose. Pose yang pertama, aku disuruh berbaring tertelentang dengan pose memanjang di atas ranjang, dengan membuka pahaku lebar-lebar, sehingga menampakkan kemaluanku dengan jelas. Pose kedua, aku duduk mengangkang di tepi ranjang sementara Susan menjilati liang kemaluanku. Pose ketiga, aku dalam keadaan berdiri, sedangkan Susan dengan lidahnya yang mahir mempermainkan puting susuku. Pose keempat, aku masih berdiri, sementara Susan berdiri di belakangku dan berbuat seolah-oleh kami berdua sedang bersenggama. Susan berperan sebagai seorang pria yang sedang menghujamkan batang kemaluannya ke dalam liang kewanitaanku, sedangkan tangannya meremas-remas kedua belah payudaraku yang indah. Dan aku diminta memejamkan mataku, seakan-akan aku sedang terbuai oleh kenikmatan yang tiada taranya. Semua itu adalah pose-pose yang membangkitkan nafsu birahi bagi kaum pria namun amat memuakkan bagi diriku.

Tiba-tiba kurasakan kedua belah payudaraku diremas-remas dengan lebih keras, bahkan lebih kasar. Aku meronta-ronta kesakitan. Aku menoleh ke belakang. Astaga! Ternyata yang di belakangku sudah bukan Susan lagi, melainkan Adolf yang sekarang tengah mempermainkan payudaraku dengan seenaknya! Entah Susan sudah ke mana perginya.
“Jangan, Pak! Jangan!” Aku memberontak-berontak sebisa-bisanya. Tapi semua itu tidak ada hasilnya. Tangan Adolf lebih kuat mendekapku kencang-kencang sampai aku hampir tidak bisa bernafas.
POKER338
“Kamu memang benar-benar cantik, Hanny”, kata Adolf sambil mencium tengkukku sementara tangannya masih terus merambah kedua bukit yang membusung di dadaku.
Tiba-tiba dengan kasar, Adolf mendorongku, sehingga aku jatuh tertelentang di sofa. Melihat tubuh mulusku yang sudah tergeletak pasrah di depannya, nafas Adolf memburu bagai dikejar setan. Matanya melotot seperti mau meloncat keluar melihat keindahan tubuh di depannya. Kututup payudaraku dengan tanganku, tapi Adolf menepiskannya. Betapa belahan payudaraku sangat lembut dan merangsang ketika mulut Adolf mulai menjamahnya. Payudaraku yang putih bersih itu memang menggiurkan. Mulut Adolf dengan buas menjilat dan melumat bagian puncak payudaraku, lalu mengisap puting susuku bergantian, sehingga aku menggelinjang kegelian. Nafasku ikut memburu kala tangan Adolf mulai merayap ke selangkanganku, meraba-raba pahaku dari pangkal sampai lutut. Lalu betisku yang mulus itu.

Aku hampir-hampir tak bisa bernafas lagi ketika mulut Adolf terus mengisap dan menyedot puting susuku. Aku meronta-ronta. Tapi Adolf terus mendesak dan melumat puting susuku yang runcing kemerahan itu. Seumur hidupku, belum pernah aku diperlakukan sedemikian lupa oleh lelaki manapun, dan kini aku harus menyerahkan diriku pada Adolf.
Vegas338
Adolf mencoba mendorong batang kemaluannya masuk ke dalam liang senggamaku yang sempit. Ia sudah tak kuat lagi membendung nafsunya yang memuncak ketika batang kemaluannya bergesekan dengan liang kewanitaanku yang merah terbuka. Batang kemaluan Adolf akhirnya menghujam seluruhnya ke dalam liang kenikmatanku. Aku menjerit ketika liang kewanitaanku diterobos oleh batang kemaluan Adolf yang tegang dan panjang. Betapa perih ketika “kepala meriam” itu terus masuk ke dalam liang kewanitaanku, yang belum pernah sekalipun merasakan jamahan laki-laki.cerita sex dewasa

Aku mencoba memberontak sekuat tenaga lagi. Tapi apa daya, Adolf lebih kuat. Lagipula aku sudah lemas, tenagaku sudah hampir habis. Terpaksa aku hanya dapat menerima dengan pasrah digagahi oleh Adolf. Dan akhirnya, aku merasa tak kuat lagi. Setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi. Aku tak sadarkan diri.
POKERQIU
Saat aku siuman, aku menyadari diriku masih tergeletak telanjang bulat di sofa dengan cairan-cairan kenikmatan yang ditembakkan dari batang kemaluan Adolf berhamburan di sekujur perut dan dadaku. Sementara kulihat ruangan itu telah kosong. Segera kukenakan pakaianku kembali dan bergegas ke luar ruangan. Kukebut Feroza-ku pulang ke rumah dan bersumpah tak akan pernah kembali lagi ke tempat terkutuk itu

download film semi

Cerita Dewasa Bonus Dari Penjaga Rental

Cerita Dewasa Bonus Dari Penjaga Rental – Sеbut ѕаjа nаmаku Dino Aku ѕеkаrаng kuliаh ѕеmеѕtеr 5. kаlаu di bilаng аku mеmрunуаi wаjаh уаng cukup ganteng ѕеrtа bеrаt bаdаn уаng lumауаn ideal. kеgеmеrаnku ѕеring mеnоntоn film dеwаѕа tеrаѕа nikmаt ѕеkаli jikа ѕudаh ѕаmраi оrgаѕmе. Kеbеtulаn hаri itu аku ingin rеntаl film porno. Cerita Dewasa Terbaik

Cerita Dewasa, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Dewasa Terbaik, Cerita Dewasa Terhangat, Cerita Dewasa Nyata, Cerita Dewasa Hot, Cerita Dewasa 2017

Sааt аku mаѕuk rеntаl itu, tеrlihаt уg jаgа tоkо tеrѕеbut ѕеоrаng рriа dаn wаnitа, lаlu аku mеnghаmрiri уаng рriа ( mаklum kаlо dеngаn ѕi сеwеk ѕеring mаlu-mаlu kuсing ).

Mаѕ.. full ! ??? kаtаku ѕаmbil duduk di kurѕi
Oh уа …. !!!

Tidаk lаmа рriа itu mеmbаwа dаftаr kаѕеt уаng biѕа di рilih, ѕааt mеmilih film dеwаѕа tеrѕеbut ѕеѕеkаli аku mеnсuri раndаngаn kе аrаh wаnitа уаng ѕеdаng bаса mаjаlаh, kuреrhаtikаn diа mаѕih mudа dаn ѕеgаr, ukurаn bаdаnnуа lumауаn kесil tеtарi bоdуnуа lаngѕing dаn ѕеkѕi. Yаng mеmbuаtku tаk lераѕ mеmаndаnginуа аdаlаh ukurаn рауudаrаnуа уаng сukuр bеѕаr. Kеmаluаnku ѕааt itu lаgi реmаnаѕаn gаrа-gаrа mеlihаt ѕuguhаn уаng mоntоk itu.

Tаk lаmа kеmudiаn Priа уаng mеmbunуаi tоkо bеrtаnуа, Pilih уаng mаnа mаѕ … ?
Ini уаng nоmоr 28 аjа mаѕ, сukuр 1 аjа ! bаlаѕku
Okе mаѕ, Rin… tоlоng аmbil уаng nоmоr 28″ dеngаrku

Sеgеrа сеwеk itu mеngаmbil kаѕеt уаng tеlаh аku рilih. Kеbеtulаn iа mеmаkаi сеlаnа lеging ѕеhinggа kеlihаtаn lеkukаn раntаnnуа уаng ѕеmоk itu. ѕааt diа bеrjаlаn dаri jаuh ѕаjа kеlihаtаn bеlаhаn раntаtnуа. ngаk lаmа diа kеmbаli kераdаku “kаѕеtnуа kоѕоng mаѕ” uсарnуа

Bеntаr уа mbаk Rin, kаlаu уаng nоmоr 24 ini аdа ngаk.. ? tаnуаku
Okе ѕауа соbа lihаt lаgi… !!! bаlаѕ Ririn ѕingkаt

Sеtеlаh kеmbаli mеmbаwа kаѕеt уаng аku mаkѕud, ini mаѕ аdа kоk” jаwаbnуа. Aku mеmеrikѕа kаѕеt tеrѕеbut tеtарi аku ѕеѕеkаli mеlirik lеkukаn tubuhnуа itu уаng bеrаdа di ѕаmрingku. Aku mеlihаt bеntuk рауudаrаnуа уаng аgаr lоnjоng itu dеngаn Bасkgrоund tаli BH wаrnа рutih. tеrnуаtа Ririn mеngеrti gеrаkаn mаtаku уаng tеruѕ mеngаmаti рауudаrаnуа itu.

Mаѕ.. jаdi gаk ? kоk jаdi bеngоng gitu… ! tаnуа Ririn
Oh bеntаr mbаk Rin, аku lаgi сеk dulu ! аku mеnjаdi kаgеt kеtikа diа mеnаnуаkаn itu kераdаku
Mаѕ ѕеring rеntаl Film роrnо di ѕini уа ? tаnnуа kеmbаli
Emаng, kаrеnа lаgi bеtе аjа nih” bаlаѕku ѕingkаt

Kеlihаtаnnуа аku mulаi аkrаb dеngаn Ririn, kаlаu ngоmоng ѕudаh ngаk саnggung lаgi, kаrеnаku уаkin diа ѕudаh mеngеrti mаѕаlаh ѕеx. ѕеtеlаh itu аku рulаng dаn mеnуеtеl lаngѕung kаѕеtnуа di kоmрutеrku untuk mеnghilаngkаn rаѕа bеtеku.

Seminggu kemudian аku ingin kеmbаlikаn kаѕеt tеrѕеbut, kеbеtulаn di dераn tоkо kеlihаtаn ѕерi-ѕерi ѕаjа, аku mаѕuk dаn tеrnуаtа аku hаnуа mеlihаt Priа ѕаjа уаng jаgа.

Mаѕ, mаu kеmbаliin kаѕеt nih.. !
Iуа, ѕе…ѕе..bеntаr уа…!!! ѕаmbil nаfаѕ tеrѕеdаk-ѕеdаk

munсul сurigаku ini lаki-lаki ѕеdаng ара ? diа kоk duduk dеngаn kеduа tаngаnnуа mеnggеnggаm kurѕi.. рikirku

Sеtеlаh itu kеluаrlаh ѕеоrаng сеwеk dаri ruаngаn itu, Wаааhhhhh……” рikir jоrоkku. kеlihаtаn ѕiѕа аir mаni di dаlаm mulut Ririn.

Hаlо Mаѕ… kеmbаliin kаѕеt уа.. ? Ririn mеnуара dеngаn ѕаntаi
Oh iуа Rin… Jаwаbku
Okе bеntаr уа, Ririn mеnuju kе kаmаr mаndi уаng lеtаknуа di bеlаkаng tоkо itu. Oооо.. tеrnуаtа diа bаru ѕероng bаtаng kеmаluаn” tuntаѕ рikirаnku
Yа Mаѕ, аdа уаng biѕа di bаntu ? “ѕара lаki-lаki уаng bаru diрuаѕkаn оlеh Ririn itu lеwаt mulutnуа,

Iуа ini mаѕ, mаu kеmbаlikаn kаѕеt” jаwаbku. Lаlu kuсоbа mеmbеrаnikаn diri bеrtаnуа ѕеѕuаtu раdа mаѕ itu, аku mеnjаdi уаkin kаlаu rеntаl ini bеnаr-bеnаr аdа Lауаnаn Sеx

Mаѕ bоlеh tаnуа gаk ? nаdаku реlаn
Yа.. kеnара ?

Cerita Dewasa Bonus Dari Penjaga Rental – Tаdi itu аdа уаng аnеh di ѕаnа” ! Bеlum аku ѕеlеѕаi ngоmоng mаѕ itu lаngѕung rеѕроn” Oооh…. tаdi itu Ririn аdа mintа оrаl ѕеkѕ ѕаmа ѕауа, biаѕа аjа kоk mаѕ, di ѕini еnjоу аjа”

Oоhh.. jаdi ѕiара аjа biѕа уа mаѕ ?? tаnуаku hеrаn
Biѕа аjа, kаlо ѕеkеdаr оrаl, kосоk kеmаluаn, еmut kеmаluаn dаn еluѕ-еluѕ biѕа kоk mаѕ”
Kаlаu… mааf nih уа mаѕ.. kаlо ngеѕеx bеnеrаn gimаnа ? tаnуаku
Yа соbа tаnуа аjа ѕаmа Ririn, tеmеnnуа bаnуаk kоk, mаlаh di ѕеnеng bаngеt kаlаu ngеѕеx” jаwаbnуа lаgi
Jаdi kаlаu оnаni di ѕini biѕа уа..? “Kаlо itu ѕih раrа реlаnggаn jugа ѕеring di ѕini mаѕ, Ririn itu реmuаѕ nаfѕu di tоkо ini jаdi diа ѕеring ngосоkin kеmаluаn untuk minum аir mаni lаki-lаki

Dаn tidаk lаmа kеmudiаn Ririn mеnghаmрiri kаmi, kеlihаtаn diа bаru kеrаmаѕ rаmbutnуа kаrеnа tеrkеnа munсrаtаn аir mаni реnjаgа rеntаl tоkо ini. Cerita Dewasa Terbaik

Hаlо mаѕ.. Pinjеm kаѕеt lаgi.. ?? tаnуаnуа
Oооh.. Ngаk kоk” jаwаbku саnggung
Oh iуа Rin, mаѕ ini mаu kеnаlаn ѕаmа kаmu..” kаtа рriа уаng rеntаl X itu.
Aku kаgеt ѕеkаli рriа itu bilаng bеgitu,” Yа mbаk.. bоlеh kеnаlаn ngаk ? tаnуаku
Bеlum ѕеmраt Ririn mеnjаwаb!!!
Itu Rin, Mаѕ ini mаu kосоkаn binаl ѕаmа kаmu, kаmu mаu ngаk ?? blаk-blаkаn ngоmоng рriа tеrѕеbut
Biѕа.. Jаwаb ѕingkаt Ririn
Yа udаh bаwа ѕаnа kе аtаѕ Rin, biаr rеntаlnуа ku tunggu” раndu tukаng rеntаl

Lаlu аku dаn Ririn реrgi mеnuju lаntаi duа, dаn Ririn mеmbаwа ѕаtu FILM dаri rеntаl tеrѕеbut. Sеѕаmраi di ѕеbuаh kаmаr, Ririn mеngunсi рintu dаn аku duduk ѕаntаi di аtаѕ rаnjаng, diа mеnуаlаkаn TV dаn DVD рlауеr, dаn mеmutаr vоlumе уаng сukuр kеrаѕ. Tаk lаmа kеmudiаn tеrdеngаrlаh еrаngаn nаfѕu dаri реmеrаn film itu, dаn tеrlihаt аdеgаn bugil-bugil dаri аdеgаn tеrѕеbut, ini mеmbuаt bаtаngku уg ngаk ѕаbаr lаgi mеlihаt kеmоlеkkаn tubuh Ririn .

Tidаk lаmа kеmudiаn Ririn mеndеkаti dаn duduk di ѕаmрingku. Iа tаk ѕеgаn-ѕеgаn lаgi mеmеgаng bаtаng kеmаluаnku уаng mаѕih di bungkuѕ сеlаnа dаlаm. dаn jugа diа реrlаhаn-lаhаn mеnсiumi bibirku dеngаn bibir ѕеkѕinуа itu.

Sеkitа bеbеrара mеnit kаmi bеrmаin kiѕѕ аku mulаi mеnjеlаjаhi рауudаrаnуа уаng mоntоk itu, kurеmаѕ dеngаn tаngаnku уаng dаri tаdi gаtаl ѕеkаli ingin mеrаѕаkаn еmрuknуа tеtеk Ririn, ku gеѕеk-gеѕеk hаluѕ рutingnуа. Kаmi mulаi duduk bеrhаdар-hаdараn ѕеhinggа аku рuаѕ mеmреrmаinkаn рауudаrа mоntоk Ririn

Mаѕ.. ѕukа уаng giniаn уа ? gоdа Ririn
Yа.. kаrеnа аku bаru tаu di ѕini biѕа рluѕ-рluѕ.. ! jаwаbku
Aаhh,, kаtа ѕiара ? ѕаmbil mеngосоk kеmаluаnku
Iуа еmаng bеnеr… tаu dаri mаѕ уаng di bаwаh tаdi ! Jаwаbku

Ririn реlаn-реlаn mеmbukа сеlаnа dаlаmku, kеlihаtаn аntuѕiаѕ nуа ingin mеngulum bаtаng реniѕku ini. Hmmm…. kоntоl kаmu bеѕаr jugа уа” Puji Ririn ѕаmbil mеngеluѕ-ngеluѕ bаtаng реniѕku dаn ini mеnjаdi hаri-hаri nikmаtku. di ѕааt diа mеngulum kоntоlku” Eеhhmmm..mmmmm.. ѕuаrа mulut Ririn уаng реnuh gаirаh

Sеtеlаh рuаѕ dеngаn rаngѕаngаn kulumnуа dаri Ririn, аku mulаi mеlераѕ сеlаnа dаlаmnуа dаn tеrlihаt jеrnih раntаt muluѕnуа dеngаn mеmulаi mеngеluѕ-ngеluѕ реrmukааn bibir vаginа Ririn

Arrghhh…. Hhhmmmm…. dеѕаh Ririn, lаngѕung ѕаjа Mаѕ аku udаh ngаk tаhаn” рintа Ririn. “Pеlаn-реlаn kumаѕukkаn реniѕku kе dаlаm lubаng vаginаnуа dеngаn mеngаngkаt раntаtnуа.. Brеееѕѕѕѕ…. ! mаѕuk ѕеmuа bаtаng реniѕku kе dаlаm lubаng mеmеknуа

Dеngаn ritmе уg tеrаtur аku tеruѕ mеmоmра mеmеk Ririn. dаlаm роѕiѕi nungging аku dараt mеrеmаѕ dеngаn mudаh раntаtnуа уаng ѕеmоk dаn bаhеnоl itu.

Arrgghhhhhh….. Aаhh.. Ngаk tаhаааааааnn… jеrit Ririn

Aku mеrаѕа Ririn dаlаm kоndiѕi оrgаѕmе уаng mеmunсаk, ku саbut реniѕku dаri mеmеk dеngаn mеmindаhkаn реniѕku kе lоbаng аnuѕnуа. Kаli ini jеritаn Ririn tаnра hеnti, dеngаn сераtku tеruѕ mеngосоk lubаng аnuѕnуа hinggа Ririn mеngеjаng dаn mеngаngkаt bаdаnnуа dеngаn gеmеtаrаn. Tеrаѕа аir mаniku mаu kеluаr ku саbut реniѕku dаri lubаng аnuѕnуа, Sеrrr…. Sеrrrrrr… ” lumауаn bаnуаk munсrаtаn уаng kеluаr di раntаtnуа

Ririn lеlаh dаn tеrbаring lеmаѕ di rаnjаng Sеmеntаrа itu iа dеngаn роѕiѕi tеlungkuр tеlаnjаng mеmbеlаkаngiku

Dеf, mаntаb tаdi ѕеrviсе kаmu ! uсарku

Oоh.. kаmu jugа, роmрааn kаmu tаdi hеbаt ѕеkаli, kаmu bеlаjаr di mаnа ѕih ? Kоk tаu kеlеmаhаnku ? ѕаmbil mеnguѕар-uѕар bаdаnku

Cerita Dewasa Bonus Dari Penjaga Rental – Nоntоn Film аjа kаn udаh реngаlаmаn” jаwаbku. Aku tеrdiаm ѕеhinggа аkuрun tеrtidur di rаnjаng itu dеngаn ѕаntаi

Sеtеlаh iѕtirаhаt bеbеrара jаm, раѕ аku bаngun tеrnуаtа Ririn udаh ngаk аdа di ѕаmрingku, lаlu kumеmаkаi bаjuku ѕеgеrа turun kе bаwаh dаn tеrnуаtа Ririn аdа di ѕаnа. Cerita Dewasa Terbaik

Mаѕ Dino udаh bаngun уа ? Ngаk mаu mаndi dulu Mаѕ ?
Oh ngаk Rin, Mаkаѕih уа
Nggаk рinjеm film dulu mаѕ ?
Ahh ngаk dulu, lаgi реmbuаngаn bеѕаr-bеѕаrаn tаdi kаn di аtаѕ hеhе” саndаku раdа Ririn

Ririn hаnуа tеrѕеnуum, lаlu аku рulаng kе kоѕtаnku lаngѕung mаndi. hinggа ѕuаtu hаri аku butuh реmuаѕаn tinggаl dаtаng ѕаjа kе tеmраt rеntаl film tеrѕеbut. Dаtаng.. Bukа bаju.. Puаѕ.. Pulаng.. Enаk tеnаn ^_^ hеhе

japanese hot sex

Ceita Sex Kuperawani Sepupu Ibu Warteg

Butuh Sex Kategori : Cerita Dewasa Sex Perawan 2017 “Cerita Sex Kuperawani Sepupu Ibu Warteg” ,Cerita Sex PNS 2017, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Sex Terbaru, Cerita Sex Skandal 2017, Cerita Mesum Terbaru, Foto Cewek Bugil 2017, Foto Cewek Hot Terbaru, Cerita Sex Terbaru 2017,

Butuhsex.com kali ini menceritakan tentang kisah nyata seorang pemuda yang berstatus sebagai pegawai negri sipil (PNS) yang merenggut keperawanan sepupu dari pemilik warteg langgananya.Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

Cerita Sex Kuperawani Sepupu Ibu WartegCerita Sex Kuperawani Sepupu Ibu Warteg

Cuaca pada siang hari itu terasa panas sekali di kota Serpong (tangerang), aku yang bekerja sebagai pegawai departemen pemerintah yang menagani dalam bidang kontruksi bangunan dan tata kota pada hari itu terasa lelah sekali. Karena kebetulan kerjaku banyak dilapangan, karena cuaca yang panas aku-puj memutuskan untuk pulang ke kostku.

Walalupun sebenarnya saat itu aku belum menyelesaikan pekerjaanku, untuk meninjau beberapa proyek yang sedang dikerjakan oleh sub kontraktor yang terpilih oleh kantorku. Sesampainya di kost, akupun segera memarkir motor inventaris dari kantorku diteras depan kostku. Siang itu benar-benar panas sekali, terasa haus dan perut melilit karena lapar.

Karena saat itu kemejaku basah oleh keringat, maka aku-pun segera berganti kaos sekaligus ganti celana pendek. Selesai itu aku-pun segera menuju warteg langgananku yang letaknya berada di seberang jalan depan kostku. Sesampainya disana aku-pun segera memesan makan dan minum kepada mbak Sri pemilik warteg tersebut.

Namun saat itu tiba-tiba mataku terpanah dengan seorang gadis pelayan warteg yang nampaknya baru hari ini bekerja di warteg mbak Sri. Saat itu kuperhatikan dia secara seksama, ternyata setelah aku perhatikan lumayan juga pegawai warteg baru itu. Kulitnya putih, wajahnya ayu, body sintal, payudara kenyal dan pantatnya semok semok sekali.

Pegawai Mbak Sri yang baru itu kuperhatikan tangan dan kakinya ditumbuhi oleh bulu halus, biasanya jika gadis berbulu itu mempunyai nafsu besar. Karena saat itu aku penasaran, maka aku-pun bertanya kepada mbak Sri,

“ Wah ada pegawai baru yah mbak, makin banyak aja mbak pegawainya, hhe… ” ucapku berbasa-basi.

“ Iya nih Mas baru, kebetulan dia juga sepupu Mbak Mas, dia baru dating semalam dari Tegal, ” ucap mbak Sri menjelaskan panjang lebar.

“ Oh begitu yah Mbak, emang nama sepupunya siapa Mbak?, ” tanyaku sembari terus memandangi sepupu mbak Sri yang bohay itu.

“ Suci Mas namanya, ini mas pesanan mas, ” jawabnya singkat sembari memberikan pesananku.

Memang terlihat benar-benar Suci nih gadis, nampaknya belum pernah terjamah tangan lelaki nih cewek, ucapku dalam hati. Sembari menikmati makan siang, fikiranku berfantasi tentang keindahan tubuh suci, fikiranku tiba-tiba saja mendadak mesum, aku berkhayal seumpama sajaaku bisa ML sama suci, beuh…pasti nikmat sekali pastinya.

Ditengah khayalan mesumku tiba-tiba saja suci datang menghampiriku,

“ Mas mau pesan minum apa mas?, ” tanya Suci membuyarkan kayalan mesumku.

“ A.. anu mbak, Es Teh saja mbak, ” jawabku agak gagap karena sedikit kaget.

Saat itu dari pertemuanku dengan Suci di warteg, singkat cerita aku-pun bisa dekat dengan Suci karena bantuan mbak Sri. Hal itu membuatku ingin selalu cepat-cepat pulang kerja dan ingin segera bertemu Suci. Hari-demi hari kami-pun semakin dekat. Setelah kira-kira 1 minggu kami saling kenal, pada malam itu aku dating kewarteg bermaksud untuk menembaknya,

“ Malem Suci, udah mau tutup yah?, ” tanyaku basa-basi membuka pembicaraan.

“ Iya Nih mas soalnya udah habis semua makananya, hhe… emang kenapa Mas mau makan yah ?, ” ucap Suci.

“ Nggak kog, Mas kesini pingi ketemu Suci aja kog, hhe… Oh iya Mbak Sri habis ini boleh nggak Mbak aku ngobrol sebentar sama Suci, ” jawabku kepada suci sekaligus meminta ijin kepada Mbak Sri agar aku bisa ngobrol dengan Suci.

Saat itu Suci hanya tersenyum, dan Mbak Sripun menjawab,

“ Oh boleh saja kog mas Rahma, sekrang juga boleh kog, yasudah sana Suci ngobrol sama Mas rahma, kayaknya da yang penting tuh, ” ucap mbak sri kepdaku kemudian dia menyuruh Suci agar mengobrol denganku.

Nampaknya saat itu mbak Sri sudah mengerti denagn maksudku, sungguh pengertian sekali mbak Sri ini, mungkin karena aku langgananya kali yah, hhe. Kemudian aku-pun mengajak Suci kedepan warteg untuk berbincang 4 mata denganku. Saat itu kami duduk di kursi kayu panjang didepan warteg,

“ Eummm, gimana kabarnya kamu Suci, sehatkan ??? kataku membuka pembocaraan.

“ ya beginilah Mas, Suci sehta selalu, hhe…, ” jawab Suci.

“ Oh iya Suci Mas mau ngomong penting nih sama kamu, ngomong-ngomong kamu udah punya pacar belum sih, ” tanyaku to the poin.

“ Belum Mas, emang kenapa sih mas Tanya seperti itu, ” tanya balik Suci kepadaku.

“ Masa iya sih kamu nggk punya pacar, jangan-jangn kamu udah punya pacar lagi dikampung kamu, ” ucapku memastikan.

“ Sumpah deh Mas Suci udah nggak punya pacar. Memang sih dulu suci pernah punya pacar, tapi baru jadian 1 minggu suci minta putus, hhe…” ucapnya menjelaskan kepadaku.

“ Wah kamu sadis banget Ci, baru 1 minggu jadian masak udah minta putus, ” ucapku kaget.

“ Yah mau gimana lagi Mas, masak baru 1 minggu jadian dia udah selingkuh dan berlaku nggk sopan gitu sama aku, akukan kesal jadinya mas, huhhh…, ” ucap Suci kesal ketika menceritakan tentang mantan pacarnya.

Belum sempat aku menjawab diab sudah menyambung perkataanya lagi,

“ Udah gitu dia suka minum alcohol Mas, Kalau udah mabok suka remas-remas buah dada aku, maksa lagi dalam keadaan mabuk, bener-bener keterlaluan deh pokonya Mas, ” Ucapnya panjang lebar mengungkapkan kekesalanya.

Wah ini cewek udah kepancing nih sampai-sampai semua perbuatan mantanpacarnya yang tidak senonoh diceritakan padaku. Lalu,

“ Wah kalau gitu bener kamu Ci, cowok bangsat itu namanya, Oh iya Ci misalnya ada cowo yang baru kenal sama kamu, terus dia suka banget sama kamu, kira-kira kamu mau terima dia nggak ?, ” ucapku mulai menjurus.

“ Ah mas ini, ada-ada aja, emangnya cowok di kota besar seperti ini yang mau babau warteg kaya aku mas ?, ” tanyanya.

“ Kamu tuh jangan gitu Ci, kamu ini cantik loh namanya orang kalau udah jath cinta tuh nggak memandang status maupun profesi Ci, ” ucapku sedikit menggombal.

“ Iya sih Mas, tapi siapa juga yang suka sama aku mas ?, ” tanayanya.

“ Masak kamu nggak tahu Sih ??? yang suka sama kamu aku Ci, serius Ci…, ” ucapku dengan tegasnya.

“ Ah si Mas bercanda deh, Mas kan PNS udah giru ganteng lagi, mana mungkin Mas suka sama aku,

paling juga misalnya suka juga cuma sesaat sama aku, dan palingan aku juga Cuma buwat mainan mas aja, ” jawabnya panjang lebar.

Lagi-lagi dia menyambung perkataannya lagi,

“ Aku belum siap Mas buwat pacaran lagi, aku trauma kalau aku nanti sakit hati lagi, maaf ya mas sebelumnya, ” ucapnya menolak tembakanku.

Seketika itu aku diam karena ditolaknya. Setelah itu aku-pun berpamitan pulang kepada Suci dan Mbak Sri. Malam itu aku merenungi kegagalanku, namun setelah aku befikir lag, aku memutuskan untuk tetap mengejar Suci lagi. Dengan bantuan Mbak Sri, aku mengutarakan perasaan hatiku kepada sepupunya itu, Mbak Sri-pun akhirnya sepakat untuk membantuku.

Mbak Sri saat itu berkata padaku, memang Suci sudah pantas untuk menikah dan apabila dia bisa sampai menikah dengan Suci maka derajat keluarga Suci akan ternagkat. Yah namanya dikampung jika mempunyai menantu PNS maka akan dihormati, kata Mbak Sri. Mbak Sri-pun membatu aku semaksimal mungkin untuk terus merayu Suci agar dia mau menerimaku.

Singkat cerita setelah 1 bulan mendekati Suci, tepatnya tanggal 17 Agustus di halaman kantor kecamatan ada acara dangdut kampong yang diadakan oleh pihak kecamatan. Sembari menikmati musik dangdut kampong didepan panggung, pada malam itu aku mencoba menyatakan lagi cintaku pada Suci,

“ Ci, mala ini aku akan menguutarakan isi hatiku lagi kepadamu, Mas sungguh cinta dan tidak ada niat sedikit-pun untuk menyakiti ataupun mempermainkan Suci, Jika mala mini Mas masih kamu tolak, Mas lebih baik buta daripada kelak melihat Suci bersanding dengan orang lain, ” ucap gombalan mautku mulai aku kerahkan.

“ Ya ampun Mas, kamu sampai segitunya, iya Mas aku mau jadi pacar kamu, aku udah tahu semua perasaan mas jika benar-benar Mas Serius sama aku dari Bulek Sri, tapi aku punya syarat untuk Mas, ” ucapnya dengan mata berkaca-kaca karena dia terharu dengan kata-kataku.

Yesssssss… Akhirnya aku diterima, lalu,

“ Syarat apa Ci,” tanyaku penasaran.

“ Sederhana kog Mas syaratnya, jangan sekali-kali Mas selingkuh dari aku, simplekan ??? ” ucap suci.

“ Siap… Aku akan selalu setia sama kamu Ci, jadi ini kita jadain ya Ci, makasih ya Ci udah terima aku…, ” ucapku girang karena Suci terima aku emnjadi pacarnya.

Begitu girangku aku sat itu, aku-pun secara reflek tanagnku memeluk Suci dari samping lalu aku mencium rambutnya, dan suci juga secara reflek melingkarkan tangannya dipinggangku. Sempurnalah hasil perjuanganku, kini kami-pun menjadi sepasang kekasih. Semenjak aku berpacaran dengan Suci, Mbak Sri-pun memperlakuan aku dan suci secara special.

Semenjak itu Mbak Sri sering meminta Suci meninggalkan pekerjaannya jika aku sudah pulang dari kantor, dan Suci-pun keudian menghampiriku untuk cium tangan layaknya seorang istri kepada sang suami. Sampai pada suatu Sore, ketika aku pulang kantor, mbak Sri-pun tiba-tiba menghampiri aku dikamar kostku,

“ Sore Mas Rahma, Maaf nih sebelumnya mas, Mbak mau menggagu waktunya sebentar, Mbak mau minta tolong nih Mas boleh nggak Mas ??, ” ucap mbak Sri.

“ Wah tentu boleh dong calon tanteku, memangnya Mbak mau minta tolong apa ?? ” ucapku mengombal.

“ Begini nih Mas rahma, saudara Mbak kan ada yang mau punya hajatan, mungkin Mbak dan suami Mbak akan beberapa hari menginap di bekasi, Mbak minta tolong titip dan awasi Suci dan pegawai mbak lainya bisa nggak Mas, Mbak khawatir soalnya mereka cewek semua, takutnya nanti kalau ada orang macem-macem sama mereka, ” ucap Mbak Sri panjang lebar.

“ Siap calon tanteku, jangankan beberapa hari, 1 tahun-pun aku juga siap, ” jawabku ssembari tersenyum.

“ Haha kamu bisa aja deh Mas, kan ada Suci sang pujaan hati, hhe.. yaudah terima aksih ya Mas rahma sebelumnya, kalau gitu Mbak pamit sekalian soalnya habis magrib Mbak berangkat, ” Ucap mbak Sri kemudian dia Pergi.

Singkat cerita Mbak Sri dan suaminya-pun sudah berangkat ke bekasi. Pada Malam itu Warteg-pun tutup lebih awal, sehingga malam itu aku punya banyak waktu berbincang dengan Suci,
“ Mas, kita kekost mas aj yuk, disini nggak enak bueat ngonrol, berisik banget soalnya, ” Ucap Suci.

“ Oke deh Ci, tapi aku buwatin coffemix dulu yah!, ” pintaku lalu bergegas berjalan menuju kostan.

Tidak lama Suci-pun menyusul dengan membawa segelas coffemix kesukaanku. Malam itu Suci terlihat sexy dan bohay sekali dengan kaos ketat hitam dan celana legging berwarna hitam juga. Sungguh terlihat kontras sekaliu dengan kulit putihnya itu, dengan pakain ketatnya itu pantat dan payudara Suci terlihat padat sekali. Melihat hal itu otak mesumku-pun mulai kambuh.

Kini kami berada dalam kamar kost hanya berdua, kebetulan malam itu malam minggu, penghuni kost yang rata-rata masih single tidak ada dikosan. Melihat susanan yang mendukung itu, otak mesumku semain menjadi-jadi saja. Kemudian aku-pun mencari alasan agar aku bisa menutup pintu kamarku,

“ Ci, pintunya aku tutup yah, dingin banget rasanya kena angina malam, kayaknya aku lagi nggk enak badan deh ?, ” ucapku mencari alasan.

“ Wah kasihan banget sih kamu Mas, iya Mas tutup aja, apa mau Suci kerokin Mas barang kali aja Mas Masuk angin, ” ucapnya tanpa rasa curiga sedikitpun.

“ Ah nggk usah Ci aku nggk suka kerokan Kog, cukup pintunya ditutup aja aku udah nggkkedinginan, ” ucapku mendramatisir keadaan.

“ Oh yaudah kalau gitu Mas, Oh ya Mas TV-nya aku nyalain ya Mas, ” ucapnya.

“ Yaudah nyalain aj Ci, ” ucapku singkat.

Kemudian Suci-pun b menyalakan TV, saaat itu kami-pun duduk dikasur lesehanku dan menonton TV. Sedang asik-asiknya nonton TV, tiba-tiba saja Suci merebahkan kepalanya pahaku. Kini posisi Suci rebahan dipaha kiriku, saat itu aku masih duduk dengan posisi bersila dengan menyenderkan tubuhku ketembok. Wah lampu hijau nih, ucapku dalam hati.

Tidak mau melewatkan kesempatan itu, aku-pun mulai membelai dan menghusap rambut panjang terkadang aku husap bahunya dan lenganya. Saat itu Suci nampak menikmati sekali. Lalu aku memberanikan diri untuk meraih kepalaSuci dan kukecup lembut bibirnya. Saat itu Suci sedikit terkejut ketika aku mengecuo bibirnya.

Aku yang mengira dia akan marah tidak kusangkan dia malah sebaliknya, dia-pun membalas kecupanku degan penih perasaan sayang. Bahkan saat itu diapun memposisikan duduknya didepanku dan wajahnya dihadapkan kepadaku.Melihat itu aku-pun kembali mengecup bibirSuci, saat itu bibir kamipun saling berpangutan.

Beberapa saat kami beciuman, aku-pun mulai memberanikan diri untuk meraba buah dada-nya. Namun ketika aku mulai menyentuh tanganku ditepis oleh suci.Saat itu aku tidak putus asa, aku mencoba merangsang dengan menciumi secafra berpindah-pindah bagian leher dan telinganya.Ternyata rangsanganku berhasil, suci nampak sangat terangsang saat itu.

Mulai kudengar lenguhan-lenguhan kecil dari multnya,

“ Mas… Oughhhh… Sssssss…. Eummm…, ” desah Suci perlahan.

Melihat suci yang sudah seperti itu, akupun kembali meraba dan meremas buah dada-nya, saat itu tanagku sudah tidak ditepisnyalagi. Aku remas buah dada Suci dengan lembut yang masih terbungkus baju dan Bra-nya. Desahannya semakin sering saja, dan diapun meraih kepalaku kemudian kami berciuman lembali. Suci nampak bringas sekali ketika bibir kami berpangutan.

Malam itu aku yakin sekali jika aku bisa ML dengan Suci, ternyata memang benar kata orang-orang, wanita yang mempunyai bulu pada tubuhnya pasti mempunyai nafsu yang besar. Semakin beranilah aku kini, tangan kiriku kini mencoba melepas kancing Bra Suci dengan cara tanganku menyusup dari belakang bajunya. Tidak kusangka suci membiarkan tanganku itu.

Kini terlepaslah kancing Bra Suci, kemudian tangan kananku-pun meraih begitu saja buah dada Suci karena Bra-nya sudah longgar. Kenyal dan padat sekali buah dada suci, telapak tangaku yang terbilang besar dipenuhi oleh buah dada suci. Sembari terus meremas payudara Suci, aku-pun kembali menciumi telinga dan leher suci, alhasil dia semakin terangsang saja,

“ Eughhhhhhhh… Mas… Geli Mas… Sssssssssss… Aghhhhhhh…, ” racau suci dengan nafas memburu merasa geli dan nikmat karena jilatan dan remasan tanganku pada buah dadanya.

Kini aku semakinberani aku-pun mencoba membuka kaosnya, namun saat saat itu Suci menangkis tanganku,

“ Mas, biar aku lepaskan sendiri, ” ucapnya membutaku lega.

Aku kira dia akan marah, namun ternyata dia malah melepas bajunya beserta Bra-nya. Ouh suci kamu benar-benar penuh kejutan, ucapku dalam hati. Baju dan Bra Suci sudah terlepas, kini dihadapanku terpampanglah sepasang buah dada yang putih, bersih, montok milik Suci. Tanpa buang waktu, aku-pun mulai melahap putting susu Suci dengan penuh nafsu birahi.

Suci nampak menikmatinya hisapanku pada putting-nya sebelah kirinya, sementara itu tanganku meremas kanaku meremas buah dada kananya. Suci benar-benar tak kuasa menahan perlakuanku, dia mengelinjang menahan kegelian, bahkan dia sampai menekan kepalaku kearah buah dada-nya, sampai-sampai aku sempat susah bernafas. Nafsu Suci sudah mulai memuncak.

Kurasakan Puting susunya semakin mengeras. Aku-pun yang sudah penuh birahi juga, kemudian aku mencoba melepas bajuku kemudian aku merebahkan suci dan menindihnya. Suci nampak pasrah saat itu. Setelah aku-pun kembali mengisap putting susunya, namun kini tangan kananku mulai bergerilia menuju kewanitaan suci yang masih terbungkus celana legging.

Kucoba meraba mulai selangkangannya, sebelumnya suci agak menolak dengan cara merapatkan pahanya. Namun saat itu tidak menyerah begiru saja, tanganku yang terus memaksa, pada akhirnya aku-pun berhasil menyelipkan tanganku ditengah himpitan paha Suci. Walaupun agak sulit, namun terus mencoba menggosok-gosok memek suci dari luar.

Lama-lama kelamaan himpitan Paha Suci-pun mulai menbgendur dan pahanya-pun terbuka lebar . Aku gesek-gesek Vagina-nya secara konstan dengan jariku dari luar sembari mulutku terus menghisap sesekali menggigit puttingnya. Bahan legging yang tipis kini-pun mulai basah dengan lender kawin suci,

“ Mas geli Mas… Sssssssss… Suci pipisedikit Mas.. Aghhhhh…., ” ucap suci polos.

Dia mengira saat itu dia kencing, padahal saat itu dia Orgasme,hha. Sungguh nafsunya besar sekali, baru digesek begitu saja sudah klimaks.Lalu,

“ Aduh Mas gimana nih, celana dalam Suci basah nih, Suci nggk bisa nahan geli jadinya Suci pipis, hhe…, ” ucapnya dengan polosnya.

“ Itu namanya kamu orgasme sayang, bukan pipis, gimana enak nggak sayang ??, ” tanyaku.

“ Enak Mas,hhe.. saking enaknya Suci jadi pipis dikit deh, , ” katanya sambil tertawa kecil dan muka memerah.

Ketika itu kami-pun sejenak mengehntikan pergerumulan kami, kami sejenak bercanda dengan posisi sama-sama telanjang dada. Lalu,

“ Oh iy sayang, tadi pipis kamu banyak nggak, coba aku lihat celana dalam kamu basahnya banyak apa nggak ?, ” ucapku mulai bersiasat buruk lagi.

Dengan mengatakan seperti aku berharap bisa melihat vagina-nya menyembul dari balik celana legging-nya,

“ Nggak mau Mas, malu tahu, ” ucapnya menolak.

“ Udahla nggak usah malu, kan disini cuma ada kita berdua, lagiankamukan calon istri aku, nanti kalau kita menikah, kita juga akan sama-sama telanjang , ” ucapku terus merayu agar dia mau meperlihatkan vaginaya kepadaku.

Dan tanpa banyak bicara, kemudian sucipun berdiri lalu memelorotkan legging beserta celana dalamnya sampai atas lututnya. Wow… benar-benar menyembul vagina Suci, sungguh indah sekali vagina Suci, tidak kusangka Vaginya bersih tanpa ada rambut kewanitaan sedikitpun, mulus. Nampaknya suci sangat merawat area kewanitanya, buktinya vaginya bersih sekali.

Aku yang saat itu tidak kuat menahan birahi, aku langsung menyambar vagina Suci yang sudah basah dengan mulutku,

“ Oughhhhhhhhh… Mas, geli Mas… Sssssss…Mas apakan memek aku, jangan lakukan itu Mas… Oughhhhh…Ssss… Aghhh…., ” ucapnya menolak namun tubuhnya menikmati jilatanku pada kewanitaan-nya.

Tanpa sadar tangan Sucipun saat iru menekan kepalaku kearah vagina-nya. Aku terus menjilati vagina-nya, sesekali aku menjilati selangkangan, dan pusarnya. Masih dengan posisi berdiri aku dengan liarnya menjilati bibir Vagina Suci, dan kini lidahku mencoba menerobos pada belahan vagina-nya,

“ Oughhhhh… Mas… Ssssssss… terus mas… Aghhhhh…, ” suci meracau nikmat.

Melihat suci yang sudah penuh birahiitu, aku-pun terus menjilati dan meminta suci melepaskan clegging dan Celana dalam-nya yang masihbtersangkut di atas lutunyaitu. Suci-pun menuruti permintaanku, dan aku-pun juga mulai melepas celana pendek beserta celana dalamku. Kini kamipun sama-sama telanjang.

Setelah itu aku-pun merebahkan Suci di tempat tidur, kemudian aku menindihnya. Aku menciumi bagian leher, dan telinga suci. Dia tubuhnya menggelincang dan desahanya semakin liar saja. Tak lupa tangan kiriku memainkan payudara suci, sedangkan tangan knanku meraih kejantanku lalu aku gesek-gesekan pada bibir vagina Suci,

“ Mas… Enak Mas… Geli Mas… Sssssssss… Oughhhh… Eummm… Yeahhh… Oughhh… ” desah suci semakin keras saja saat itu.

Akumembuat kombisnasi rangsangan pada bagian-bagian sensitive suci. Dia benar-benar sudah merangsang hebat. Setelah kupastikan dia hanyut dalam rangsanganku, dan tentunya vagina-nya sduah basah dengan lender kawinya, Penis-ku yang sudah tegang maksimal mulai aku masukan secara berlahan pada vagina Suci, wlalaupun sudah basah namun sangat sulit sekali.

Sesuai dengan namanya ternyata dia masih Suci, karena dia masih perawan. Beberapa saat aku mencoba menerobos memek Suci yang masih perawan seiring dengan rangsangan yang aku lakukan, tanpa disadari Suci aku-pun menjebol keperawananya,

“ Blesssssssssssssssssssssssssss…., ”

“ Aowwwwwwwww……… Sakitt Mas… Huuu… uuu… Sssss… Huuuu..uuu…, ” teriaknya sembari mengalirnya air mata didpinya karena menahan kesakitan.

“ Oughhhh… sabar ya sayang tahan dulu sakitnya, sebentar lagi juga enak kog…, ” ucapku menenangkanya.

“ Kamu jahat Mas.. Oughhh…., ” ucapnya kecewa padaku.

Pada saat itu aku tidak menjawab Suci lagi. Aku-pun mulai memaju mundurkan kejantanku pada Vagina Suci secara perlahan. Sempat kulihat penisku berlumuran darah keperawan suci bercampur lendirkawinya. Beberapa menit aku memaju mundurkan penisku secara perlahan. Lama-lama kelamaan Suci-pun meracau lagi,

“ Oughhh… Mas… enak Mas… poelan-pelan ya Mas, Sssssss…., ” desahnya menandakan dia sudah melupakan kesakitanya tadi.

“ Iya sayang…,” jawabku singkat.

Nafsu birahiku-pun semakin meningkat, kini aku mulai agak mempercepat sodokan penisku. Kini kuraih kedua kaki Suci dan kupapahkan kepada pundaku kemudian aku genjot dengan ritme yang konstan dan penuh tenaga. Kusodokan dalam-dalam penisku hingga penisku tertelan sepenuhnya oleh Vagina Suci.

Sembari terus meyodokan penisku, tanganku yang tadinya diam saja kininmulai meraih payudara Suci, masih dengan posisi sex yang sama, aku memompa vagina Suci dan meremas payudara Suci dengan bringasnya. Suci semkain menikmati saja dengan hubungan sex kami, aku mendengar Suci mulai melenguh nikmat lagi,

“ Penis kamu besar dan oanjang sekali Mas,… Ssssss… rasanya vaginaku penuh dan perutku seperti tersodok-sodok oleh kontol kamu Mas… Ssssss… Aghhhh…”

Terus kopompa vagina-nya dengan sodokan penis-ku, Tak terasa hampir 15 menit aku menggenjot vagina-nya dengan penisku. Tidak lama setelah itu,

“ Mas… Aghhhhhhhhhh… akukeluar Mas…Sssss… Aghhhhhhhhhh…, ” ucap suci nikmat mendapat klimaksnya.

Saat itu aku hanya tersenyum dan terusmenggenjot Vagina Suci dengan kerasnya. 5 menit setelah itu aku-pun merasakan batang kejantananku berdenyut-denyut, aku-pun makin mempercepat genjotanku, dan tak lama kemudian,

“ Sayang aku keluar… Crottttt… Crottttt… Crottttt… Crottttt…, ”

Saking nikmatnya aku tidak sadar kalau spermaku telah tersemburlah di dalam rahim Suci, tubuhku mengejang dan suci-pun melenguh nikmat ketika spermaku memenuhi liang senggamanya. Setelah itu kemudian secara perlahan penis-ku dan kucari pakaian kotorku untuk mengelap lelehan spermaku dan lendir kawin Suci yang telah tercampur dengan darah perawannya,

“ Sayang kenapa menangis, kamu nyesel dan taku hamil yah melakukan ini dengan mas, ” tanyaku.

“ Suci nggak nyesel kog Mas, Suci menangis karena perih sekali rasanya, Suci seneng kok Mas karena Suci bisa bikin mas bahagia, aku sayang kamu Mas, pernah tinggalin Suci ya Mas, ” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Singkat cerita setelah aku merenggut keperawananya aku-pun merasa bersalah, aku yang awalnya sekedar iseng saja kini padaakhirnya aku-pun benar-benar jatuh cinta pada Suci. Semenjak malam itu akiu dan dan suci hamper setiap hari melakukan hubungansex di kostku dengan cara diam-diam tanpa sepengatuhuan Mbak Sri.

Sampai pada akhirnya Suci-pun ketahuan kalau dia hamil, aku dan Suci tidakmenyangka kalau dia sudah hamil 3 bulan. Karena selama kami berhungan tidak ada tanda-tanda dari Suci layaknya spertiorang hamil. Suci tidak pernah mual ataupun ngidam. Akhirnya aku dan Sri-pun menikah, dan kami hidup bahagia karena kami sebentar lagi mempunyai momongan. Selesai.

Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web www.butuhsex.com.

Cerita Sex Model 2017, Cerita Sex Sedarah 2017, Cerita Sex Jilbab Terbaru, Cerita sex tante girang 2017, Cerita Dewasa Sex Threesome Terbaru, Cerita Dewasa Sex Perawan 2017, Cerita Dewasa Sex Pegawai Salon 2017, Cerita Dewasa Sex Sekretaris Terupdate 2017, Sekretaris, Cerita Sex Mahasiswa terbaru 2017, Cerita Sex Mahasiswi terbaru 2017, Cerita Sex Perselingkuhan 2017, Cerita Sex SMA 2017, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Skandal Sex, Abg, Gangbang, Spg, Pramugari, Janda, Wanita kesepian, Tante kesepian, foto bugil, foto hot, Anak SMP, Anak Kuliah, Cerita sex terbaru terbaru 2017, cerita hot terbaru 2017 dan banyak lagi Cerita Sex Terbaru 2017 lainya.

gold porn tube

Gara Gara Hujan

Gara Gara Hujan

Gara Gara Hujan – Pada hari sabtu, saya seperti biasa suka nongkrong di warnet mulai jam 18:00, dan saya langsung mengecek e-mail. Setelah selesai saya suka browsing sambil chat. Pada saat itu hujan deras mengguyur seisi kota disertai angin. Pada saat saya membeli minuman (di dalam warnet), saya melihat dua orang gadis yang memasuki warnet. Mereka terlihat basah kuyup karena kehujanan, dan ketika itu mereka mengenakan kaos warna putih dan biru (cewek yang satunya), dan celana pendek.

Dari balik kaos putih basah itu saya bisa melihat sebuah BH warna merah muda, juga sepasang payudara montok agak besar. Saya kembali ke meja dan melihat mereka berdua menempati meja di depan saya. Sambil menunggu jawaban dari chat, saya mencuri pandang pada dua gadis itu. Semakin lama saya lihat saya tidak bisa konsentrasi, mungkin karena cara duduk mereka yang hanya mengenakan celana pendek itu, sehingga terlihat paha putih mulus dan juga sepasang buah dada dalam BH yang tercetak jelas akibat baju yang basah.

Pada jam 20:00, listrik di warnet itu padam. Para penjaga warnet terlihat sibuk memberitahu bahwa listrik akan segera menyala dan meminta agar netter sabar. Tetapi 30 menit berlalu dan tidak ada tanda-tanda bahwa listrik akan menyala sehingga sebagian netter merasa tidak sabar dan pulang. Sedangkan saya masih di dalam warnet dan ingin ikut pulang, tapi saya tidak bisa karena di luar hujan masih deras dan saya hanya membawa motor. Begitu juga dengan 2 gadis di depan saya, mereka sudah membayar uang sewa dan tidak bisa pulang karena hujan masih deras.Mereka hanya bisa duduk di sofa yang disediakan pihak warnet (sofa yang digunakan untuk netter apabila warnet sudah penuh dan netter bersedia menunggu), wajah mereka tampak gelisah terlihat samar-samar akibat emergency light yang terlampau kecil, mungkin karena sudah malam dan takut tidak bisa pulang.
POKERQIU
Melihat kejadian itu saya tidak tega juga, apalagi hawa menjadi dingin akibat angin yang masuk dari lubang angin di atas pintu. Saya pun mendekati mereka dan duduk di sofa. Ternyata mereka enak juga diajak ngobrol, dari situ saya mengetahui nama mereka adalah, Tuti (baju putih) dan Erni (baju biru). Lagi enak-enaknya ngobrol kami dikejutkan oleh seorang cewek yang masuk ke dalam sambil tergesa-gesa. Dari para penjaga yang saya kenal, cewek tadi adalah pemilik warnet. Saya agak terkejut karena pemilik warnet ini ternyata masih muda sekitar 25 tahun, cantik dan sexy. Cewek tadi menyuruh para penjaga pulang karena listrik tidak akan nyala sampai besok pagi.

Setelah semua penjaga pulang, cewek tadi menghampiri kami. “Dik, Adik bertiga di sini dulu aja, kan di luar masih hujan, sekalian nemenin Mbak ya..” kata cewek yang punya nama Riyas ini. Kemudian berjalan ke depan dan menurunkan rolling door.
“Saya bantu Mbak,” kataku.
“Oh, nggak usah repot-repot..” jawabnya. Tapi aku tetap membantunya, kan sudah di beri tempat berteduh. Setelah selesai aku menyisakan satu pintu kecil agar kalau hujan reda aku bisa lihat.
“Ditutup saja Dik, dingin di sini..” kata Riyas, dan aku menutup pintu itu. Entah setan mana yang lewat di depanku, otak ini langsung berpikir apa yang akan terjadi jika ada tiga cewek dan satu pria dalam sebuah ruangan yang tertutup tanpa orang lain yang dapat melihat apa yang sedang terjadi di dalam. Aku kembali duduk di sofa sambil berbincang dengan mereka bertiga jadi sekarang ada empat orang yang tidak tahu akan berbuat apa dalam keremangan selain berbicara.
Vegas338
“Sebentar ya Dik, saya ke atas dulu, ganti baju..” kata Riyas.
Aku bertanya dengan nada menyelidik, “Mbak tinggal di sini ya?”
“Iya, eh kalian di atas aja yuk supaya lebih santai, lagian baterai
lampu sudah mau habis, ya..” katanya.

Kami bertiga mengikuti Mbak Riyas ke atas. Warnet itu terdapat di sebuah ruko berlantai tiga, lantai satu dipakai untuk warnet, lantai dua dipakai untuk gudang dan tempat istirahat penjaga, lantai tiga inilah rumah Riyas. Menaiki tangga ke lantai tiga, terdapat sebuah pintu yang akan menghentikan kita apabila pintu tidak dibuka, setelah masuk kami tidak merasa berada di sebuah ruko tapi di rumah mewah yang besar, kami disuruh duduk di ruang tamu. Riyas bilang dia akan mandi dan menyalakan sebuah notebook agar kami bertiga tidak bosan menunggu dia mandi.
POKER338
Ternyata notebook itu tidak memiliki game yang bisa membuat kami senang. Tapi aku sempat melihat shortcut bertuliskan 17Thn (ketika itu masih 17tahun.zip), aku menduga ini adalah permainan, ketika kubuka ternyata isinya adalah cerita yang membuat /adikku/ berdiri. Tuti dan Erni pun agak malu melihat cerita-cerita itu. Tapi yang membuat aku tidak tahan adalah mereka tidak memperbolehkan aku menutup program itu dan mereka tetap membaca cerita itu sampai habis. Aku pun hanya bisa terbengong melihat mereka berada di kiri dan kananku. Setelah selesai membaca, Tuti
merapatkan duduknya dan aku bisa merasakan benda kenyal menempel di lengan kananku. Erni pun mulai menggosokkan telapak tangannya ke paha kiriku. Sambil mereka melihat cerita yang lain, aku merasakan sakit di dalam celanaku. Aku sudah tidak bisa konsentrasi pada cerita itu, mereka semakin menjadi-jadi, bahkan Tuti membuka kaosnya dengan alasan merasa panas, sedangkan Erni membuka kaosnya dengan alasan kaosnya basah dan takut masuk angin. Aku merasa panas juga melihat tubuh mereka, sambil membetulkan posisi /adik/, aku mengatakan kalau hawanya memang panas dan aku membuka baju juga.

Kini tangan mereka berdua dirangkulkan di tengkukku, aku semakin panas karena lenganku merasa ada dua benda kenyal yang menghimpit tubuhku dari kiri dan kanan. Akhirnya jebol juga iman ini, aku menaruh notebook itu di meja di depanku dan aku menciumi Tuti dengan nafsu yang sudah memuncak, Tuti pun tak mau kalah sama seranganku, dia membalas dengan liar. Sedangkan Erni sibuk menciumi dan menjilati dadaku. Tangan kiriku kulingkarkan pada Erni dan mulai meremas buah dada yang masih tertutup BH itu, sedangkan tangan kananku kulingkarkan di tubuh Tuti dan
memasukkan ke dalam BH dan meremas buah dadanya. Erni mulai membuka celanaku dan menghisap penis yang sudah tegang itu.
GOAL55
“Ouhh.. mmhh.. yahh..” aku mulai menikmati jilatan Erni pada kepala penisku. Tuti pun jongkok di depanku dan menjilat telurku. Aku hanya bisa pasrah melihat dan menikmati permainan mereka berdua. Kemudian Riyas keluar dari kamar dengan selembar handuk menutupi tubuh, dia menarik meja di depanku supaya ada cukup tempat untuk bermain. Riyas berlutut sambil membuka celana Tuti. Setelah celana Tuti lepas, dia mulai menghisap vagina Tuti. “Ooohh.. Ssshh.. ahh..” Tuti mendesah. Tak lama kemudian Tuti membalikkan tubuhnya dan sekarang posisi Riyas dan Tuti menjadi “69”. Aku pun sudah tak tahan lagi, segera kuangkat Erni dan membaringkannya di lantai dan membuka celananya. Setelah terbuka aku langsung menghisap vagina yang sedang merah itu. “Auuhh.. Ooohh..

Sayang..” desahan Erni semakin membuatku bernafsu. Dengan segera aku mengarahkan penisku ke vagina Erni, dan mulai menusukkan secara perlahan. Erni merasa kesakitan dan mendorong dadaku, aku menghentikan penisku yang baru masuk kepalanya itu. Selang agak lama Erni mulai menarik pinggangku agar memasukkan penis ke vaginanya, setelah masuk semua aku menarik perlahan-lahan dan memasukkannya kembali secara perlahan-lahan. “Ahh.. ayo Sayang.. ohh.. cepat..” Aku pun mulai mempercepat gerakanku. Dari tempatku terlihat Tuti dan Riyas saling
menggesek-gesekkan vagina mereka. “Auuhh.. oouuhh.. iyahh.. yahh..
LIGA
sshh.. hh..” desahan Erni berubah menjadi teriakan histeris penuh nafsu. Tak lama kemudian Erni mencapai orgasme, tapi aku terus menusukkan penis ke arah vagina Erni. “Gantian donk, aku juga pingin nih..” kata Tuti sambil menciumi bibir Erni. Aku pun menarik penisku dan mengarahkan ke vagina Tuti setelah dia telentang. Ketika penisku masuk, vaginanya terasa licin sekali dan mudah sekali untuk masuk, rupanya dia telah mengalami orgasme bersama Riyas. Tampaklah Erni dan Riyas tertidur di lantai sambil berpelukan. Sedangkan aku terus menggenjot tubuh Tuti
sampai akhirnya Tuti sudah mencapai puncak dan aku merasakan akan ada sesuatu yang akan keluar. “Aahh..” suara yang keluar dari mulutku dan Tuti. Akhirnya kami berempat tertidur dan pulang pada esok paginya.
POKERQIU
Setelah kejadian itu aku tidak pernah bertemu dengan Tuti dan Erni. Riyas sekarang sudah menikah dan tetap tinggal di ruko itu. Sedangkan aku masih sibuk dengan urusan kerja dan tidak pernah ke warnet itu lagi karena sudah ada sambungan internet di rumahku. Terima kasih anda telah membaca cerita ini tapi cerita ini masih banyak kekurangannya. Bagi anda yang ingin mengkritik dan memberikan saran untuk cerita selanjutnya atau ingin berkenalan silahkan kirimkan e-mail. Dan juga berikan vote anda mengenai cerita ini

video sexy

Cerita Sex Ibuku Nyaman

Orisex.com cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot sedarah, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Ibuku Nyaman” dan foto sex terbaru 2017

Cerita Sex Ibuku Nyaman, orisexCerita Sex Ibuku Nyaman

Nonton Download B0k3p > videoasoy.com

Malam itu itu udara sangat panas sekali, bahkan kipas angin pun tak cukup menyegarkan tubuhku. Aq pun gelisah dan tak bisa tidur dengan nyenyak. Kulirik istriku, rupanya bisa juga dia tidur dalam kondisi seperti ini. Akhirnya aq keluar kamar untuk mencari angin. Ternyata Ayah dan Ibu tidur di ruang tamu. Mungkin karena panas juga. Aq berlalu membuat kopi dan membuka pintu dapur agar angin malam bisa masuk.

Ketika hendak kembali ke kamar, tak sengaja aq melihat daster Ibu yang menyibak ke atas dan aq melihat paha putih mulus Ibu sampai celana dalamnya. Di kamar aq tak dapat tidur, mengingat hal itu. Bahkan pintu kamarku tidak aq tutup agar bisa melihat paha mulus dan celana dalam Ibu.

Akhirnya karena dorongan nafsu aq memberanikan diri untuk mendekati Ibu. Jantungku berdebar melihat pemandangan indah itu. Ingin rasanya menyentuh dan mengelusnya. Karena nafsuku sudah takterkendali, aq sudah tidak peduli lagi bahwa disamping Ibu ada Ayah yang sedang tidur.

Dengan gemetar aq pegang paha mulus Ibu. Diam tak ada reaksi. Aq mulai berani mengelus paha mulus Ibu. Betapa mulusnya. Tanganku semakin naik dan aq mulai menyentuh celana dalam Ibu. Kuusap-usap dengan jariku. Semakin nekat, lewat sela-sela celana dalam Ibu aq menyisipkan jariku berusaha mencari klitoris dan lubang kemaluannya. Tak disangka tiba-tiba Ibu terbagnun dari tidurnya dan menatapku. Dengan reflex aq menarik tanganku. Dan diam terpaku. Rasanya jantungku mau copot. Aq pun beranjak kembali ke kamar dengan gemetar dan membayangkan apa yang akan terjadi esok.

Pagi harinya aq tidak berani menatap wajah Ibu. Ibu juga diam tidak menegurku sama sekali.

“Ibu nggak kerja?” tanya istriku.

“Nanti agak siang tadi sudah ijin..” jawabnya.

“Nanti kalau habis antar istrimu, Ibu tolong di antar ke kantor ya, Ayahmu ada tugas hari ini tadi” kata Ibu padaku.

“Iya Bu…” jawabku lirih.

Betapa takutnya aq saat itu. Setelah pulang mengantar istriku, aq masuk rumah dengan perasaan dad dig dug. Apalagi ketika itu aq liat Ibu belum berganti seragam kerja dan masih mengenakan daster semalam.

Rudi, Ibu mau bicara” kata Ibu.

Aq pun menunduk dan duduk di sofa ruang tamu. Suasana hening sesaat.

“Tadi malam kamu ngapain waktu Ibu tidur…???” Tanyanya. Mati deh gue..bakalan barabe nih, batinku.

“Maaf ma, Rudi khilaf liat Ibu, Maaf Rudi udah berbuat tidak senonoh sama Ibu. Maaf ma,” seruku sambil masih menunduk.

“Liat Ibu Rudi, jangan nunduk kalo bicara. Ibu nggak nyangka kamu seperti itu. Kenapa kamu tega sama “ tanyanya sambil menatapku tajam.

“Maaf Bu, Rudi nafsu sama Ibu. Rudi sering mencuri pandang ke paha Ibu. Rudi jadi nafsu ma…maafin Rudi” jawabku sambil memelas.

Tiba-tiba Ibu berdiri mendekatiku. Dan tiba-tiba pula kaki Ibu dinaikan dikursi sambil menarik dasternya keatas sehingga terpampang paha mulus Ibu dan juga celana dalamnya.

“Ini yang kamu mau…?” Tanyanya.

Aq semakin menunduk tidak berani menatapnya.

“Jawab Rudi..” serunya tegas.

“Iya Bu,” seruku lirih.

“Ini pegang, katanya mau..” seru Ibu.

Aq hanya menunduk. Ingin menangis rasanya.Tiba-tiba Ibu memegang tanganku dan menaruh di pahanya.

“Ayo pegang, lakukan seperti tadi malam..” katanya.

“Tapi Bu..???” seruku.

“Udah lakuin yang Ibu perintah…!!!” serunya lagi.

Aq pun memberanikan diri mengelus-elus paha Ibu. Dengan tangan yang gemetar aq elus terus paha Ibu.

“Cuma gitu aja tadi malam???” tanyanya.

Aq pun diam dan mulai meraba paha Ibu lebih kedalam lagi. Dengan sedikit ragu-ragu aq sentuh celana dalam Ibu. Ibu hanya diam menatapku. Aq raba lagi selangkangan Ibu sambil aq selipkan jariku masuk. Ternyata meqi Ibu udah sedikit basah dan gak ada jembutnya sama sekali. Perlahan penisku mulai mengeras. Aq raba-raba bibir meqi Ibu dan nampaknya Ibu mulai terangsang.

“Ma…” seruku.

Aq beranjak berdiri dan mulai mendekatkan bibirku ke bibir Ibu.Aq kecup dan Ibu memejamkan matanya. Aq kulum bibir Ibu danIbu mulai bereaksi membalas…Errhhggg…serunya.aq kasih air liurku ke Ibu dan ditelanya,,aq jilati lama sekali leher Ibu yang putih mulus ituu,,,sampai sampai ada bekas cupangku di tengkuknya,,kembali lagi aq kulum bibir Ibu dan Ibu melepaskan ciumanku dan tangannya memegang tanganku sambil mengarahkannya ke klitorisnya.

“aaahhh terus Rudi, sebenernya Ibu kemarin sangat menikmati, cm Ibu kaget aja ternyata itu km.”maa….”seruku. tangan Ibu mulai meraba penisku dari luar celana pendek yang aq pakai..

“Udah tegang banget Rudi…” tanyanya.

“iya Bu,,,remes terus….” kataku.

Kamipunberpagutan dan aq mulai meremas-remas toket Ibu. Ternyata Ibu udah nggak pakai bh.

“uuuhhh…ahhh…terus Rudi….ahhh”Ibu mulai terangsang.

“Kita ke kamar ya Bu…” seruku.

“Terserah km Rudi…..puasin Ibu….Ibu lama nggak disentuh ayahmu…”serunya.

Kami pun menuju ke kamar. Sesampainya di kamar aq langsung memeluk Ibu dari belakang, Aq ciumi lehernya dan sesekali aq jilatin, tengkuk leher Ibu yang jadi sasaranku aq jilati terus sampai Ibu mendesah dan merinding kasar di lengannya,,sambil tanganku memainkan puting Ibu dari luar dasternya. Tampak Ibu terangsang berat, karena putingnya mengacung keras.

“Ohhh….Rudi,….ehmmm…enak banget….lepasin daster Ibu….” Seru Ibu sambil memejamkan mata.

Segera saja aq lepas daster Ibu, dan aq melihat tubuh polos yang aq idamkan.wanita berumur 48 tahun ibu kandungku ini yang membuatku semakin merangsang,, Ibu berbalik dan kamipun berpagutan lagi, dan tak hentinya Ibu memainkan penisku.

“Buka dong Rudi,” pinta Ibu.

Aq segera melucuti pakaianku hingga telanjang. Ibu nampak kaget melihat penisku.

“besar ya..” katanya sambil mengocok penisku.

Aq pun segera mengulum puting susu Ibu sambil tanganku meremas yang satunya.

“Ahhhh nikmat Rudi….hisap terus aq ng….aaahhhhh” racau Ibu.

Sambil tetap mengulum puting Ibu, aq bimbing Ibu tidur di kasur. Perlahan aq elus-elus celana dalam Ibu dan mulai melepaskannya. Tanganku mulai pindah meraba meqinya… Bener-bener indah tanpa bulu jembut sedikitpun. Aq mainkan bibir meqi Ibu…Ibupun bergoyang-goyang mengikuti rabaanku di meqinya..

“ohhhh Rudi….auuuh,,,nikmat banget….”desah Ibu.

Aq mainkan klitoris Ibu. Aq pilin-pilin dan sesekali aq masukkan jariku ke meqi Ibu. Benar-benar sudah basah…Tangan Ibu terus-terussan mengocok penisku….sambil tetap mendesah-desah. Aq pun menurunkan ciumanku ke susu Ibu. Aq jilat, aq kulum n aq gigit-gigit kecil putingnya. Ibu hanya menggeliat mendapat perlakuan itu. Kuturunkan wajahku sambil terus menjulurkan lidah di permukaan perutnya terus turun dansampai di daerah yang paling kusukai, yaitu meqi. Aroma khas tercium, juga basah sekali meqi Ibu. Keliatan Ibu terangsang sekali..

“Ohhh apa yang akan kau lakukan… akh…” tanyanya sambil memejamkan mata menahan kenikmatan yang dirasakannya. Beberapa saat kemudian tangan itu malah mendorong kepalaku semakin bawah dan..,

“Nyam-nyam..”nikmat sekali meqi Ibu.. Oh, bukit kecil yang berwarna merah merangsang birahiku.

Kusibakkan kedua bibir kemaluannya dan,

“Creeep…” ujung hidungku kupaksakan masuk ke dalam celah kemaluan yang sudah sedari tadi becek itu.

“Aaahh… kamu nakaal,” jeritnya cukup keras.

Terus terang meqi Ibu nikmat banget. Bibir meqi yang merekah dengan bentuk yang gemuk dan lebar itu membuatku semakin bernafsu saja. Bergiliran kutarik kecil kedua belah bibir kemaluan itu dengan mulutku.

“Ooohh lidahmu.. oooh nikmatnya Rudi…” lirih Ibu.

Aq pun mulai menjilati klitoris Ibu. Begitu menonjol. Ibu mendesah makin keras ketika aq kulum klitorisnya..

“Aahh.. aq ng… Ibu suka yang ituyaahh.. sedooot lagi dong aq ng oooggghh,” ia mulai banyak menggunakan kata aq ng untuk memanggilku.

Sepertinya Ibu lupa bahwa aq ini adalah anak kandugnya. Buu, gantian dong…pintaku.

“Tapi Ibu nggak bisa. Ibu nggak pernah Rudi..” serunya.

“udah coba aja. Enak kok mBuua.”kataku.

Dengan sedikit ragu-ragu Ibu mulai memegang penisku dan mendekatkan ke mulutnya. Ibu mulai menjilati penisku..geli bangetrasanya.

“Dimasukin dong Bu…” kataku.

Ibu menurut dan mulai mengulum penisku. Rasa hangat seketikan menjalar di penisku…

“Ahhh nikmat Buu…..terus Buu….” kataku.

Ibu semakin bersemangat mengulum penisku….

“Nikmat Rudi…hmmmm” serunya. Ibu mulai pintar. Selain mengulum, sesekali Ibu menjilati penisku seperti es krim.

“Croopp…” ia mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya.

Aq langsung menyergap pinggulnya danlagi-lagi daerah selangkangan dengan bukit berbulu itu kuserbu dan kusedot cairan mani yang sepertinya sudah membanjir di bibir meqinya

“Aoouuuhh… Ibu nggak tahan lagi aq ng ampuuun… Rudiii… hh masukin sekarang juga, ayooo..” pintanya sambil memegang pantatku.

Segera kuarahkan penisku ke selangkangannya yang tersibak di antara pinggangku menempatkan posisi meqi yang terbuka lebar, pelan sekali kutempelkan di bibir meqinya danmengusap-usap sambil mendorongnya perlahan,

“Nggg… aa.. aa.. aa.. iii.. ooohh masuuuk… aduuuh besar sekali aq ng, ooohh…”Ibu merintih, wajahnya memucat sepertiorang yang terluka iris.

Toketnya yang membusung besar itu langsung kuhujani dengan kecupan-kecupan pada kedua putingnya secara bergiliran, sesekali Ibu juga berusaha mengimbangi gerakan memutar pinggulnya. Bener-bener sensasi luar biasa hingga membuatku semakin bernafsu,.Tak lupa aq lumat bibir Ibu yang terus mendesah dan mendesis nikmat..Sementara Ibumengarahkan kepalaku kearah toketnya. memintaku menghisap puting susunya.. Puting susunya yang ternyata merupakan titik nikmatnya kugigit kecil hingga wanita itu berteriak kecil merintih menahan rasa nikmat sangat hebat, untung saja dirumah tidak ada orangjadi tidak ada yang mendengar desahan Ibu.. Genjotan pinggulnya semakin keras menghantam pangkal pahaku, penisku semakin terasa membenturdasar liang senggama.

“Ooohh.. aa… aahh… aahh… mmhh geliii ooohh enaknya, Rudi.. oooh…terus…..,” desah Ibu.

“Yaahh enaak juga ma.. ooohh rasanya nikmat sekali, yaahh.. meqi Ibu enak….hangat sekali ma…ohhh….Rudi suka meqi Ibu” kata-kataku yang polos itu keluar begitu saja tanpa kendali.

Tanganku yang tadi berada di atas toketnya kini beralih meremas bongkahan pantatnya yang bahenol itu. Sambil aq pegang pinggul Ibu untuk lebih mempercepat kocokan penisku di meqinya. Sesekali aq tancapkan dalam dan tidak menggoyang, aq rasakan meqi Ibu berdenyut-denyut menyedot penisku….ooooohhh enak banget.Hanya sepuluh menit setelah itu goyangan tubuh Ibu terasa menegang, aq mengerti kalau itu adalah gejala orgasme yang akan segera diraihnya,

“Rudiii… aahh Ibu…nngaak… nggak kuaat aahh..aahh.. ooohh…”

“Taahaan maa… tunggu bentar lagi dong.. oooh enaknya maa.. tahan dulu … jangan keluarin dulu..” Tapi sia-sia saja, tubuh Ibu menegang kaku, tangannya mencengkeram erat di pundakku, dadanya menjauh dari wajahku hingga kedua telapak tanganku semakin leluasa memberikan remasan pada toketnya.

Aq sadar sulitnya menahan orgasme itu, hingga aq meremas keras toketnya untuk memaksimalkan kenikmatan orgasme itu padanya.

“Ooo… nggg… aahh… aq ng aq ng.. aq ng.. ooohenaak.. Ibu kelauaar.. ooohh.. ooohh…” teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu.

Aq merasakan jepitan meqi Ibu mengeras dan terasa mencengkeram erat sekali, desiran zat cair kental terasa menyemprot enam kali di dalam liang kemaluannya sampai sekitar sepuluh detik kemudian ia mulai lemas dalam pelukanku.Sementara itu makin kupercepat gerakanku, makin terdengar denganjelas suara gesekan antara penisku dengan meqinya yang telah dibasahi oleh cairan dari meqi Ibu.

“Aaakhh.. nikmat!” desah Ibu sedikit teriak.

“Buu.. aq mau keluar nich.. eeesshh..udah gak betah ma….” desahku pada Ibu.

“Keluarkanlah aq ng.. ooousshh…..aaaaaa” jawabnya sambil mendesah.

“maa…. teriakku agak keras dengan bersamaannya pejuhku yang keluar dan menyembur di dalam meqi Ibu..crett….crett….crett….crett…crett…lebih kurang lima kali penisku menyemburkan laharnya…aaauuuhh….oooooouuuuhh…..enak Rudi…”seru Ibu.

Aq pun langsung tidur di sebelah Ibu sambil memainkan klitorisnya.

“Aaaahhhh…..oooohhhh” desah Ibu.

“Ma…makasih ya….keturutan juga akhirnya ma….enak banget meqi Ibu….jadi pengen lagi nih Bu…..” kataku sambil terus memainkan klitorisnya dan mengulum puting susunya.

“hush…kerja Rudi…Ibu juga waktunya berangkat..” katanya.

“Trus kapan Bu lagi??” tanyaku.

“Gampang itu, pokoknya main aman aja ya Rudi…..jangan mencurigakan…”kata Ibu.

“Ok deh Bu” seruku lalu aq kulum bibir Ibu sambil aq remas toketnya.

Kami pun akhirnya mandi berdua dan sempat mengulangi sekali lagi di kamar mandi walaupun nggak sampai keluar. Sampai sekarang kami masih sering mengulangi hal itu. Bahkan kadang kalo di rumah banyak tamu aq lari ke dapur hanya untuk menyedot puting susu Ibu.dan menjilati leher putih Ibu Kadang curi-curi kesempatan ketika Ibu di kamar mandi aq ketuk pintunya hanya untuk memasukkan penisku ke meqi Ibu walau cuma beberaapa kali tusukan. Memang meqi Ibu bikin ketagihan…..

Cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot sedarah, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Ibuku Nyaman” dan foto sex terbaru 2017

download video porn

Cerita Sex Yulia, Bercinta Bersama Kakak Ipar

Orisex.com cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot ipar, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Yulia, Bercinta Bersama Kakak Ipar” dan foto sex terbaru 2017

Yulia, Bercinta Bersama Kakak IparCerita Sex Yulia, Bercinta Bersama Kakak Ipar

Nonton B0k3p Ringan > videoasoy.com

Yulia yg berusia 29 thn memiliki bentuk tubuh yg sungguh aduhay, dengan tinggi badan 165cm berkulit putih bersih dan memiliki toket yg lumayan besar dan padat, berukuran 36D, pinggang ramping dan yg paling ia banggakan adalah pinggulnya yg seksi dengan bongkahan pantatnya yg bulat menonjol membuat laki-laki manapun menahan nafas.

Jodi 33 thn suami Yulia bekerja sebagai salah satu direktur disebuah perusahaan besar. Pernikahan mereka baru berumur dua thn dan belum dikaruniai seorang anak.

Keadaan rumah tangga mereka normal-normal saja, hanya baru-baru ini Jodi selalu sibuk dengan pekerjaanya kadang pulang larut malam bahkan kadang dikirim perusahaanya keluar negri sampai berbulan-bulan.

Yulia mulai merasakan kesepian, pernah sekali Yulia ingin ikut suaminya keluar negeri tetapi suaminya tdk mengijinkannya.

Yulia protes karena tdk punya kawan berbicara, akhirnya Jodi mengusulkan untuk ditemani kakaknya Pras 34 th yg kebetulan dipindahkan oleh perusahaannya kekota mereka tinggal. Pras baru saja cerai dengan istrinya karena ada ketdk cocokkan diantara mereka.

Pras mempunyai wajah yg cukup tampan dengan tubuh atletis memiliki sifat easy going mudah bergaul dan mempunyai sifat womenizer.

Singkat cerita Pras akan tinggal dirumah mereka sebagai orang ketiga yg akan merubah kehidupan Yulia selanjutnya.

Dihari pertama Pras tinggal dirumah mereka, Pras langsung terpesona akan kecantikan adik iparnya atau lebih tegas lagi ia tergiur oleh kemolekan tubuh adik iparnya yg aduhai itu.

Hanya karena ia baru saja bertemu dengan adiknya setelah sekian lama tdk bertemu maka ia lebih menyesuaikan dirinya sebagai layaknya seorang kakak.

Jodi tdk menaruh curiga apapun kepada kakaknya bahkan ia meminta kakaknya untuk menemani istrinya jikalau ia keluar kota.

Suatu saat ketika Jodi akan mendapatkan tugas kantornya selama dua bulan, malam sebelumnya mereka saling berdebat, rupanya Yulia tetap ingin ikut karena dua bulan bukan waktu yg singkat dan Yulia yg mempunyai sifat polos dan blak blakan langsung to the point bahwa sudah tiga minggu ia tdk digauli oleh suaminya sekarang mau ditinggal dua bulan.

Jodi coba menenangkan istrinya dengan mengimingi akan dibawakan oleh oleh dari belanda, Yulia tetap kecewa ia hanya ingin kemesraan dari suaminya.

akhirnya dengan terpaksa Jodi menggauli istrinya malam itu tetapi karena pikirannya hanya pada tugasnya saja maka ia dengan tempo singkat ia menggauli istrinya dan Yulia pun tdk mendapatkan kepuasan bathin yg ia sangat harapkan dari suaminya.

Pagi hari setelah Jodi berangkat ke airport seperti biasanya Yulia menyediakan makan pagi, kali ini hanya untuk kakak iparnya saja dan setelah siap Yulia memanggil kakak iparnya untuk sarapan, sebenarnya Pras sudah bangun tetapi ia tahu bahwa adiknya keluar negeri hari ini dan ia mendengar perdebatan mereka tadi malam.

maka pagi ini ia akan mencoba hasratnya untuk menguji adik iparnya. Lalu ia menyiapkan suatu perangkap dengan pura pura ketiduran sambil menaruh beberapa majalah porno diserakan dilantai. Benar saja tiba tiba pintunya yg tdk tertutup rapat diketuk oleh Yulia

“..Mas Pras sarapan mas..” Yulia memanggil kakak iparnya sembari mendorong pintunya untuk melongok kedalam kamar, ternyata kakak iparnya masih tidur dengan memakai selimut menutupi tubuhnya,
“Mas bangun sarapan..”

Ia melihat Pras begitu nyenyak tidurnya akhirnya berniat untuk membangunkannya sendiri lalu masuk kekamar, ia melihat kelantai banyak sekali majalah yg telah terbuka berserakan.

maka sebelum membangunkan kakak iparnya Yulia bermaksud membereskan dahulu majalah majalah tersebut tetapi alangkah terkejutnya ketika ia mendapati gambar gambar yg ada didalam majalah tersebut. Tangan Yulia bergemetaran hatinya berdegup keras melihat pose pose persetubuhan yg sangat closed up, dengan cepat ia melirik kuatir kakak iparnya tiba tiba bangun.

hatinya ragu ragu sebenarnya ia ingin cepat cepat membereskan majalah ini ke raknya tetapi entah mengapa ada suatu hasrat ingin melihat gambar gambar itu lebih jauh,

“..Ah.. satu dua halaman sudah itu cepet cepet ditaruh lagi..
” pikiran Yulia yg bercabang, lalu pelan pelan ia buka halaman demi halaman, makin dilihat makin melotot matanya, ia melihat satu wanita sedang disetetubuhi dua kali laki.

jantungnya makin berdegup keras selangkangannya terasa gatal vaginanya terasa berdenyut denyut putingnya mengeras birahinya dengan cepat meluap kepermukaan apalagi tadi malam hasrat birahinya tdk tertuntaskan oleh suaminya, kembali ia melirik ketempat tidur

“..Ah mas Pras masih tidur..” lalu pelan pelan ia dudukdilantai sambil menarik dasternya keatas terlihat celana dalamnya yg menerawang tipis kemudian ia masukan tangannya kedalam cd nya, rupanya Yulia ingin menuntaskan birahinya dengan masturbasi sambil menghayalkan gambar gambar tersebut, mulailah Yulia menggosok gosok clitorisnya sambil memelototi beberapa pose pose gambar yg merangsang birahinya.

Yulia begitu terobsesi dengan masturbasinya sampai napasnya tersengal tersengal tiba tiba terdengar deritan tempat tidur, membuat Yulia kaget bukan kepalang jantungnya terasa berhenti ketika ia menengok ke tempat tidur Pras masih pura pura tidur tetapi sudah berubah posisi dengan menghadap kedirinya dan yg sangat mengejutkan Yulia.

Pras sudah tdk berselimut lagi dan hanya memakai celana dalam, rupanya Pras dari tadi memperhatikan Yulia sehingga kemaluannyapun berdiri, dan yg dilihat oleh Yulia adalah pemandangan yg membuat birahinya semakin tdk menentu.

tubuh kakak iparnya yg kekar dadanya yg bidang hanya dibalut sepotong cd dimana terlihat jelas batang kemaluannya tercetak dicelana dalamnya.

Tubuh Yulia terasa kaku dan berat sekali untuk digerakkan tetapi akhirnya agak lega ketika kakak iparnya terdengar mendengkur tanda masih nyenyak tidur.

“..oohhh..Yulia kau sungguh cantik..” mulailah Pras pura pura ngelindur.

Yulia kaget mendengarnya sejenak ia berhenti melakukan aktifitasnya.

“.. Ooohhhh..seandainya kau istriku akan kupeluk mesra dirimu akan kuciumi seluruh tubuhmu yg begitu sexy..
” Yulia benar benar bingung mengapa tiba tibak kakak iparnya melindurkan dirinya tetapi hatinya begitu senang ada seseorang yg menyanjung dirinya walaupun yg menyanjung itu kakak iparnya sendiri.

Tanpa disadari Yulia menggunggam sendiri,

“.. Oohhh mas Pras seandainya kau suamiku akan kupeluk tubuhmu yg perkasa ini..” Walaupun suara Yulia terdengar lirih tetapi Pras masih dapat mendengarnya, Pras makin berani melakukan aksinya.

“..Ohh..Yulia sudah lama aku tdk bergaul dengan wanita seandainya kau bersedia, ingin rasanya aku menyetubuhimu akan kumasukan punyaku ini kevaginamu akan kuberikan kepuasan yg kau dambakan..” Yulia terhenyak darahnya terasa mendidih..

mengapa kakak iparnya tahu bahwa ia mendambakan kehangatan seorang laki laki, napsu birahinya semakin menjadi jadi. Vaginanya berdenyut denyut jarinya semakin dalam merogoh lobang kenikmatannya membayangkan ucapan kakak iparnya tersebut.

Tiba tiba Pras berbalik lagi kali ini ia mencelentangkan tubuhnya sambil menceloteh memanggil nama Yulia dengan gerakan seperti tdk disengaja ia mengusap usap batang kemaluannya lalu dengan perlahan Pras mencopot cd nya hingga batang kemaluannya mengacung dengan tegar.

Yulia membelalakkan matanya jantungnya terasa berhenti darahnya berdesir berputar cepat sekali. Tadi malam ia merasakan batang kemaluan suaminya tdk setegar dan sebesar apa yg dilihat sekarang. “..Ohh Yulia lihat batang penisku sudah siap untuk memuasi birahimu, oh seandainya kau diatasku akan kugesek gesekan penisku kevaginamu yg sudah merekah basah itu..

” kembali Pras menyeloteh memancing reaksi Yulia, benar saja Yulia seperti tersihir tanpa melepaskan pandangannya ke batang kemaluan kakak iparnya ia copot cdnya bahkan sekaligus melepaskan dasternya sehingga Yuliapun telanjang tanpa sehelai kain.

Dengan tubuh bugil putih mulus sungguh sangat sexy Yulia menaiki tempat tidur sambil mengangkat pantatnya yg sexy toketnya yg membusung ikut bergoyang.

lalu dengan perlahan ia membuka kedua pahanya sehingga kelihatan vaginanya yg juga membusung, bibirnya terbelah merekah kemerah-merahan diantara bulu bulu kemaluannya yg halus dan sudah kelihatan basah berair.

Clitorisnya berwarna merah muda sebesar biji kacang terlihat mencuat keatas diujung bibir vaginanya.

Yulia mulai mengambil posisi berjongkok tepat diantara batang kemaluan Pras yg sudah berdiri tegang.

Pikiran Yulia sudah begitu kacau napsu birahinya tdk dapat dikuasainya lagi, kata kata kakak iparnya merupakan ajakan yg sangat menggoda kebutuhan sexnya.

Yulia melihat tubuh kakak iparnya yg sangat perkasa kepala penisnya sudah begitu dekat dengan vaginanya tapi entah mengapa Yulia menunggu celotehan kakak iparnya lagi seolah olah menunggu komando untuk pembenaran tindakannya.

“..Ohh..Yulia masukin penisku ke vaginamu sayang..” Pras

memincingkan sebelah matanya tak percaya apa yg dilihatnya, tubuh adik iparnya yg begitu sempurna tanpa sehelai benangpun lalu ia meneruskan celotehannya

“..Ohh akhirnya kau datang dalam mimpiku Yul..pahamu sungguh mulus..” Pras menaruh kedua tangannya di paha Yulia sambil mengelusnya.

Yulia bergetar hebat sentuhan tangan kakak iparnya menyadarkan seluruh hayalannya.

Akhirnya Yulia sadar bahwa ia betul betul membutuhkan kehangatan seorang pria dan pria itu berada tepat dihadapannya lalu tanpa sungkan lagi ia membangunkan kakak iparnya

“..Mas Pras.. mas ini Yulia bangun mas..”

Lalu Pras membuka matanya dengan mimik pura pura terkejut

“..Yul saya pikir saya sedang mimpi..” Yuliapun tersenyum nakal
“..Mas Pras naksir Yulia ya..Yulia denger semua yg mas ocehkan tadi lalu Yulia turuti apa yg mas perintahkan..”

Pras membalas senyumannya

“.. Tapi belum masuk tuh penisku..” Yulia yg sudah begitu menggebu gebu akhirnya kembali konsentrasi melanjutkan aksinya.

Tetapi Yulia tdk langsung memasukkan batang kemaluan kakak iparnya itu kedalam lobang vaginanya yg sudah merekah pasrah untuk menyambut batang penis yg besar itu.

melainkan terlebih dahulu menggesek-gesekkan kepala kemaluannya itu diantara belahan vaginanya sehingga kepala yg besar itu basah dan mengkilap oleh cairan lendir yg keluar dari celah-celah vagina wanita itu.

Yulia terbuai dengan mata yg terpejam sambil mendesah-desah menahan gejolak nafsu birahi yg terus membara.

“…sssssssshhhhh…maaaassss…ooooooogggghhhsss. ..!!

Bagaikan diguyur air hangat Yulia mendesah panjang tubuhnya terasa dialiri jutaan volt kenikmatan napsu birahinya makin terangsang hebat.

Yulia mulai menekan kepala penis yg sudah pas berada di posisi mulut lobang vaginanya.

Tampak kepala penis Pras masih agak sulit masuk kedalam lobang vaginanya yg walaupun sudah basah dan berair itu karena belum pernah kemasukan penis sebesar punya kakak iparnya itu.

“…sssleeebbbb…ssslleeeebbb…sssslleeeebbb…b bbllleeeeesssssss…” pelan pelan batang penisnya mencoba menyusup lobang vagina Yulia yg terasa sekali masih sempit walaupun sudah begitu basah.
“…Aaaaaaauuuuuuukkkkkkhhhhhhh…sssssshhhhh…ma aaaasssss…! besaaaar sekaliiii..!!”
“..Apanya yg besar Yul..?” Pras memancing reaksi Yulia,
“…Punyanya maass..!!” “..Apa namanya..?”

Pras memancing lagi, Yulia ragu menjawabnya karena belum pernah selama ia bersetubuh dengan suaminya menyebut nyebut kata kata vulgar,

“..Apa namanya Yul..?” Pras terus mendesak,
“..Kemaluannya maaas..”
“.. kontol ..Yull..namanya kontol ..” Pras menegaskan
“..Apa Yulll..?” akhirnya Yulia dapat menyebutnya dengan lirih
“.. kontol nya mass besaaar sekali..”

Pras tersenyum puas lalu dengan sekali sentakan mendorong pantatnya keatas, tampak Yulia agak tersentak dan mendesah lirih ketika batang penis pria itu menyeruak masuk ke lobang vaginanya .

Matanya terbeliak dengan mulut terbuka sambil kedua tangannya mencengkeram sprei dengan kuat-kuat.

Tampak bibir vaginanya yg tebal itu sampai terkuak lebar seperti terkelupas seakan-akan tdk muat untuk menelan besarnya kemaluan kakak iparnya itu.

“…Ooooooouuukkkkkhhhhssss…sssshhhhhh…maassss …!..pelaann..pelaann..maasss…!”
“…hhhhmmmm…Yulll memekmu…sempit sekalii…ukkkkhhh…uuuukkkkhhhh…”

Yulia mulai berirama menaik turunkan pantatnya, batang penis Pras masuk merojok lobang vagina Yulia tahap demi tahap hingga akhirnya amblas semuanya. Perlahan lahan Pras ikut bergoyang menarik ulur batang kemaluannya yg besar itu,

Yulia mulai merasakan sensasi yg luar biasa yg bukan main nikmatnya , liang vaginanya yg sudah licin terasa penuh sesak oleh penis kakak iparnya yg besar itu, urat urat batang kemaluannya menggesek nikmat sekali dinding vaginanya yg sudah dilumuri getah birahinya. Tanpa Yulia sadari ia mulai menyeloteh diluar kontrol.

“…Ohhhhhhhsss…ssshhh…enaaaaaak…seekaliiii. ..punyanya..maaassss..!!…oooougggghhh…terruuuu ssss…maaassss…teeerrruuusss…!”
“..Terus diapain Yull..?” lagi lagi Pras ingin Yulia menambah kosakatanya, sekarang Yulia sudah lebih berani karena sudah terbuai oleh birahinya yg makin menjadi jadi,
“..teruss digoyang kontol nya maass..!!”
“..Salah Yull namanya kontol ..bilang entotin memeknya Yulia..!”

Pras memaksa lagi dengan kata kata baru, Yulia merasakan sesuatu yg aneh pada dirinya makin vulgar kata kata yg dipaksakan kakak iparnya untuk diucapkannya makin terangsang napsu birahinya yg sudah menggebu gebu itu.

“..Iyyaa..maass entoootin memeknya Yulia…!! Entoootiin…pake kontol gedenya maaaasss…!!…entoootiiiin yg niiikmaaat..!!”
” makin lancar Yulia menyeloteh makin beringas Pras menyetubuhi Yulia dan Yuliapun makin histeris dibuatnya.

Yulia sudah lupa diri bahwa yg menyetubuhi dirinya adalah kakak dari suaminya, yg ada dibenak Yulia hanyalah letupan birahi yg harus dituntaskan yg ia tunggu tunggu selama tiga minggu dari suaminya tapi Jodi suaminya sama sekali tdk mempedulikannya sedangkan sekarang ia mendapatkan apa yg ia inginkan justru dari Pras kakak iparnya sendiri, birahinya yg ia pendam sekian lama meletup dipelukan kakak iparnya.

Akhirnya yg terjadi mereka dengan buas dan ganas saling berpelukan sambil berciuman .Terdengar suara nafas mereka saling memburu kencang, lidah mereka saling mengait dan saling menyedot, saling bergulingan giliran Yulia dibawah.

Pras mengambil inisiatif menggenjot pinggulnya yg tampak naik turun semakin cepat diantara selangkangan Yulia yg makin terbuka lebar.

Yuliapun mengangkat kedua kakinya sambil ditekuknya, pantatnya ikut diangkat mengharapkan seluruh batang kemaluan kakak iparnya menggesek seluruh syaraf syaraf kenikmatan dirongga vaginanya dan Pras pun semakin mudah menyodokan penisnya yg panjang besar itu keluar masuk sampai menghasilkan suara bedecak-decak seperti suara membecek seiring dengan naik turunnya pantat pria itu.

“…cccllllleeeeebbbbbbb…ccccleeeeebbbbb…cccll eeeeebbbb…cccleeeeebbbbb…”

Pras memperhatikan kearah selangkangan Yulia dia melihat vaginanya mencengkeram penisnya erat sekali, ia tersenyum puas bisa menaklukkan vagina adik iparnya ini.

yg sudah basah membanjir penuh dengan cairan putih kental sehingga membasahi bulu-bulu jembutnya yg tebal itu dan juga batang kemaluannya.

Ia yakin adik iparnya benar benar sudah memasrahkan dirinya untuk disetubuhi kapan saja ia mau,

“…aaaagghhhhhssss…aaaagghhhhhssss…ss sshhhh…maaassss…!..nikmatttt..sekaliii.. kontol m uu…ini..maass..! …teruuuss..maasss…entoootin..Yulia yaanggg..ceepaatt…ouchh…nikmaaaat..!”
“..Ouuuchhh..memekmu sempit seekalii…Yulll..! terasaaa menyedoot nyedooot..!nikmatnya bukan maiiiin..!!”

Pras mendengus dengus bagai banteng terluka genjotannya makin ganas saja. Mata Pras terlihat lapar menatap toket Yulia yg putih montok dikelilingi bulatan pink ditengahnya terlihat putingnya yg sudah begitu mengeras.

tanpa menyia nyiakan kesempatan Pras langsung menomplok dan menyedot menyedot puting susu adik iparnya yg begitu menantang, Tubuh Yulia yg menyender dinding setengah duduk setengah celentang menggelinjang hebat..!

toketnya makin dibusungkan bahkan tubuhnya digerakkan kekiri dan kekanan supaya kedua puting toketnya yg sudah gatal mendapatkan giliran dari serbuan mulut kakak iparnya ini.

“…aaaagghhhhhssss…aaaagghhhhhssss…ss sshhhh…maaassss…!..kenyooot teruuusss pentiiiilku..!! …oooohhh…maaaasss…kkaaaauuu…sunggggguh..pe rkkaaaasssaaaa…!!.. Yuliaaaa bisssshhaa ketagihaaaaan.. dientooot..sama..maaasss …!!” pikiran Yulia sudah tdk jernih lagi, terombang ambing didalam pusaran kenikmatan, terseret didalam pergumulan sex dengan kakak iparnya, jiwanya serasa seenteng kapas melambung tinggi sekali.
“Ooooohhhh…aaaa..aakkhh..aakhuu..ngghha taaahaaann..maaauu..keluaarrr…maassss…!”.. Tubuh Yulia mengejang sambil memeluk tubuh Pras erat sekali jiwanya terasa berputar putar merasakan semburan kenikmatan yg dahsyat diklimaksnya yg pertama,
“..Teruuus Yulia jangan berhenti aku masih pengen kontol in memekmu yg lamaaa..! Kamu bisa keluar lagii berkali kaliiii…!!” Pras teruss menggenjot tubuh Yulia yg hanya pasrah dipelukan kakak iparnya ini.

Lebih dari sejam Pras menyetubuhi Yulia tanpa henti, Yulia makin lama makin terseret didalam kenikmatan pergumulan sex dengan kakak iparnya yg ia belum pernah rasakan dari suaminya sampai sebegini lamanya dengan segala macam variasi , apalagi waktu Pras memintanya berbalik sambil menungging,

vaginanya terlihat megap megap disumpal batang penisnya yg besar dari belakang , ia merasakan liang vaginanya menyempit karena tertekuk oleh perutnya sehingga ia merasakan setiap inchi denyutan kenikmatan yg dihasilkan oleh batang penis Pras yg merasuk keliang kenikmatannya.

Yulia menambah sensasi sensual ini dengan memutar mutar pantatnya yg putih sexy bahkan ketika Pras menyodok penisnya yg besar itu, Yulia menyambutnya dengan mendorong keras pantatnya kebelakang sehingga penis Pras yg besar dan panjang itu masuk kelobang vaginanya dalam sekali, menggelitik seluruh rongga kenikmatannya

“..Oooohh…niiiikmaaat… sekaaalii…maass..!! dientot dari belakang…! urat kontoool maaass.. terasa sekalii menggelitik lobang memeeekku..!!..belum pernah aku rasakan ngentooot beginiii niiikmaaat..!! entoootiiinn.. teruuusss..maaassss…!!!”

Pras sangat puas mendengarnya lalu ia merunduk memeluk tubuh Yulia dari belakang tangannya merogoh keselangkangan Yulia, jari-jari Pras memainkan clitoris Yulia dengan memutar mutarnya, sambil menggenjot dengan beringas penisnya yg besar itu,

“..uuuuggghhhsss… aaaaacchhh.. maaaasssss… yeeeesssss…!! niiiiikmaaaat..!! mainin teruuuusss… itiiilku..!! “..entooootin memeeeekku..!!!”

bagai kesurupan Yulia mengeluarkan kata kata vulgar sambil mengerang mengerang dengan liar, tubuhnya yg dalam posisi nungging meliuk meliuk tanpa terkendali rupanya clitorisnya merupakan alat kelamin yg paling sensitif buat Yulia.

lobang vaginanya yg sudah dihajar begitu rupa oleh penis yg berukuran luar biasa itu ditambah clitorisnya ditekan sambil diputar putar oleh jari Pras, maka sempurnalah puncak kenikmatan yg ia rasakan, tangan Yulia mencengkeram sprei erat sekali.

dahinya berkerut mulutnya seperti ingin teriak dan mendesis desis seperti orang kepedesan rupanya Yulia sedang dilanda kenikmatan yg amat sangat.

posisi tubuhnya yg sedang menungging makin ditunggingkan pantatnya keatas memasrahkan vaginanya dihabisi oleh keperkasaan penis kakak iparnya dengan mengharapkan kedatangan gelombang kenikmatan berikutnya yg merupakan pengalaman pertama buat Yulia untuk mendapatkan multiple orgasm.

Apa yg terlihat sungguh merupakan pemandangan yg sangat erotiiss..! tubuh mulus Yulia menungging meliuk liukdengan liarnya kepalanya bergeleng kekiri dan kekanan toketnya bergoyang erotis sekali sementara tangan Pras yg kekar memegang erat pinggang Yulia yg ramping itu.

pantatnya digenjot cepat sekali batang penisnya yg besar keluar masuk liang vagina begitu dahsyat tanpa ampun, tubuh Yulia sampai bergetar hebat terlihat ia mengejut ngejutkan tubuhnya tanda ia sedang mengalami kenikmatan yg maha dahsyat,”..uuuuggghhhsss… aaaaacchhh.. yeeeessssss..maaaasssss… yeeeesssss…!!”

Yulia benar benar melayang kelangit yg ketujuh didalam pergumulan sexnya dengan kakak suaminya ini.

“…aaaaaaaaaacccchhhh…!!!!…terlaaaaluuu..niii iiikmaaaaaaaaaat…maaaaaassss…!!!..nggggaaa taahaaannn..akkkhuu.. maaauuu… keluaaaar… laaaagiiii…!!!”

Yulia makin histeris mendapatkan klimaks keduanya yg lebih panjang dan lebih nikmat dari yg pertama. Yulia benar benar lupa daratan rasa ketagihan nikmatnya merasuk jiwanya ingin rasanya melanjutkan persetubuhannya selama lamanya dengan kakak iparnya karena ia bisa memberikan multiple orgasm yg ia tdk pernah dapatkan dari suaminya.

Tapi tubuh Yulia sudah tdk bertenaga lagi lalu ia ambruk ditempat tidur sambil berbalik berbaring napasnya tersengal sengal, rupanya Pras belum juga mengalami ejakulasi terpaksa ia ikut membaringkan dirinya disamping Yulia, dengan wajah sayu Yulia bertanya “..Mas belum keluar ya..?” Pras menggelengkan kepalanya.

“..Jadi Yulia masih akan dientot lagi..mas..?” Yulia sudah lancar dengan kosakatanya, Pras mengangguk, “..Yulia masih bisa orgasme lagi ngga..mas..?”

Lalu Pras setengah berbangun berkata sambil membelai rambut Yulia dengan mesra

“..Yull kamu masih bisa orgasme 2 X lagi bahkan lebih..ada caranya..” Tiba tiba Yulia menarik batang kemaluan Pras yg masih mengeras, matanya berbinar binar

“..Ajarin Yulia ya mas..Yulia masih pengen dientot kontol gede mas Pras seharian kalau Yulia bisa keluar lagi..keluar lagi..”
“..Yulia jarang klimaks kalau ditiduri sama mas Jodi, mas Jodi pengennya cepet cepet aja, abis keluar langsung tidur..”

Pras tersenyum kecut dalam hati ngedumel “..Goblok banget adik gua cewek segini sexy dianggurin.. ya udah jangan salahin gua ya..”

Seharian Pras mengajari Yulia bagaimana caranya mengayuh sekoci cinta untuk menggapai beberapa pulau berpuncak gunung kenikmatan dan Yulia menjadi murid yg cepat tanggap.

Satu hari penuh Yulia mendapatkan pengalaman luar biasa. Pras merangsang napsu birahinya dengan menyetubuhi dirinya berbagai macam posisi.

tdk bisa dihitung sudah berapa kali Yulia mengalami orgasme, yg jelas Yulia begitu menikmati bahkan mungkin ketagihan disetubuhi batang kemaluan kakak iparnya yg begitu besar dan perkasa.

Setelah kejadian hari itu, setiap ada kesempatan, mereka melakukan permainan sexnya dimana saja, pernah suatu malam Yulia setelah berhubungan sex dengan suaminya dan tdk mendapatkan kepuasan yg ia inginkan, setelah suaminya tertidur ia langsung pindah kamar tanpa sepotong pakaian Yulia langsung kekamar kakak iparnya minta untuk dipuasi dan seperti biasanya Pras memenuhi keinginannya dengan melumat seluruh tubuhnya tanpa sisa.

vaginanya dilahap dengan buas dan seperti biasanya batang kemaluan Pras yg ia gila gilai menggali tak henti henti liang kenikmatannya.

Yulia dibuat melayang layang diawang awang sampai empat kali orgasm dan baru pindah kembali kekamarnya sekitar jam 4 pagi.

Cerita sex, cerita selingkuh, cerita ngentot ipar, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Yulia, Bercinta Bersama Kakak Ipar” dan foto sex terbaru 2017

free video porno

Kisah Hot Ngesex Bareng Temen-Temen Kampus

Kisah Hot Ngesex Bareng Temen-Temen Kampus – Pеrkеnаlkаn nаmаku Dani, Sudаh ѕеkitаr setengah jаm ini ѕuаrа dеnguѕаn nаfаѕ уg mеmburu dаn реnuh birаhi tеrdеngаr dаri ѕеbuаh kаmаr kоѕ di daerah Jatingaleh semarang. Suаrаnуа tеntu ѕаjа tеrdеngаr hеbаt dаn tidаk bеrаturаn kаrеnа аku ѕеdаng nаfѕu-nаfѕunуа mеnggеnjоt Erna, dеngаn роѕiѕi tаngаn kiri mеnjаmbаk rаmbutnуа, tаngаn kаnаnnуа ѕibuk mеrеmаѕ tоkеd Erna уаng bulаt kеnсаng. kisah Hot

Kisah Hot, Kisah Hot Terbaru, Kisah Hot Terbaik, Kisah Hot Nyata, Kisah Hot, Kisah Hot 2017, Kisah hot Terhangat

“Aаhh…аhh….аgrrh.. jаngаn сераt-сераt dоrоngnуа… Guе…jаdi mаu kеluаr lаgii…” Rеngеk ѕuаrа Erna уаng udаh kеlеlаhаn.

Tарi, Aku mаlаh mеmutаr-mutаr раntаtnуа ѕаmраi bаtаng kоntоlku ѕеmаkin gаnаѕ mеnоrоbоѕ mеmеk ѕеmрit ѕi Erna.

“Mеmеk lое mаѕih ngеrеmеѕ-rеmеѕ kоntоl guе kоk, nih… rаѕаin аjа..” bаlаѕku

Bеnаr ѕаjа, ngаk lаmа ѕеkitаr 2 mеnit Erna udаh mеrаѕаkаn ѕеnѕаѕi gаtаl mаu mеlеdаk di ѕеkujur ѕеlаngkаngаnnуа. Sаmbil mеmеluk еrаt dеѕаhаn klimаkѕ Erna tеrdеngаr :

“Mmmhhhh… Euuuhh… Shit… “
Erna mеnggеlinjаng, ѕеluruh tubuhnуа mеnеgаng kаrеnа ѕеnѕаѕi kеnikmаtаn уg mеmbаnjiri.
“Gimаnа rаѕаnуа kеluаr уаng kе 4 ini Er ? tаnуаku iѕеng.
Sеtаn lо Dani, guе ѕаmраi mеgар-mеgар mеlеngkung gаrа-gаrа di еwеklu.”Sаhut Erna.
“Tарi еnаk kаn gоуаngаn guе..hеhе” bаlаѕku

Tibа-tibа ѕi Erna ѕаdаr ѕеѕuаtu. Adа уаng mаѕih lеngkеt di dаlаm lubаng mеmеknуа.

“Eh, Dani, lо bеlum kеluаr уа ? tаnуа Erna”.
“Dikit lаgi уа Bеb” ujаrku ѕаmbil mulаi mаѕukkаn kоntоl kе lubаng mеmеknуа.
“iуа bоlеh dеh, сереtаn уа bеb” dеѕаh Erna lеmаѕ.
Aku mеnсоbа mеmutаrkаn tubuh Erna, mеnginginkаn роѕiѕi ѕеmi Dоggу dеngаn mеngаngkаt раntаtnуа уаng bulаt kе аtаѕ ѕаmbil mеmbukа раhаnуа lеbаr-lеbаr.

Mеmаѕukаn Kоntоl dаn lаngѕung tеnggеlаm аbiѕ di tеlаn mеmеknуа, Slер… ѕlер… ѕlер… Suаrа сiрrаtаn аir mеmеk Erna tеrdеngаr, Sеlаng bеbеrара mеnit gеnjоtаnku реrсераt hinggа tаk kаruаn, tеrаѕа ujung kоntоlku udаh bеrdеnуut-dеnуut. Sеnѕаѕi gаtаl уаng mеmunсаk.

Hh… Hhhh….. Aаhhhh…”dеnguѕku уаng ѕеmаkin bеrnаfѕu.

Dani Jаngаn di dаlеm kеluаrnуа..” Rеngеkаn ѕi Erna, Tарi, Erna ѕеndiri ѕеbеnаrnуа ѕаdаr kаlо аku аkаn ngеluаrin di dаlаm. Dаn ngаk аdа tаndа-tаndа diа bаkаl nуаbut kоntоlku dаri lubаng mеmеknуа. Gеrаkаn mеmbuаt Erna ѕеmаkin bеrgаirаh ѕаmраi-ѕаmраi diа mаu оrgаѕmе lаgi.

“Ahhhhhhhhhhhhhhh………. Ah….”

jеritаn klimаkѕ Erna mеmbаhаnа. Aku jugа ngаk mаu kаlаh, Sаmbil mеrеmаѕ kuаt-kuаt раntаt Erna, Aku mеnаnсарkаn dаlаm-dаlаm Sреrmа untuk mеmbаnjiri mеmеk Erna dеngаn реjunуа.

Ouuhhh…. Ahh… Dеѕаhku ѕеtеlаh ѕреrmа kеluаr ѕеmuа. Tulаng-bеlulаng ѕеrаѕа mаu раtаh, Tарi рuаѕ. Sеtеlаh itu аku lаngѕung mеnindih tubuh Erna уg bаnjir dеngаn реju.

“Enаk ngеwе bаrеng lu Er,” Cеlоtеhku.
“iуа, tарi guе mеѕti minum рil KB lаgi. Mаlеѕ bаngеt tаu”Bаlаѕ Erna .
“Hеhе..kаn gаk ѕеbаnErg dеngаn nikmаtnуа”.
“Eh Bеb аku саbut dulu уа mаu kuliаh”, Sаmbil сеngаr-сеngir рuаѕ, аku mаndi dаn bеrѕiар-ѕiар саbut dаri kоѕtаn Erna. Kеlihаtаnnуа Erna сареk, ѕеhinggа iа tеrtidur рulаѕ.

Erna аnаk Magelang dеngаn tubuh сukuр ѕеmоk 170 сm tingginуа, tарi рunуа раntаt, tоkеd, уаng bulаt dаn kеnсаng. “Lumауаnlаh ngеwеk grаtiѕ ini” рikirku. Dаn mеlunсurlаh аku kе kаmрuѕ di daerah Tembalang.

Nаfѕu ѕudаh tеrѕаlurkаn, bаdаn bеrѕih hаbiѕ mаndi, рikirаn Dani ѕеhаt dаn rаѕаnуа ѕiар hаdарi kuliаh, Jаlаnаn di Semarang рukul 7 ѕudаh mulai mасеt. Tарi, аku ѕlоw ѕаjа kаrеnа kuliаhnуа mаѕih ѕаtu jаm lаgi. Bеrbаgаi mасаm mаhаѕiwа dаn mаhаѕiѕwi ѕibuk bеrkеliаrаn di kоridоr dаn bеrkumрul di реkаrаngаn hаlаmаn kаmрuѕ, Mаtаku mеnуiѕiri аrеа kаmрuѕ, mеnсаri tеmаn-tеmаnku bеrаdа.

“Yеh itu diа аnаk kаmрrеt” Panjul уаng bеrtеmаn dеngаnku mеnghаmрiri, dаn Panjul bеrbiѕik
“Sеtаn Kаmрrеt, lое hаbiѕ gаrар ѕi Erna уа? Guе lihаt lое ѕеmаlеm di kоѕtаn” Sеуum tuluѕku lаngѕung kеluаr
Eh, kоk lое biѕа tаu. Cumа ѕеkаli di mаlеm, dаn ѕеkаli lаgi раginуа kоk. Dаn guе jаmin, diеnуа рuаѕ ѕаmа guе. Lо tеnаng аjа ѕоb.” imbuh Dani.

Kisah Hot Ngesex Bareng Temen-Temen Kampus – Sеtеlаh Pulаng Kuliаh di ѕоrе hаri, Sеѕоѕоk сеwеk mаniѕ bеrlаri kесil mеnuju Dani & Panjul. Erna lаngѕung dеngаn сеntilnуа mеnggаndеng tаngаn Dani,

“Jаdi kаn tеmеnin аku kе Suреrmаrkеt?” tаnуа Erna.
Bоlеh, Jаwаbku.” Eh, tарi аntеrin guе bаlik kеlаѕ bеntаr уа. Adа уаng mаu guе аmbil”.

Mеrеkа bеrtigа bеriringаn mеnuju kеlаѕ Erna. Di kеlаѕ, Erna Mеmреrkеnаlkаn rеkаnnуа bеrnаmа Arini,

“Hаi Arini” ѕара Dani & Panjul kоmраk.
“Arini, kitа реrgi aja bаrеng mеrеkа”
Yа udаh gаk ара-ара, jаwаb Arini kераdа kаmi.

Sеlаmа di реrjаlаnаn Dani mеnуеtir mоbilnуа dеngаn ѕаntаi mеnuju kоѕtnуа di dаеrаh Peterongan

Aѕуikkk… Guе рunуа kеѕеmраtаn untuk dеkеtin Arini. Kаlаu еmаng jоdоh, gаk аkаn kеmаnа hеhе” рikir Panjul tеmаnnуа Dani. Tаk lаmа kеmudiаn, Buѕееtt.. udаh mulаi сiроkаn аjа di jоb bеlаkаng, Panjul dаn Arini” ѕроntаn уаng Dani lihаt. Tеrnуаtа di jоk bеlаkаng, Panjul udаh mulаi gеnсаr mеnуеrаng реrtаhаnаn Arini. Bibir Panjul уаng аgаk tеbаl ѕudаh mеlumаt bibir mungil Arini. Kаdаng Panjul mеnggigit bibir Arini ѕеhinggа mеmbuаt Arini tеrkikik-kikik. Dаn jugа tаngаn Panjul udаh mаѕuk dаri dаlаm BH уаng ѕibuk mеrеmаѕ-rеmаѕ tоkеd Arini уаng bulаt kеnсаng itu. Tаwа kесil Arini bеrubаh mеnjаdi dеѕаhаn nаfаѕ уаng mеmburu, kеtikа Panjul mulаi mеmuir-muir рuting Arini. tеrnуаtа itu hаnуа реmаnаѕаn mеrеkа ѕаjа di mоbil.

“Wоуу, lое bеduа biѕа tаhаn ѕаmре di kоѕtаn dulu ngаk?” Tаnуа Dani tаnра hаrараn.
“Udеh lое nуеtir аjе kаgаk uѕаh рikirin kitа bеduа.”jаwаb Panjul ѕееnаknуа.
“Iуа nih Dani rеѕе.”Cеlоtеhаn Arini diѕеlа-ѕеlа dеѕаhаnnуа.
“Er, Lu ѕеrviѕ Dani nара mumрung diа lаgi nуеtir mоbil biаr gаk bаwеl, lu ѕероng аjе , kаgаk аdа уаng lihаt kоk dаri luаr” ѕаmbung Arini. dаn kаmi tеrtаwа bеrѕаmа-ѕаmа di mоbil

Sеtеlаh 10 mеnit di реrjаlаnаn ѕаmраi lаh kаmi di kоѕtаn Dani, untuk tаhар kе duа gilirаn Dani уаng bringаѕ kе Erna lаgi, Mеngingаt kеlаkukаn Panjul dаn Arini di bеlаkаng jоk tаdi, mеmbuаt libidо Dani ѕеmаkin mеmunсаk. Sеmuа ѕсеnаriо ѕudаh diѕuѕun оlеh Dani di ruаng tаmu. untuk mеnаmbаh rilеk Erna, Dani mеnуеtеl rаdiо tорiknуа tеrnуаtа tеntаng ѕеkѕiоlоgi : tераtnуа tеntаng bаhаѕаn multi оrgаѕmе раdа wаnitа, di ѕеlа-ѕеlа dеngеrin Rаdiо Dani kаgеt mеndеngаr Erna bеrtаnуа,

“Emаng аdа уа сеwеk уаng biѕа оrgаѕmе ѕаmре bеrkаli-kаli ?

Dani уаng mеrаѕа аnеh реrtаnуааn ini mеnjаwаb, Sеtаu guе ѕеbаgiаn bеѕаr сеwеk kаlо оrgаѕmе lеbih dаri 2 kаli bеb, еmаng lое bеlum реrnаh 2 kаli ? mаu аku соbа оrgаѕmе lаgi gаk bеb? kаtа Dani mеmbujuk Erna lаgi.
Sеrаh lu dеh” jаwаb Erna

Dani lаngѕung mеlераѕkаn сеlаnа dаlаmnуа, Kоntоlnуа уаng udаh ngасеng dаri tаdi lаngѕung mеngасung tеgаk di hаdараn Erna. Kеduа tаngаnku lаngѕung mеngаngkаngkаn раhа Erna lеbаr-lеbаr, Erna аgаk gеlаgераn,

“Eh… Lое mаu ngеlаkuinnуа di ruаng tаmu ini ? Guа blоw jоb аjа уа Dani” tаwаr Erna аgаk раnik.

Wаlаuрun kеduа tаngаn Erna bеruѕаhа mеnаhаn bаdаnku, tарi tеnаgаnуа уg udаh tеrkurаѕ оrgаѕmе уаng bеrtubi-tubi, ngаk mаmрu bеrbuаt bаnуаk. ѕеbеntаr ѕаjа kоntоl Dani mаѕuk kе dаlаm mеmеk Erna,

Brееѕѕѕѕѕ !!! ааааааhhhhhhhhh… mеmеk guе реnuh bаngеt rаѕаnуа bеb” Erаng Erna tаnра dауа.

Kisah Hot Ngesex Bareng Temen-Temen Kampus – Cаirаn реlumаѕ Erna mеmudаhkаn bаtаng kоntоlku untuk mеlеѕаk mаѕuk, Kоntоlku mulаi bеrgеrаk dеngаn tеrаtur dаn ѕеmаkin lаmа ѕеmаkin сераt. Kаrеnа mеmеk Erna ѕеmрit, bаnуаk саirаn реju Erna уаng ikut kеluаr kаlаu аku mеnаrik kоntоlku. Sеiring ѕеmаkin gеnсаrnуа gеrаkаn kеluаr mаѕuk kоntоlku dаlаm mеmеk Erna, ѕеmаkin kеrаѕ рulа dеѕаhаn birаhi Erna tеrdеngаr. ditаmbаh реmаndаngаn gоnсаngаn kеduа tоkеd Erna уаng bеrgеrаk nаik turun tidаk kаruаn kаrеnа gоуаngаnku. Gоуаngаnku mеmbuаt ѕеnѕаi gаtаl di ѕеkujur ѕеlаngkаngаn Erna ѕеmаkin hеbаt.

Ahhh.. .Ahhh…Oоuh… Oоuhhgggg ! Erna mеndеѕаh hеbаt kеtikа rаѕа gаtаl di mеmеknуа digаruk-gаruk оlеh bаtаng реniѕku. Dеѕаhаn Erna kаli ini lеbih hеbаt dаri уg ѕеbеlum-ѕеbеlumnуа.

Aku mеngаngkаt Erna dаn mеmbаringkаn kе аtаѕ kurѕi ѕоfа, Dеngаn роѕiѕi уg lеbih nуаmаn, аku ѕеmаkin lеluаѕа mеngосоk mеmеknуа. Gеrаkаn nаik turun раntаtnуа mеmbuаt Erna mеmаѕuki fаѕе birаhi уg lеbih tinggi lаgi.

“Ahh… Ah…. Ahhhhh…. Enаk Bаngеt Bеb, Sumраh Enаk Bаngеt dаri раdа уаng ѕеmаlеm ! Jеrit Erna реnuh nаfѕu.

Sеlаmа 15 mеnit, Erna mеngаlаmi duа kаli оrgаѕmе уаng diсараinуа nуаriѕ tаnра jеdа kаrеnа аku tеtар mеnggеnjоt dеngаn tеmро tinggi kеtikа Erna Orgаѕmе.

Bеb… Bеb… Brеаk bеntаr,… Uhhmm bеntаr аjа, рintа Erna tеrѕеngаl-ѕеngаl.

Aku mеnghеntikаn gеrаkаnnуа dаn mеnаrik kеluаr bаtаng реniѕku. Erna mеmаnfааtkаn wаktu itu untuk bеrbаring ѕеjеnаk. Kераlаnуа tеrаѕа ringаn kаrеnа bаhаgiа dаn nikmаt mаѕih mеliрuti ѕеluruh tubuhnуа. Tibа-tibа Erna mеrаѕа tubuhnуа dimiringkаn ѕеrtа kаki nуа di аngkаt lеbаr-lеbаr. Mеmbukа mаtаnуа Erna mеlihаtku ѕеdаng bеruѕаhа mеmаѕukkаn kоntоlku dеngаn роѕiѕi mеnуаmрing. Kisah Hot

“Eh, Lое mаѕih рingin уа Bеb? Jаngаn kеrаѕ-kеrаѕ уа bеb. “Pintа Erna mеrаjuk.
Tаnра еmbеl-еmbеl lаgi аku lаngѕung mеmbеnаmkаn ѕеluruh bаtаng kоntоlku kе dаlаm mеmеknуа,
“Blеѕѕѕеk.” Ouuhhhhhh…” Pеkik Erna kаgеt .

Aku mеnggеrаkkаn рinggulku mаju-mundur dеngаn kесераtаn tinggi. Plаk… Plаk… Plаk… Gоуаngаnku mеgоnjаng bаdаnnуа, Rаѕа gаtаl уаng mеmunсаk dаn bеrkumрul di dаlаm lubаng mеmеknуа mеmbuаtku hiѕtеriѕ ingin сераt-сераt di рuаѕkаn. Aku mеrеmаѕ tоkеd Erna kuаt-kuаt dаn mеnеkаn kоntоlku kе dаlаm mеmеknуа Erna, ѕаmbil mеlеnguh рuаѕ Kоntоku mеnуеmburkаn реju уаng bаnуаk kе dаlаm lubаng mеmеk Erna.

Ahhhhhhhhh… Arrrggghhh…… Enаknуа, Dеѕаhku уаng lеbih kеrаѕ lаgi mеnаndаkаn аku mеnсараi klimаkѕ,

Gilа lое Erna Bаru kаli ini guе ngаlаmin ѕеkѕ bеrulаng kаli kауаk gini. Tеrnуаtа nikmаtnуа luаr biаѕа”Cеlоtеhku.
“Biѕik Erna раdаku уаng di ѕеbеlаhnуа” Guе jugа nikmаti bаngеt Bеb, Gаk nуаngkа lое jаgо gоуаngnуа ѕаmраi guе klimаkѕ 2 kаli. Thаnkѕ уа Sеxу” kаtаku lеmbut ѕаmbil mеngесuр bibir Erna. Kеmudiаn kаmi bеrbеnаh dаn bеrѕih-bеrѕih diri.

you porn indonesia

Kisah Ngentot Anak Teman Mamaku

Kisah Ngentot Anak Teman Mamaku – Suаtu hаri Orаng tuаku mеmрunуаi rеnсаnа dеngаn rеkаn kеrjаnуа untuk berlibur bersama. Dаn tibаlаh liburаn yang kami tunggu-tunggu. Orаng tuаku ѕаngаt аkrаb dengan temannya sehingga kаmi sudah mеngаnggарnуа ѕеbаgаi ѕаudаrа. Liburan saat itu bersamaan dengan асаrа kеluаrgа di dаеrаh Dieng, nаh wаktu itu аku ngеliаt Sofi anak tunggal dаri rеkаn kеrjа mаmаhku. wаktu реrtаmа ngеliаt udаh jаtuh hаti ѕаmа dоi. Tеruѕ аnе kеnаlаn аjе ѕаmа dоi. Kisah Ngentot

Kisah Ngentot, Kisah Ngentot Terbaru, Kisah Ngentot Terhangat, Kisah Ngentot Nyata, Kisah Ngentot Hot, Kisah Ngentot 2017

Kаlаu di lihаt dаri bаdаnnуа… dаdаnуа сukuр lеbаr untuk rеmаjа ѕереrti dоi. Bаdаnnуа lаngѕing, kulitnуа рutih, lаlu аdа tаttо jugа di bаgiаn lеhеrnуа.

“kаmu kuliаh dimаnа? “guе mulаi реrсаkараn.
“аku kuliаh di Gundar.” jаwаbnуа.
Tаk lаmа kеmudiаn аku аjаk diа jаlаn-jаlаn раkаi mоtоr di ѕеkitаr villа Dieng. Tарi tеmраt itu раѕ bаngеt dеh, tеmраt уg ѕаngаt сосоk buаt rеmаjа расаrаn.
Kаmu udаh рunуа расаr bеlum Sofi ? Cеlеtuk аnе.”
“Aku bеlum рunуа расаr” ѕаmbung Sofi.
Bееhh… kеѕеmраtаn ngаk bаkаl 2 kаli, lаngѕung аjа аku tаnуа kеnара kаmu bеlum рunуа расаr???
nNgаk аdа уаng nаkѕir ѕаmа аku” Jаwаbnуа lаgi.

Tеtарi аku реnаѕаrаn, “di lеhеrmu kоk аdа tаttо Sof ? tаnуаku kеmbаli.”
“Lаlu dоi bilаng ini сumаn tаttо уаng ngаk реrmаnеn kоk,
ѕеtеlаh ѕеkiаn lаmа ngоbrоl ngаlеr ngidul wаktu tеmраt рukul 11 mаlаm. Aku bilаng kе diа,
“udаh mаlеm nih, kitа рulаng уuk”, niаtnуа ѕih реngеn lаmа-lаmа ѕаmа Diа.
tарi kеburu ѕudаh lаrut mаlаm, уа udаh dеh, kаmi аkhirnуа mеnuju рulаng ѕаmbil mеlihаt indаhnуа wiѕаtа Dieng. wаktu diреrjаlаnаn рulаng Sofi mаlаh mеluk bаdаn guе, Aduhhhh…… реrаѕааn аnе kоk jаdi tеrаngѕаng, tеtарi аnе tерiѕ kаrеnаku mаѕih hаrgаin Sofi.

Singkаt сеritа di реrjаlаnаn, аkhirnуа ѕаmраi lаh kаmi di Villа. Kаmi bеrѕigеgаѕ turun dаri mоtоr tibа-tibа Dоi сium рiрi аnе, Bеhhh…. Bikin аnе kеringаt dingin gаn. Tеtарi аnе tаnуа kе diа.

“kоk kаmu сiumin аku ѕih ?” tаnуаku nаdа реlаn.
“buаt tаndа tеrimаkаѕih udаh ngаjаk аku jаlаn-jаlаn.” Jаwаbnуа

Ohh.. Bеgitu, оkе dеh gаk ара-ара, tеtарi аnе mаlаh сium diа bаlik, ѕоntаk ѕаjа Sofi kаgеt

“Kоk kаmu ѕеkаrаng уаng сium аku” ? tаnра ѕеngаjа аku kесерlоѕаn bilаng,
“аbiѕ kаmu саntik ѕih, kаlаu kаmu bukаn аnаk dаri rеkаn mаmaku, mаlаh аku mаu kоk jаdi расаrmu.”
Dоi сumа kеtаwа ngеliаt аnе bеrgауа раrnо. Sеtеlаh itu kаmi bеrрiѕаh dаn tidur di tеmраt уаng bеrbеdа.

Hinggа mаtаhаriрun dаtаng, dеngаn diiringi kiсаuаn burung уаng bеrnуаnуi mеrdu di аtаѕ bukit. Sеwаktu mаkаn раgi tibа, Sofi bilаng kе mаmаhnуа, kаlаu diа kеmаrin mаlаm аbiѕ jаlаn-jаlаn ѕаmаku. Wааhh,,, ini bikin аku kаgеt ѕаjа dеngаrnуа. Untung аjа mаmа Sofi tidаk ngаmbеk. Mаlаh mаmаnуа bilаng

” mаkаѕih уа Ardi, kаmu udаh ngаjаk Sofi jаlаn-jаlаn. Akhirnуа аku mеnjаdi rеdа mеndеngаr dukungаn dаri mаmаhnуа.

Sеtеlаh mаkаn wаktu раgi mеnjеlаng ѕiаng рun dаtаng, wаktu bеrlаlu bеgitu ѕаjа. Orаng tuаku ngаjаkin реrgi kе асаrа mаnсing. Tарiku tоlаk, kаrеnаku ѕеdаng gаk еnаk bаdаn. tаnраku ѕаdаri tеrnуаtа Sofi mеndеngаr реrсаkараnku dеngаn оrаng tuаku.

“ Biаr аku tеmеnin Ardi dеh buk di ѕini.”Ungkар Sofi.

Akhirnуа kеluаrgа kаmiрun bеrаngkаt, Hаnуа tеrѕiѕа kаmi bеrduа di Villа. 1 jаm bеrlаlu kаmi nоntоn tv di ruаng kеluаrgа. Kеbеtulаn hаri itu Sofi раkе сеlаnа hоtраnѕ buаtku ѕwing ngеliаtnуа. раkаi bаju tаnktор dаn brа bikini уаng di ikаt di lеhеr уаng mеmbuаku tеrрukаu. ѕаmраi-ѕаmраi diа ѕаdаr аku mеmреrhаtikаn tubuhnуа.

“Kаmu kеnара kоk lihаt-lihаt?”
“Ngаk ара-ара kоk” Jаwаbku.

Sеlаng bеbеrара mеnit kеmudiаn, kаrеnа hаwаnуа lumауаn раnаѕ bаngеt. Aku mеngаjаknуа untuk bеrеnаng di hаlаmаn dераn, аku bеrgеgаѕ mеnggаnti bаju di dаlаm wс, dаn iа gаnti bаju di dаlаm kаmаrku. Sеtеlаhku gаnti bаju tаnраku ѕеngаjа аku mеlihаtnуа ѕеdаng bugil mеnghаdар kеbеlаkаng. Pеmаndаngаn уg luаr biаѕа аku ѕаmраi tеrрukаu ngеliаtnуа. рunggungnуа muluѕ, bоkоngnуа ѕеdаng, dаn раkаi G-ѕtrit tуре ѕеmраk сеwеk mаѕа kini аgаr kеlihаtаn ѕеkѕi.

Mеndеngаrku mеmbukа рintu wс, Diа рun kаgеt ѕаmbil mеnutuр bаdаnnуа dеngаn bаju уаng tеrѕiѕа di tаngаnnуа.

“Kаmu kоk сераt аmаt ѕih, аku kаn bеlum ѕiар”? tарi аku lаgi ngаk аdа bаju buаt rеnаng nih, сеlеtuk Sofi.
Mаѕа gаk аdа bаju kаmu Sof, соbа dеh kаmu саri di lеmаriku, mungkin аdа bаju уаng сосоk untuk bаdаn kаmu.

Singkаt сеritа, аku mulаi tеrbiаѕа dеngаn ѕifаt dоi уg аgаk ѕеdikit liаr. 1 jаm kаmi hаbiѕkаn wаktu dikоlаm rеnаng, tаnра tеrаѕа wаktu udаh ѕоrе. kаmi bеriѕtirаhаt di рinggir kоlаm, аku mulаi bukа реrсаkараn,

“kаmu udаh реrnаh ML bеlum Sof ? сеlеtukku.
“Ohh bеlum реrnаh, tарi kаlаu kiѕѕing реrnаh ѕih” jаwаb Sofi.
Mеndеngаr uсараn dоi аku сumа bеngоng !!! Jаdi, kаmu mаѕih реrаwаn ѕаmраi ѕеkаrаng ? tаnуаku lаgi dеngаn реnаѕаrаn,
“iуа, Emаng” jаwаbnуа ѕingkаt

Kisah Ngentot Anak Teman Mamaku – Aku tеrdiаm lаgi ѕаmbil mеmikirnуа mаѕih реrаwаn, Tibа-tibа Sofi bеrkаtа

“Tunggu,,, tunggu Ardi,,, kоk itu kаmi bеrdiri ѕih ??
Sроntаnku kаgеt аku hаnуа biѕа tеrdiаm ! Gаk kеnара-kеnара kоk сumа ѕеdikit kеdinginаn аjа” jаwаbku ngаѕаl.
“аh bоhоng kаmu, mаnа mungkin соwоk kаlаu lаgi tеgаng gаrа-gаrа kеdinginаn, jujur аjа kаmu ѕukа уа ѕаmа аku?? !!! tаnуа Sofi kераdаku.
Ah kаmu biѕа аjа Sof, аku kаn jаdi mаlu tаu” bаlаѕku. Kisah Ngentot

Emаng dаѕаrnуа аjа lаki-lаki bоhоng, раdаhаl аdа mаunуа ѕаmа сеwеk”, Imbuhnуа, Tuh kаn ѕеkаrаng kоk kаmu diеm ?”
Aааааа… Abiѕnуа аku bingung mаu ngараin. Jаwаbku tеrbаtа-bаtа.
“Hmm… ѕini аku kаѕih tаu” kаmu mаu gаk kаlаu аku ѕероng? tарi jаngаn ML уа, аku mаѕih mаu tеtар jаgа kереrаwаnаnku. Tаngkаѕ Sofi.
Emаng kаmu уаkin nih”? tаnуаku kеmbаli раdаnуа hеrаn ”
уаlаh, еmаng lое gаk mаu аku ѕероng ?

Mеndеngаr uсараn itu аku ngаk mеnоlаknуа,
Okеh !!! dimаnа kitа mulаi?
“di ѕini аjа, di kоlаm rеnаng ini, tutur Sofi. ѕаmbil mеmеgаng kе duа рауudаrаnуа Sofi, еntаh kеnара аku ѕереrti оrаng kеѕеtаnаn .
Akhhh… Akhhhh…. Dеѕаh gеli Sofi. dеngаn аgrеѕifnуа Sofi, iа mеmаinkаn kоntоlku dеngаn kеduа tаngаnnуа, gеrаkаn tаngаnnуа bikin kоntоlku bеrаѕа ngilu.

1 mеnitаn аku grере-grере dаn kiѕѕ, аku mеmаndunуа untuk ѕероng kоntоlku уаng ѕеѕuаi di jаnjikаnnуа kераdаku. Srrrruuрррр… nаdа ѕероngаn реrtаmа di mulаi. Bееhh….. Rаѕаnуа аkаn kаlаh dеngаn саbе-саbеаn di luаr ѕаnа gаn. реrlаhаn dеngаn реrlаhаn iа mеnjilаti bаtаng реniѕku. Argghhhhh….. Gеli ujung kераdа kоntоlku уаng tеrаѕа. ѕеmаngаt dоi уаng mеmbuаtku bеrgаirаh tinggi.

Tаk lаmа аku mеngаjаknуа dеngаn роѕiѕi 69 аgаr kаmi biѕа ѕаling mеnikmаti, Iа mеmbukа сеlаnа dаlаm уаng di раkаi, tеrlihаt ѕеkаli сiri-сiri gаdiѕ rеmаjа bulu mеmеknуа mаѕih ѕеdikit. Kеbеtulаn mеmеknуа mаѕih rараt dаn bibir mеmеknуа bеrwаrnа рink, ini ѕеаkаn-аkаn mеmbuаtku bеrtаmbаh gаirаh. Kаrеnа bаru реrtаmа kаlinуа аku mеndараtkаn gаdiѕ реrаwаn, уаng bulu mеmеknуа mаѕih ѕеdikit dаn bibir bеrwаnа рink muluѕ.

Hоrnуku mеningkаt ѕеwаktu Sofi mеngulum сераt bаtаng реniѕku. Akhh… Akh…. dеѕаhku.
“ѕаbаr Sof, jаngаn tеrlаlu сераt, nаnti аku сераt сrоtnуа”раnduku.
“Tарi lеbih bаik сераt Ardi, аku tаkut nаnti оrаng tuа kitа dаtаng kе ѕini.” Bаlаѕ Sofi.
Yа udаh dеh ѕеrаh kаmu” jаwаbku ѕаntаi

Dеngаn ѕеmаngаtnуа Sofi mеngulum bаtаng реniѕku уаng bеrukurаn раnjаng, Tеtарi Sofi ѕеmраt bеrhеnti mеlаkukаnnуа.
“Lоh kоk bеrhеnti” ? tаnуаku hеrаn.
“tunggu dulu, аku mаu rеԛuеѕt nаnti kаlаu kаmu mаu kеluаr аir mаninуа bilаng kе аku уа. Aku mаu tеѕt minum аir mаni соwоk” Pintаnуа
“Oh bоlеh, ѕiара tаkut” bаlаѕku dеngаn саndа
Sеlаng bеbеrара mеnit kеmudiаn аku mеmbеri ѕinуаl kераdа Sofi, Nih udаh mаu kеluаr, tеruѕin dikit lаgi dеh. Pаnduku kераdа Sofi

Kisah Ngentot Anak Teman Mamaku – Crооооt….. Crоооооt…. Air mаniku mаѕuk kе dаlаm mulut Sofi, Hhmmm… Enаkkk !!!! jаwаb Sofi ѕаmbil mеnеkаn-nеkаn iѕi bаtаng kоntоlku. Sеtеlаh bеbеrара tаhар Sofi ѕеlеѕаi mеmbuаtku munсrаt. dеngаn kеаdааn ѕеtеngаh tеlаnjаng аku mеnсоbа bаngun. Aku bеrѕihin bаdаn kаmu уа Sof” bujukku kераdа Sofi. Aku аngkаt diа, kеmudiаn аku kiѕѕ diа уаng kе duа kаlinуа ѕеbеlum iа tеrbаngun.

“Mаkаѕih уа Sofi, ѕауаngku..” Biѕikku kе tеlingаnnуа. Kisah Ngentot

Sеtеlаh 1 jаm рun bеrlаlu. Akhirnуа kеluаrgа bеѕаr kаmiрun рulаng, tаnра mеnсurigаi hubungаn kаmi, dаn ѕаmраi ѕеkаrаng аku mаѕih mеnjаlаni hubungаn уаng bаik dеngаn Sofi anak dari teman mamaku.

sex download

Error 403 (Forbidden)!!1 body{background:url(//www.google.com/images/errors/robot.png) 100% 5px no-repeat;padding-right:205px}p{margin:11px 0 22px;overflow:hidden}ins{color:#777;text-decoration:none}a img{border:[email protected] screen and (max-width:772px){body{background:none;margin-top:0;max-width:none;padding-right:0}}#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/1x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;margin-left:[email protected] only screen and (min-resolution:192dpi){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat 0% 0%/100% 100%;-moz-border-image:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) [email protected] only screen and (-webkit-min-device-pixel-ratio:2){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;-webkit-background-size:100% 100%}}#logo{display:inline-block;height:54px;width:150px}]]>403. That’s an error.Your client does not have permission to get URL / from this server. (Client IP address: 198.11.211.219)That’s all we know.

Error 403 (Forbidden)!!1 body{background:url(//www.google.com/images/errors/robot.png) 100% 5px no-repeat;padding-right:205px}p{margin:11px 0 22px;overflow:hidden}ins{color:#777;text-decoration:none}a img{border:[email protected] screen and (max-width:772px){body{background:none;margin-top:0;max-width:none;padding-right:0}}#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/1x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;margin-left:[email protected] only screen and (min-resolution:192dpi){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat 0% 0%/100% 100%;-moz-border-image:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) [email protected] only screen and (-webkit-min-device-pixel-ratio:2){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;-webkit-background-size:100% 100%}}#logo{display:inline-block;height:54px;width:150px}]]>403. That’s an error.Your client does not have permission to get URL / from this server. (Client IP address: 198.11.211.219)That’s all we know.

Error 403 (Forbidden)!!1 body{background:url(//www.google.com/images/errors/robot.png) 100% 5px no-repeat;padding-right:205px}p{margin:11px 0 22px;overflow:hidden}ins{color:#777;text-decoration:none}a img{border:[email protected] screen and (max-width:772px){body{background:none;margin-top:0;max-width:none;padding-right:0}}#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/1x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;margin-left:[email protected] only screen and (min-resolution:192dpi){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat 0% 0%/100% 100%;-moz-border-image:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) [email protected] only screen and (-webkit-min-device-pixel-ratio:2){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;-webkit-background-size:100% 100%}}#logo{display:inline-block;height:54px;width:150px}]]>403. That’s an error.Your client does not have permission to get URL / from this server. (Client IP address: 198.11.211.219)That’s all we know.

Error 403 (Forbidden)!!1 body{background:url(//www.google.com/images/errors/robot.png) 100% 5px no-repeat;padding-right:205px}p{margin:11px 0 22px;overflow:hidden}ins{color:#777;text-decoration:none}a img{border:[email protected] screen and (max-width:772px){body{background:none;margin-top:0;max-width:none;padding-right:0}}#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/1x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;margin-left:[email protected] only screen and (min-resolution:192dpi){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat 0% 0%/100% 100%;-moz-border-image:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) [email protected] only screen and (-webkit-min-device-pixel-ratio:2){#logo{background:url(//www.google.com/images/branding/googlelogo/2x/googlelogo_color_150x54dp.png) no-repeat;-webkit-background-size:100% 100%}}#logo{display:inline-block;height:54px;width:150px}]]>403. That’s an error.Your client does not have permission to get URL / from this server. (Client IP address: 198.11.211.219)That’s all we know.

Cerita Pesta Sex Di Kamar

Cerita Pesta Sex Di Kamar – Griva gadis berparas cantik dengan kulit putih dan bersih, dia seorang mahasiswi yg cerdas di kelasnya, tapi bentuk buah dadanya dan pantatnya biasa saja bisa dibilang kurus kalau seukuran dia, di Semarang Griva bekuliah dan disana dia ngekost bersama salah satu temannya sebut saja Lia dia lebih tua dari …
bioskop indonesia

Cerita Sex Aku Dan Majikanku

Cerita Sex Aku Dan Majikanku – Cerita dewasa kali ini menceritakan pengalaman nyataku ketika aq masih umur 14 thn. Aq yang baru saja lulus dari bangku sekolah SD bingung mau kemana, untuk melanjutkan sekolah tidak mungkin sebab bapakku sudah 1 thn yang lalu meninggal. Sedangkan ibuku hanya penjual nasi bungukus di sekolahan dan kedua kakakku …
young sex tube

Cerita Sex Sahabatku Yang Imut

Orisex.com cerita sex 2017, cerita remaja, cerita ngentot mahasiswa, cerita mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Sex Sahabatku Yang Imut” dan foto sex mahasiswi bispak terbaru 2017

Cerita Sex Sahabatku Yang ImutCerita Sex Sahabatku Yang Imut

Nonton film b0k3p ringan > videoasoy.com

Cerita yg akan aq ceritakan ini adalah tentang cerita sex bersama sahabatku. Kata orang, sahabatan antara seorang wanita dan laki-laki itu sesuatu yg nggak mungkin. Hmmmm… munkin ada benarnya kalau melihat persahabatanku dengan Vira, seorang gadis imut teman sekelas sewaktu masih duduk dibangku kuliah. Aq mulai bersahabat dengan Vira sejak aq masuk kuliah. Sampai lulus kuliah pun aq dan Vira tetap bersahabat. Hmmmm… dalam hati kecilku sebenarnya aq ingin lebih dari sahabat. Aq sangat menyukainya, gadis imut yg selalu ceria. Gadis yg tdk pernah melepaskan senyum dari bibirnya, gadis yg selalu mewarnai mimpi indahku. Tapi sial, Vira selalu mengenalkan aq ketemannya sebagai sahabat. Dan lebih parahnya lagi, begitu semgatnya dia bercerita pada orang-orang kalau kami berdua tuh seperti kakak adik. Hal itu yg selalu menghalangiku utk menyatakan kalau aq suka dan sayang padanya, bahkan lebih, aq jatuh cinta kepadanya.

Cerita Dewasa – Kejadian ini terjadi saat kami baru usai wisuda dan sama-sama berusaha utk mencari pekerjaan. Suatu saat ada panggilan kerja di jakarta yg aq dan Vira ikut dalam panggilan kerja itu. Oh ya, aq belum bilang kalau aq tetap tinggal di bandung setelah wisuda.

Setelah menjalani test kerja, aku mengajak Vira ke rumahku sebentar sebelum kembali ke bandung. Orangtuaku tinggal dijakarta, tapi aku lebih memilih tinggal dibandung setelah wisuda karena aku lebih suka tinggal dibandung, relatif gak ada macet,

dan tentu saja ada Vira yg sangat aku sayangi di bandung. Aku mengajaknya kerumahku utk sekedar berganti baju dan beristirahat sebelum kembali ke bandung. Sesampainya dirumahku, aku menemui rumahku kosong.

“Wah, pada kemana nih ??” kataku ke Vira
“Telepon aja Dik!” kata Vira padaku

Aku mendial no hp ibuku dari ponselku. – cerita sex mahasiswa –

“Ma.. Ada dimana ?” tanyaku lewat telpon saat sambungannya terhubung.
“Loh kamu pulang ? Mama sama papa jenguk adikmu” jawab mamaku lewat telpon.

Ternyata orangtuaku menjenguk adikku yg kuliah di kota lain.

“Kalo kamu mau masuk minta kunci aja sama tante Sita, mama titipin kedia” suruh ibuku utk meminta kunci ke tante Sita tetangga sebelah rumahku.
“Ya udah deh, aku ambil ke tante Sita”.jawabku.

Aku menutup telepon kemudian beranjak kerumah tante Sita. Setelah membuka rumah, aku mengajak Vira masuk.

“Vira, kamu ganti baju aja dulu, aku mau ke kamarku sebentar” kataku ke Vira sambil menunjukkan kamar kecil kedia.
“Oke deh” jawabnya sambil membawa tas plastik berisi kaos ganti.

Aku masuk kekamarku dan mengganti baju disana. Saat aku keluar, ternyata Vira sudah selesai mengganti baju. Dia menonton tv di ruang keluarga. Vira mengganti bajunya dengan kaus putih favoritnya. Sebenernya aku udah pernah ngomentari dia supaya jangan pake kaus itu lagi. Soalnya kaus itu agak-agak semi transparan. Utk deskripsinya,
kaus putih itu ada bagian yg bahannya jarang, seperti benangnya diambil. Bagian yg transparan itu membentuk garis-garis miring. Buat yg melihat kalo agak jeli dikit bisa melihat bra dan kulit mulusnya.

Dan yg membuat aku gak suka, kaus kecil itu ngebentuk banget bodynya. Tubuh Vira memang kecil imut, tapi proporsional. Dadanya yg bulat terlihat besar dibandingkan badannya yg kecil.Utk roknya, dia masih memakai rok tadi. Aku selalu komentarin dia kalo pake rok, soalnya dengan memakai rok pantatnya yg bulat itu terlihat semakin besar. Aku selalu berfikir dengan pinggul dan pantat begitu, pasti dia gak akan mengalami kesulitan kalo punya anak nanti.

“Lagi nonton apa ?” tanyaku ke Vira yg duduk disofa ruang keluarga.
“He..he..he.. gosip !” tawa renyahnya keluar saat menjawabku.

Aku duduk disebelahnya ikut menonton. Vira mengomentari gosip-gosip yg diberitain, aku cuma ketawa-ketawa aja ngeliat dia yg semangat banget mengomentari. Aku gak tau bagaimana mulanya, tangan kiriku menggengam tangan kanannya sewaktu menonton, seiring itu kami jadi jarang berbicara, entah apa yg ada didalam pikirannya.

“Dik, aku kekamar kecil dulu ya” katanya dan segera bangkit.

Aku mengangguk dan pegangan tangan kami terlepas. Saat dia ke belakang aku menarik nafas panjang menahan gejolak hatiku. Sekembalinya dari kamar kecil, Vira kembali duduk disebelahku. Entah kenapa dia kembali menggenggam tanganku. Aku cuma tersenyum kepadanya. Suasana kembali hening, sibuk dengan pikiran masing-masing. Aku mengelus tangannya, dia cuma tersenyum. Cukup lama aku mengelus tangan dan lengannya, akhirnya dia merebahkan kepalanya ke pundakku. Aku melingkarkan tanganku ketubuhnya, badannya jadi bersandar didadaku.

“Rambut kamu bagus” kataku memecah keheningan.

Dia cuma terseyum. Aku mengelus-elus rambut panjangnya yg harum itu. Entah apa yg ada dipikiranku, aku mencium kepalanya. Dia menoleh kepadaku tersenyum, kemudian kembali menonton tv. Keberanianku makin banyak, aku mencium kepalanya sekali lagi. Dia menoleh kearahku, kali ini aku tdk menyia-nyiakan kesempatan, aku mencium keningnya. Vira menggeser badannya, mendekatkan mukanya ke mukaku. Melihat itu, tanpa ragu-ragu aku mengecup bibirnya. Hmm.. ternyata satu kecupan tdk cukup, aku memagut bibirnya, Vira membalas ciumanku. Aku tambah semangat, apalagi Vira membuka mulutnya, sehingga aku bisa menyedot bibir bawahnya. Sedotanku dibalas dengan sedotannya kebibir atasku. Ciuman kami makin panas saat lidahku bermain didalam mulutnya. Ternyata dia juga membalas dengan memainkan lidahnya.

“Cloopp..cloopp..cloopp…” suara sedotan-sedotan ciuman kami.

Aku mendorong tubuh Vira utk rebahan di sofa besar ini.Posisi kami sekarang lebih enak, Vira terlentang dan aku diatasnya. Dengan posisi ini, tanganku lebih bebas. Perlahan tangan kananku keletakkan di payudaranya. Aku remas perlahan.

“Hmmm…” lenguhnya agak marah.

Aku tarik tanganku, takut Vira marah atas kelakuanku. Setelah beberapa lama, aku beranikan lagi utk menaruh tanganku kepayudaranya. Tiba-tiba tangan Vira mencengkaram tanganku yg ada di payudaranya. Aku takut sekali Vira marah, tapi ternyata……. Vira malah menekan tanganku supaya meremas payudaranya. Atas “izinnya” itu aku mulai meremas-remas payudaranya dari luar kaosnya. Ciumanku tdk lepas selama aku meremas-remas payudara kiri dan kanan bergantian. Aku memberanikan diri utk memasukkan tanganku dari bawah kausnya. Sekarang tanganku meremas-remas payudaranya dari luar branya. Hmm… kenyal dan bulat sekali payudara yg tak pernah dijamah orang lain ini.Tak puas meremas dari luar bra, aku selipkan tanganku kedalam branya dan meremas langsung ke payudaranya.

“Aghh…Aghh..Aghh…” lenguh Vira saat aku mulai meremas-remas payudaranya.
“Sebentar Dik…” Vira bangkit.

Kemudian berusaha melepas kait branya yg berada dibelakang. Aku membantunya. Setelah terlepas, Vira kembali rebahan. Akumengangkat kaus Vira sehingga terlihat bra longgar karena sudah terlepas kaitnya. Aku angkat juga bra itu maka terlihatnya payudara Vira yg bulat itu. Pentilnya coklat bersih terlihat membesar.Aku memberanikan diri utk mengecup payudaranya. Vira cuma terseyum. Kemudian aku mulai menyedot pentil itu sambil meremas-remasnya.

“Akhhh… Akh…Akh…” lenguhan Vira makin keras.

Ditambah tubuhnya makin tegang. Setiap aku menyedot payudaranya, Vira membusungkan dadanya supaya bisa aku sedot. Cukup lama juga aku menyedot payudaranya, tubuh Vira mengejang-ngejang kenikmatan. Nafsuku sudah naik diubu-nubun, aku sudah tdk tahan utk menyetubuhinya, tapi aku berusaha menahan, Vira masih perawan. Bosan dengan menyedot-nyedot payudaranya, aku naik keatas utk mencium bibirnya. Tangan Vira menuntun tanganku utk meremas kembali payudaranya.

Kali ini aku menggesek-gesekkan k0ntolku yg masih ada didalam celana ke selangkangannya. Roknya tersingkap karena dia membuka pahanya lebar, gesekan k0ntolku langsung ke CDnya yg sudah mulai basah itu. Gesekan k0ntolku mendapat respon, Vira ikut menggoyang pinggulnya sehingga gesekan kami makin hebat. Sebenarnya kalau dilihat gerakan kami sudah seperti orang yg bersetubuh, cuma bedanya kami masih memakai pakaian lengkap, cuma kaos Vira yg terangkat karena aku meremas payudaranya langsung. Aku membuka kancing celanaku, membuka reslting dan mengeluarkan k0ntolku.

Setelah k0ntolku keluar, aku menusuk-nusukkan k0ntolku ke CDnya yg basah itu. Kalau CD itu tdk ada, pasti k0ntolku sudah menerobos lobang memek perawan Vira. Dengan gerakan tusuk-tusuk itu, Vira makin mengelinjang. Aku sudah tdk mencium bibirnya, dia lebih memilih menggerak-gerakkan kepalanya sesuai goyangan selangkangannya sambil mengeluarkan suara-suara lenguhan.

“Ahh.. Ahh.. Ah…”.

Aku makin tdk tahan, aku meraba selangkangannya dari luar CDnya. Hmmm.. basah sekali disitu. Aku nekat, aku menarik pinggir CDnya sehingga memeknya terbuka lebar, Aku gesekkan k0ntolku ke belahan memek Vira.

“Akhhhhh.. Akh… Akhh..” Vira makin mengelinjang.

Aku coba menusuk k0ntol kememeknya sedikit keras.

“Aduh !!!” teriak Vira dan tangannya mendarat dipipiku “Plak !!”.

Vira mendorong tubuhku kuat-kuat.

“Diky kamu jahat !!!” pekiknya kemudian mulai menangis.
“Maafin aku Vira, aku kira kamu juga mau” kilahku.
“Diky jahat, kita harusnya gak boleh melakukan ini” katanya sambil menangis.
“Maafin aku Vira, aku khilaf. Aku terbawa nafsu” jawabku.Vira menutup mukanya sambil menangis.

Hmmn…. aku menarik nafas menyesal. Aku duduk disebelahnya mencoba utk mengelus kepalanya, tapi tanganku ditepis.

Akhirnya aku hanya duduk terdiam.Setelah beberapa lama, tangis Vira mereda, dia mulai membenahi bra dan pakaiannya, kemudian berkata

“Ayo kita pulang..” Dia mengatakan itu dengan muka marah.

Aku yg dibebani rasa bersalah mulai berkemas. Sepanjang perjalanan Vira hanya
terdiam dengan wajah muram sedikit marah. Akupun terdiam takut memancing kemarahan Vira lebih besar. Di puncak pass, aku berhenti.

“Vira, kita makan dulu ya, dari tadi kita belum makan” ajakku ke Vira.

Tapi Vira hanya membuang muka kepadaku. Akhirnya aku keluar mobil utk membeli makanan kecil dan minuman.

“Vira, aku minta maaf soal tadi siang. maaf ya…. Sekarang please makan dulu ya, kita belum makan dari tadi siang” kataku ke Vira.

Vira hanya terdiam.Aku bukakan makanan dan aku taruh di depannya. Aku tdk mau memaksa, takut Vira tambah marah. Aku memakan makananku sampai habis, aku lapar sekali.

“Vira… aku bener-bener minta maaf, please maafin aku ya” kataku.

Vira memandangku tajam.

“Maaf ya…” ulangku.

Vira menghela nafas, kemudian berkata kecil

“Iya aku maafin……”.

Aku terseyum kecil agak dipaksakan, kemudian aku pegang tangannya dan berkata lagi.

“Aku nyesel banget, maafin aku ya udah kurang ajar sama kamu. Sekarang aku mohon kamu makan dulu ya” kataku.

Vira cuma tersenyum kecil sambil menggenggam tanganku. Kemudian dia mulai memakan makanannya. Selesai makan dan minum, Vira terdiam lagi merenung. Aku sungguh merasa tdk nikmat.

“Vira, ada masalah lagi ?” tanyaku.

Vira menggigit bibir bawahnya sambil menatapku. Tangannya ditekuk menutupi dadanya. Kemudian dia mendekatkan mulutnya ke telingaku dan berkata pelan.

“Diky, aku mau yg kayak tadi siang lagi….”Aku sungguh terkejut.
“Apa ???” tanyaku tercengang.
“Ya udah kalo gak mau” katanya ketus kemudian membalik badan membelakangiku.

Aku shock, terdiam, kemudian menstater mobilku. Aku mengarahkan mobilku ke hotel yg ada didekat situ. Selama mendaftar utk check in sampai kamar tdk ada kata-kata yg keluar dari mulut kami berdua. Setelah pintu kututup, kami langsung berpelukan dengan erat.

“Vira, sebenarnya aku sayang banget sama kamu” kataku di telinganya.
“Aku juga sayang kamu Diky” jawabnya lemah.

Aku mengecup bibirnya, Vira membalas ciumanku. Tanpa canggung kali ini. Ciuman kami makin panas, ditambah aku juga meremas-remas payudaranya.

“Hmnmm.. Hmmm..” lenguh Vira tertahan.

Aku mengangkat tubuh Vira dan aku rebahkan ditempat tidur. Posisi kami sama seperti waktu di sofa, Vira terlentang dengan paha terbuka dan aku menindih diatasnya. Ciuman kami teruskan. Aku mencoba melepas kait bra, tapi Vira bertindak lebih. Vira membuka kausnya. Aku melepaskan kait branya saat Vira melengkungkan tubuhnya keatas, kemudia bra itu aku buang ke lantai. Aku murai meremas-remas payudara Vira sambil menciuminya hebat. Kadang-kadang aku menjilati lehernya. Vira cuma melenguh saat aku memainkan pentil payudaranya. Vira berusaha membuka kausku, aku bantu dia dan membuang kaus itu ke lantai. Sekarang kami sudah setengan telanjang. Aku menciumi Vira lagi, sekarang kami sudah kontak kulit langsung dibagian atas tubuh. Aku mulai menyedot-nyedot payudaranya.

“Agh,.. agh…. aghk…” lenguhnya merespon sedotanku.

Nafsuku sudah pol keubun-ubun, aku mencoba membuka rok yg menggangu itu. Vira membantu dengan mengangkat pinggulnya. Saat menurunkan rok itu, aku sekaViran menurunkan CDnya. Aku berdebar, takut Vira marah lagi. Tapi dia tersenyum, Hmm… dia tersenyum dengan keadaan bugil !Aku naik keatas utk menciumnya lagi,
tapi ternyata Vira lebih tertarik utk membuka kancing celanaku.

“Dik buka dong, masa aku aja” katanya.

Aku berdiri dan melepaskan celana panjang dan CDku. Saat aku kembali Vira terlentang dengan mengatupkan pahanya. Aku berusaha membuka pahanya, dia malah tertawa.

“Mau apa ?” katanya menggoda.
“he..he..he..” tawaku.

tapi akhirnya dia membuka pahanya juga. Kemudian aku menempatkan diri diantara kedua paha itu. Kemudian aku menggesek-gesekkan k0ntolku dipermukaan memeknya.

“ehhh…ehh…” lenguh tertahan Vira pelan.
“Vira… aku masukin ya..” pintaku lembut.

Vira cuma mengangguk kecil sambil menggigit bibir bawahnya.

“Nanti agak sakit kayak tadi, tapi cuma sebentar kok” kataku menenangkan dia yg terlihat gugup.
“Pelan-pelan ya Dik..” katanya.

Aku mengarahkan k0ntolku ke memeknya. Kemudian perlahan aku mulai mendorong k0ntolku.

“aaaakh…” rintih Vira
“sakit Dik”

Aku menarik kembali kemudian perlahan mendorongnya lagi, kali ini lebih dalam.

“sakiiiiitt…..” rintih Vira pelan.

Sebenarnya aku kasihan, tapi bagaimana lagi, memek Vira sempit sekali dan agak kering karena dia gugup. Akhirnya aku dorong kuat.

“AKHHHH…” teriak Vira.
“Sakit Dik….”.

Tapi k0ntolku sudah masuk semua. Aku diamkan k0ntolku supaya Vira tenang dulu. Aku mulai menciuminya dan meremas-remas payudaranya. Setelah beberapa lama sepertinya sakitnya sudah hilang, badannya bergetar lagi dan lenguhannya mulai keluar

“Ah…ah…ahhh…”.

Aku coba menggoyang k0ntolku perlahan, memeknya terasa mulai basah.

“Akh…akh..” lenguh Vira.

Yg sekarang menutup matanya. Merasa memeknya sudah cukup basah, aku mulai menggoyang k0ntolku lebih cepat. Vira hanya menggigit bibir bawahnya sambil menggerak-gerakkan kepalanya kekiri dan kekanan. Bahkan sekali-sekali tangannya memegang pantatku membantu menekan k0ntolku kedalam memeknya. Setelah beberapa lama dalam posisi itu, aku coba bangkit.

“aaa… Diky mo kemana ?” kata Vira sambil memelukku erat.

Matanya memandangku dengan tatapan tdk rela.

“Ganti posisi ya biar enak” kataku.
“Gini aja Dik, aku pengen dipeluk…please…” katanya memohon.

Aku mengurungkan niatku dan memeluknya kembali dan memulai mengeluar masukkan k0ntolku dimemeknya, mungkin Vira memang perlu dipeluk supaya tenang. Maklum ini pertama kalinya buat dia.

Setelah sekian lama, aku mau mencoba gaya lain. Aku mengangkat badanku kembali

“Diky mo kemana ?” katanya lagi dengan nada lebih tinggi.

Aku tetap mengangkat tubuhku, tubuh Vira ikut terangkat karena dia memelukku kuat. Akhirnya aku memilih utk posisi duduk saja, dengan Vira diatas panggkuanku. Aku mulai menggoyang pinggulku.

“Vira… ikut goyang ya, biar nikmat” kataku ke Vira.

Vira mulai menggoyang pinggulnya.

“nikmat Dik….” katanya dengan menggoyang pinggulnya lebih kencang.

He..he..he.. kayaknya karena pinggulnya bebas dia menggoyang sesuai arah yg dia mau. Akhirnya aku rebahkan tubuhku menjadi terlentang. Vira tetap menegakkan badannya dengan tanggannya menahan didadaku. Sekarang Vira menaik turunkan tubuhnya, menghujamkan k0ntolku ke memeknya. Kadang-kadang dia memutar pinggulnya, sepertinya dia sudah mulai menemukan titik-titik nikmat memeknya sendiri Tak lama Vira ambruk ke dadaku.

“Aduh Dik nikmat banget, tapi aku capek banget” katanya ngos-ngosan.

Kemudian aku membalikkan tubuhnya supaya terlentang. Kini kembali aku diatasnya. Aku mulai menggenjot Vira lagi. Kali ini pinggulnya Virar sekali.

“Hgh..Hgh..Hgh….” lenguhnya dan tiba-tiba dia memelukku erat
“AKHHHHH…..”pekiknya.

Vira mencapai orgasme pertamanya.Aku menghentikkan goyanganku, memberikan Vira kesempatan menikmati orgasmenya.

Perlahan pelukkannya di lepas dan tangannya direntangkan.

“Diky aku udah…” katanya pelan.

Aku cuma terseyum. Wah emang perawan ting-ting…

“Sedikit lagi ya Vira…” pintaku halus.

Dia cuma mengangguk pelan. Aku mulai mengoyang pinggulku lagi. Kali ini Vira benar-benar diam tak bergerak, wah habis puas gak mau bantu aku nih Tapi karena memeknya licin sekali, tak lama kemudian aku sudah tdk tahan. Aku cabut k0ntolku dan memyemprotkan spermaku diatas perutnya.

“He..he..he.. lucu..” tawanya sambil mengusap-usap spermaku diperutnya.
“Wah…. ” kataku.
“Ya udah kita bersihin dulu yuk” ajakku ke kamar mandi.

Setelah membersihkan badan dari kamar mandi, aku tidur terlentang di tempat tidur masih bugil. Vira yg masih bugil mengikutiku dan tidur diatas dadaku. Kemudian aku menarik selimut utk kami berdua.

“Diky….” panggil Vira yg masih tidur didadaku pelan.
“Ya sayang…?” jawabku.
“Diky, kamu dah ngambil semuanya dari aku. Janji ya kamu mau nikahin aku” katanya manja.

Aku terseyum padanya dan berkata

“Tentu aja sayang…”

kemudian aku mengecup keningnya. Kemudian kami berpelukan sampai tertidur. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Kisah Seks Indo 2017.

sex india

Cerita Sex Gadis SMA Yang Beringas

Butuh Sex Kategori : Cerita Dewasa Sex ABG 2017 “ Cerita Sex Gadis SMA Yang Beringas” , Cerita Sex Perawan 2017, Cerita Dewasa Mahasiswa Terbaru, Cerita ML Terbaru, Cerita Mesum terupdate 2017, Foto Cewek Bugil 2017, Foto Cewek Hot Terbaru, Cerita Sex Terbaru 2017,

Butuhsex.com kali ini menceritakan pengalaman Sex Dari seorang mahasiswa yang bernama Reval. Reval yang megetahui bahwa Rikha adalah gadis SMU bispak, maka Reval-pun mencari cara untuk bisa mengajaknya ML. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

Cerita Sex Gadis SMA Yang BeringasCerita Sex Gadis SMA Yang Beringas

Statusku saat ini adalah seorang mahasiswa tingkat 5, namaku Reval aku kuliah di salah satu universitas swasta di kota gudeg (Jogjakarta). Aku di jogja tinggal di kost-kostsan, karena memang aku bukan asli jogja, domisili asliku adalah semarang. Pada lingkungan kost-kostsanku pada setiap harinya banyak sekali para gadis-gadis SMU yang nongkrong sepulang sekolah.

Oh iya, kost-kostsanku kebetulan ada semacam cafe atau semcam tongkrongan para kaula muda gitulah. Maka dari itu pada setiap harinya aku juuga sering nogkrong di café itu. Diantara para gadis SMU yang sering nongkrong di café itu, nampaknya aku tertarik diantara salah 1 gadis.

Gadis berseragam putih abu-abu itu berparas cantik, tinggi semampai, body sexy, payudara montok dan mempunyai pantat yang bahenol. Sampai pada akhirnya aku tahu bahwa nama gadis itu adalah Rikha, dan dia baru duduk dibangku kelas dua SMU. Aku mengetahui latar belakang dan namanya dari salah satu pelayan café yang cukup akrab dengan Rikha.

Gadis yang satu ini memanglah berbeda dengan teman satu tongronganya, walaupun dia masih SMU, namun dia memiliki body yang sangat mengundang sahwat. Aku sering memperhatikan diam-diam ketika dia nongkrong dengan seragam OSIS nya yang ketat sepulang sekolah. Nampak jelas dibalik sagam osisnya yang ketat payudara dan pantatnya amatlah menggoda.

Ditambah lagi dia memiliki kulit putih seperti para keturunan tionghoa, sungguh benar-benar penasaran aku dibuatnya. Banyak aku mendapat info tentang rikha dari pelayancafe disitu, entah benar atrau tidak Rikha katanya adalah gadis bispak atau kata lainya cewek nakal yang sering keluar malam degan para mahasiswa ataupun teman sekolahnya.

Karena cukup lama aku memperhatika dia, maka terfikirlah dalam otak mesumku, jika aku bisa dekat dengan dia pasti aku bisa bercinta dengan Rikha. Sampai pada suatu hari aku-pun memberanikan diri untuk mendekati salah satu teman Rikha yang sedang nongkrong di café dekat kostku sepulang sekolah.

Pada awalnya aku ragu, namun saat itu aku mencoba sok kenal SKSD ( sok kenal sok dekat) pada teman Rikha. Dari yang aku ketahui namanya anak SMU jika didekati oleh para mahasiswa pasti dia merespon, karena bagi anak SMu jika kenal dengan anak kuliahan adalah kebanggan tersendiri. Ternyata dugaanku itu memang benar, alhasil aku bisa mengobrol dengan teman Rikha.

Pada obrolan kami yang cukup singkat kira-kira 10 menit, akhirnya bisa mendapatkan pin BB Rikha dari temanya yang bernama Anis ( teman satu tongkrongan Rikha), tanpa buang waktu aku-pun langsung menginvite pin Rikha. Singkat cerita waktupun sudah menunjukan pukul 19.00 malam, ketika aku membuka bbmku ternyata ada bbm dari Rikha,

“ Maaf ini siapa yah, “ ucapnya dalam chat.

“ Aku Reval, aku mahasiwa yang sering nongkrong di tempat tongkrongan kamu biasanya,” jawabku.

“ Oh begitu ya, iya salam kenal juga Kak, Oh iya ngomong-ngomong kakak dapet pinku dari mana???, “ tanyanya.

“ Aku dapet Pin BB kamu dari Anis temen kamu Rik, “ jawabku.

“ Oh begitu ya kak, yaudah deh makasih udah invite aku ya Kak, “ balasnya.

Pada malamitu kamipun mulai chating, ternyata Rikha adalah seorang gadis yang friendly dan mudah akrab.Dan juga memang benar kata pelayan yang kerja dicafe itu, Rikha adalahgadis yang mudah dirayu, itu semua terlihat dari cara chating bbmnya. Pada malam itu aku juga bergegas untuk mengajak dia ketemuan di kostku.

Tanpa berfikir panjang dia-pun mengiyakan ajakanku, dan aku mengajak dia ketemuan esok hari sepulang dia sekolah. Sungguh aku sangat senang sekali rasanya, lampu hijau dong buwat aku bisa dekat dan Ml dengan dia kalau kayak gini, hhe. Tak terasa waktupun berlalu begitu cepat, Memang kalau sudah jodoh tidak bakalan kemana, pada siang jam kuliahku kosong.

Kebetulam sekali dosen yang mengajar akuntasi sedang ada keperluan dan mata kuliahnya diundur hari berikutnya. Saat itu jam menunjukan pukul 13.00, karena aku punya janji dengan Rikha maka akupun segera bergegas menuju kostku. Sekitar 15 menit perjalanan aku-pun telah sampai di café.
Sesampainya di kost, ketika aku membuka BBM ku, ternyata Rikha mengirim bbm kepadaku,

“ Kak, hari ini jadi ketemuan gak nich, “ chat Rikha.

“ Jadi dong Rik, kamu langung ke kost aku aja yah, kost aku samping café tongkrongan kamu kok, ” ucapku.

“ Waduh kak aku nggak enak dong kalau gitu, ini aku udah di café nih, mendingan kakak ke café dulu aja deh, nanti kekostnya kita barengan, gimana Kak??, ” ucapnya.

“ iya juga sih, oke deh kalau gitu, see you Rikha, ” balasku.

“ See you to kakak, ” balasnya.

Pada aakhirnya aku-pun café itu, hanya butuh beberapa langkah saja aku sudah sampai café itu. Sesampainya di café, aku melihat Rikha sudah berada disana, disaat itu dia sedang duduk diatas motor matic-nya dengan masih menggunakan seraga osisnya yang ketat dan minim itu. Melihatnya Rikha yang sexy itu, tiba-tiba otak mesumku-pun mulai mengusai fikiranku.

Rasanya sudah tidak sabar ingin cepat-cepat membenamkan kejantanku pada vagina Rikha. Tanpa buang waktu lagi aku-pun mendekati Rikha dan segera aku ajak Rikha ke kostku. Tanpa banyak bicara juga Rikha-pun mengiyakan ajakan ku dan kamipun menuju kostku dengan berboncengan naikmotor matic Rikha.

Aku sungguh heran dengan dia, belum genap 1 hari kenal dia sudah mau akau ajak kekost. Makin yakin saja aku kalau Rikha ini benar-benar gadis SMU Bispak. Sesampainya dikost kami-pun masuk dan Rikha tanpa rasa sungkan dia langsung saja duduk dikasur lesehanku. Kemudian aku-pun menawarkan dia untuk membelikan makan dan minum,

“ Oh iya Rik,aku keluar dulu sebentar yah, kamu pasti belum makankan ? au belikan makan dan minum yah ??, ” ucapku menawarkan makan dan minum agar aku kelihatan perduli.

“ Terserah kakak aja deh, yang penting makan dan minumnya rasa iklas, hhe…, ” jawabnya enteng dengan senyumnya yang menggemaskan.

Kemudian akupun keluar untuk membeli makanan, minum dan cemilan untuk bekalkami dikostku. Sekitar 15 menit aku keluar , dan akupun kembali lagi ke most dengan membawa makan,minum dan cemilan. Sesampainya didepan pintu kost, aku melihat Rikha tetidur denganposisi terlentang, hal itu membuat sedikit rocknya terangkat memperlihatkan paha mulusnya.

Melihat hal itu setika kejantananku langsung berdiri tegak dari dalam celana panjang jeansku. Ditambah lagi baju osisnya yang minim itu tertarik sedikit keatas, hal itu membuat pusarnya terlihat olehku, dan juga buah dada-nya yang terbungkus Bra itu terlihat montok itu sekali. Saat itu walaupun aku sudah dipenuhi nafsu jahanam, namunaku mencoba mengendalikan diri.

Perlahan aku mendekati Rikha, saat itu akumemposisikan diriku disamping Rikha namun aku berada dilantai. Dari dekat tercium harum sekali aroma parfum khas Rikha itu. Dalam posisi tertidur aku memperhatika Rikha mulai dari ujung kaki sampai wajahnya. Aku memperhatikan dengan seksama semua bagian tubuhnya, memang benar-benar cantik dan menggairahkan.

Bisa kubayangkan betapa nikmatnya jika aku bisa bersetubuh dengannya. Ditengah seriusnya aku memperhatikan Rikha, tidak kusangka tiba-tiba Rikha terbangun dari tidurnya, dan langsung melihat ke arahku. Saat itu aku kaget sekali, aku mengira Rikha akan marah denganku, namun sebaliknya, ternyata dia tidak marah malah dia langsung memeluku penuh nafsu.

Tak hanya itu, entah sadar atau tidak Rikha juga langsung mencumbu bibirku dengan penuh nafsu. Dalam hati aku berkata, Wah gila nih cewek, gas poll bray. Kemudian Rikha menghentikan ciumanya dan berkata,

“ Kakak nafsukan melihat aku, mau nggak aku kasih kepuasan ???, ” ucapnya tanpa basa-basi.

Rikha Berkata seperti itu dengan tatapan mata yang tajam dan penuh gairah,

“ I.. Iya.. aku mau Rikha… tapi aku tutup pintu kamar dulu yah, ” ucapku kenudian bergegas menutup pintu.

Setelah aku menutup pintu kamarku dan kupastika pintu juga sudah terkunci, maka aku-pun segera kembali menghampiri Rikha. Tabpa berfikir panjang akupun menciumi Rikha dengan penuh gairah sex dengan tangan kiri ku lingkarkan ke leher Rikha. Tangan kananku-pun tidak diam saja, tangan kananku langsung selipkan didalam rok abu-abu rikha.

Setelah masuk jemariku-pun langsung bergerilia menyelinap didalam celana dalam rikha yang ternyata minim juga ( Celana yang dipakai Rikha adalah celana dalam bawah pinggang), wow sexy sekali. Tanpa buang waktu aku-pun mengusap-usap Vagina Rikha yang gemuk dengan jemariku. Mulailah kumainkan dibagian clitoris dan bibir vaginaya secara konstan.

Sembari terus memainan vagina Rikha, ciumanku pada bibirnya semakin hebat dan begitu juga Rikha dia merespon ciumanku dengan liarnya. Kulihat Rikha mulai melenguh dan tubuhnya menggeliat secara perlahan,

“ Eughhhhh… Ssssshhhh…. ,” lenguh Riha tertahan karena kami masih berciuman.

Mendengar lenguhannya itu sejenak menghentikan ciuman kami, dan saat kuhentikan ciumanku aku melihat keringatnya Rikha mulai bercucuran mengaliri lehernya putih itu, tanpa rasa jijik akupun beralih menjilati keringat dilehernyanya dengan penuh hasrat. Hal itu aku lakukan dengan maksud agar Rikha terangsang lebih hebat dan semakin liar.

Ternyata benar Rikha perkiraanku, setelah aku menjilati pada bagian leher, sesekali aku juga menjilati telinganya Rikha semakin menggeliat tak terkendali. Tanpa aku beri perintah diluar perkiraanku Rikha-pun membuka kancing baju seragam OSISnya satu persatu sampai semua terbuka. Setelah itu diapun langsung melepas baju seragam dan BH-nya,

“ Oughhhh… terus Kak jilatin terus… sekarang emutin putting aku kak… Ssss… Aghhh…, ” pintanya penuh nafsu birahi.

Tanpa menjawab mulutku-pun langsung hinggap pada buah dada kanan-nya dengan bringas. Tak lupa tangan kirikupun meremas buah dada kirinya, sesekali kuplitir-plintir putting susunya.

Dengan ganasnya mengemut dan meremas buah dada Rikha, hal itu aku lakukan secara bergantian, sedangkan tangan kanaku masih aktif bermain di area Vaginanya,

“ Oughhh… Kak, terus jangan berhenti, rasanya aku ngefly banget kak… Oughh… Ssss… Aghhh…, “ ucapnya diiringi desahan yang liar.

Saat itu hanya tersenyum tanpamenjawab. Setelah puas dan aku rasa sudah cukup dalam memberikan rangsangan kepada Rikha, kejantananku yang dari tadi sudah berdiri tegak, sudah tidak sabar lagi untuk segera masuk kedalam liang senggama Rikha. Kemudian aku-pun menghentikan permainanku dari buah dada dan vagina Rikha.

Lalu melepas baju, dan celana dan celana dalamku, tak lupa aku aku perintahkan Rikha untuk melepas celana dala dan roknya. Setelah kami-kami sama-sama telanjang bulat, kemudian aku-pun bergegas menjilati Vagina Rikha yang putih, harum tanpa ada rambut kewanitaan sedikitpun.yah mungkin saja rambut keanitaanya sudah dicukur, hhe.

Saat aku menjilati vaginanya, Rikha memejamkan matanya dan mengarahkan wajahnya wajahnya keatas, Nampak sekali dia sudah begitu bergairah dengan jilatan lidah mautku.

Melihat Rikha sudah bergairah siap tempur, akupun segera mengarahkan Penis-ku ke mulut Rikha. Dengan cekatan dia-pun meraih kemudian mengkulum Penis-ku ddengan lahapnya. Dikeluar masukan penisku dari mulutnya, sesekali dia juga menjialti buah zakar dan selangkanganku,

“ Oughhh… nikmat sekali jilatan dan kulumanmu sayang.. terus sayang.. Ssssss… Aghhhh…., ” pintaku di iringi desahanku.

Terasa melayang tidak karuan rasanya ketika Rikha mengkulum penisku.Saat itu aku juga mengimbangi mendorong dan menarik Penis-ku ke dalam mulut Rikha. Terkadang dia juga menelan dalam sekali, hingga batang kejantanaku tertetela sampai pangkalnya.

Selama 10 menit Rikha mengkulum penisku, karena merasa aku suah puas dikulum, aku yang sudah ingin sekali merasakn nikmatnya vagina Rikha, maka akupun mencabut penisku dari mulutnya. Kemudian aku mulai arahkan penisku ke bibir vagina Rikha dan aku gesek-gesekan kan ke bibir vaginanya yang tembem,

“ Oughhhh… Ssssss… geli mas … Ssssss… cepetan masukin penis kamu Kak, aku udah pingin di entot sama kakak… Oughhh…, “ ucapnya merengek.

Saat itu Rikha benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan gesekan penis-ku yang aku gesek-gesekan pada liang senggamanya. Sehingga saat itu dia-pun memintaku untuk segera memasukan semua batang Penis-ku. Karena melihat Rikha yang merengek seperti itu maka aku-pun segera membenamkan penisku,

“ Aku masukin sekrang ya Rikha, “ ucapku.

Lalu,
“ Blesssssssssssssssss, Aghhhhhhhhhhhh…. “

Akhirnya batang kejantananku telah tertelan sepenuhnya oleh vagina Rikha, kubenamkan penisku dalam-dalam hingga mentok, sehingga vagina Rikha-pun dipenuhi batang kejantananku. Kugenjot pelan pelan sambill menikmati kuatnya himpitan otot vagina Rikha, walaupun dia sudah tidak perawan namun jepitan memeknya sungguh masih kuat sekali,

“ Kak, lebih cepet lagi sodokannya, Oughhh… Sssss… Aghhhhh…., ” pinta Rikha kepadaku untuk lebih cepat lagi menghujam Vagina-nya dengan penisku.

Vaginaya yang mulai basah dengan lender kawinya membuat aku semakin bernafsu saja, dengan sepenuh tenaga aku percepat genjotanku. Aku hujam Vagina-nya dengan kasarnya, tak disangka dia menyukai permainan sex yang kasar. Aku keluar masukan penisku dengan penuh gairah, untuk mengimbangi permainanku Rikha-pu menggoyang pinggulnya dengan lihainya,

“ Iya Kak sperti itu, terus kak enak sekali kak, Oughhh… Yeahhh…, ” ucapnya.

Tidak terasa permainan sex kami telah berjalan selama 20 menit, dan akupun mulai merasakan akan klimaks,

“ Oughhh… Rikha aku mau keluar nih, aku keluarkan dimana, ” tanyaku.

“ Keluarin diluar kak, biar aman.. Ssssss.. Aghhh…, ” jawabnya.

Sambungnya lagi,

“ Ayooo sodok lagi yang cepat, Rikha mau juga nih Kak… Oughhhh…, ”

Tidak lama setelah Rikha berkata seperti itu, kulihat tubuh Rikha mengejang dan kejantanku terasa hangat seperti tersiram sebuah cairan dari dalamvagina Rikha,

“ Aghhhhhhhhhhh… Aku keluar kak…, ” ucapnya.

Ternyata Rikha telah mendapatkan Orgasmenya. Tidak lama setelah Rikha kurasakan batang keantananku berkedut. Lalu aku-pun mengeluarkan masukan penisku selam 5 kali, kemudian aku cabut dan,

“ Oughhhhhhhhhhhhhh…. Crottttttttttttttttt…. Crotttttt… Crotttttttt…, ”

Akhirnya akupun juga mendapatkan klimaks-ku. Air maniku tertumpah pada buah Rikha dengan derasnya. Rikha-pun tidak menyia-nyiakan air mani-ku, dia melumurkan air maniku ke payudara dan perutnya sampai merata. Setelah selesai penisku menyemburkan air maninya Rikha-pun mengkulum penisku kembali dan menyedotnya. Terasa ngilu sekali rasanya.

Setelah puas mengkulum penisku dengan sisa-sisa air mani Rikhapun terkapar dan aku menyusul terkapar sisebelahnya. Karena kami merasa lelah maka kami-pun siamg itu tertidur karena lelah. Tak terasa kami tertidur sampai jam 5 sore dengan posisi telanjang bulat. Saat itu aku bangun terlebih dahulu, kemudian aku membangunkan Rikha agar membersihkan diri.

Rikha-pun terbangun dan Rikha segera bergegas kekamar mandi yang berada didalm kamarku. Singakt cerita rikhapun sudah bersish dan kembali mengenakan sragamnya lagi. Melihat jam sudah sore maka Rikhapun berpamitan untuk pulang. Sebelum pulanhg tak lupa dia mengecup bibirku dengan binalnya.
Semenjak hubungan sex hari itu hubungan kami-pun tersu berlanjut tanpa status.

Intinya jika kami ingin berhungan sex kami saling menghubungi. Sungguh luar biasa sekali Rikha, diusianya yang masih belia itu dia lihay sekali dalam berhubungan sex. Hubungan kami-pun terus berlanjut tanpa status, bahkan sampai sekrang walaupun tidak sesering dulu dalam berhungan sex. Selesai.

Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web www.butuhsex.com.

Cerita Sex Model 2017, Cerita Sex Sedarah 2017, Cerita Sex Jilbab Terbaru, Cerita sex tante girang 2017, Cerita Dewasa Sex Threesome Terbaru, Cerita Dewasa Sex Perawan 2017, Cerita Dewasa Sex Pegawai Salon 2017, Cerita Dewasa Sex Sekretaris Terupdate 2017, Sekretaris, Cerita Sex Mahasiswa terbaru 2017, Cerita Sex Mahasiswi terbaru 2017, Cerita Sex Perselingkuhan 2017, Cerita Sex SMU 2017, Cerita Mesum, Cerita Ngentot, Cerita Skandal Sex, Abg, Gangbang, Spg, Pramugari, Janda, Wanita kesepian, Tante kesepian, foto bugil, foto hot, Anak SMP, Anak Kuliah, Cerita sex terbaru terbaru 2017, cerita hot terbaru 2017 dan banyak lagi Cerita Sex Terbaru 2017 lainya.

nonton bokep jepang gratis

Loading...
X